Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sempat Ngaku Enggan Dibayar Jadi Pengacara Febrie Adriansyah, Tabiat Asli Hotman Paris Justru Kini Dibongkar sang Anaknya

    July 20, 2026

    Tuai Pujian Warganet, Viral Warga Tegur Pasangan yang Duduk Santai di Pinggir Jembatan Merah Jayapura: Itu Namanya Perhatian

    July 20, 2026

    Dosen FH UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi Kementerian PU, Kampus Siapkan Pendampingan Hukum

    July 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Sempat Ngaku Enggan Dibayar Jadi Pengacara Febrie Adriansyah, Tabiat Asli Hotman Paris Justru Kini Dibongkar sang Anaknya
    • Tuai Pujian Warganet, Viral Warga Tegur Pasangan yang Duduk Santai di Pinggir Jembatan Merah Jayapura: Itu Namanya Perhatian
    • Dosen FH UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi Kementerian PU, Kampus Siapkan Pendampingan Hukum
    • Klarifikasi Penjahit di Bali yang Viral karena Diduga Lontarkan Rasisme pada Pelanggan: Dia yang Salah, Nunggu 15 Menit Tidak Mau
    • Diduga Ikut Rekrutmen Pekerjaan Scam, 2 WNI di Myanmar Kini Disekap dan Minta Tolong Agar Kembali Pulang
    • Debat Seru Bakom RI vs BEM UI: Qodari Jelaskan dengan To The Point Memahami Program MBG bagi Dunia Pendidikan
    • Berkomitmen Menjadi Solusi Tata Udara Terbaik, Midea Resmikan Midea AC Pro Shop Kelima di Surabaya
    • Arus Peti Kemas TPS Tetap Positif Pada Bulan Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Berita»KPK Ungkap Menhut Raja Juli Lapor Amplop Bupati Kuansing: akan Verifikasi dan Analisis Internal
    Berita

    KPK Ungkap Menhut Raja Juli Lapor Amplop Bupati Kuansing: akan Verifikasi dan Analisis Internal

    suaranuraniBy suaranuraniJuly 6, 2026No Comments554 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Menhut Raja Juli Antoni terseret dalam kasus Bupati Kuansing Suhardiman Amby, akui sempat ‘ditinggali’ amplop. (Instagram/rajaantoni)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melapor soal dugaan amplop gratifikasi dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby.

    Diketahui bahwa sebelum Suhardiman terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, ia sempat bertemu dengan Raja Juli dalam sebuah audiensi pada 2 Juni 2026.

    Saat audiensi tersebut, menurut Raja Juli, Suhardiman meninggalkan amplop di ruangan.

    Keberadaan amplop tersebut kemudian dikembalikan oleh Raja Juli melalui perantara ajudannya.

    Laporan Menhut Raja Juli pada KPK

    Adapun KPK, menyatakan bahwa laporan yang dilakukan oleh Raja Juli mengenai amplop dari Suhardiman masih butuh untuk verifikasi.

    “Bahwa pada Jumat, 3 Juli 2026, pekan lalu, Pak Menhut Raja Juli menyampaikan pelaporan penolakan gratifikasi ke KPK. Jumat siang,” ucap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya kepada awak media pada Senin, 6 Juli 2026.

    Selanjutnya, laporan tersebut dikoordinasikan dengan internal KPK sebelum akhirnya diputuskan untuk ditindaklanjuti atau tidak.

    “Atas pelaporan tersebut, tim pada Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik (DGPP) KPK akan melakukan verifikasi dan analisis, termasuk koordinasi dengan internal KPK,” jelas Budi.

    “Untuk selanjutnya, KPK akan menyampaikan hasilnya apakah laporan tersebut dapat ditindaklanjuti atau tidak,” imbuhnya.

    Klarifikasi Menhut Raja Juli soal Pertemuan dan Amplop Bupati Kuansing Suhardiman Amby

    Sebelumnya, Raja Juli mengakui bahwa dirinya bertemu dengan Suhardiman dalam audiensi yang bersifat terbuka pada 2 Juni 2026 di Kantor Kemenhut.

    “Jadi kalau suatu saat pihak KPK memerlukan, atau bahkan kami akan proaktif juga menyerahkan apa yang telah saya sebutkan tadi,” kata Raja Juli kepada wartawan di Kantor Kemenhut, Jakarta Pusat pada 3 Juni 2026 lalu.

    Ia menambahkan bahwa saat audiensi tersebut juga lengkap dengan surat resmi, publish di media sosial, daftar hadir, dan notulensi.

    Usai rapat selesai dan Suhardiman pergi, rupanya ada amplop yang ditutupi dengan map tertinggal di kantornya.

    “Dalam audiensi itu, ternyata Bapak Bupati Kuansing meninggalkan amplop yang ditutup dengan dengan map, ya dan ketika beliau pergi, saya baru sadar, dan saya langsung meminta ajudan saya untuk mengembalikan amplop tersebut,” terangnya.

    “Saya tidak tahu isinya apa, tapi saya tidak merasa tidak memiliki hak terhadap amplop tersebut dan saya meminta ajudan saya untuk mengembalikan amplop tersebut,” sambungnya.

    Pengembalian amplop dilakukan oleh ajudan pada 12 Juni 2026 di Polres Kuantan Singingi.

    “Jadi tanggal 12, teman-teman semua , hari Jumat tanggal 12, sekitar 17 hari sebelum terjadi OTT, ajudan saya sudah mengembalikan amplop, amplop putih kepada Bupati Kuantan Singingi. Ada tanda terimanya, ada foto,” paparnya.

    “Saya lihatkan kepada teman-teman, aslinya. Ini tanda terimanya, tanggal 12 Juni pukul 14.57 WIB,” tuturnya lagi.

    Peluang Pemanggilan Menhut Raja Juli dalam Kasus Bupati Kuansing

    KPK awalnya menyelidiki tentang dugaan suap pengisian jabatan Sekda, namun ditemukan kasus lain berkaitan dengan pengurusan izin pelepasan kawasan hutan.

    Aliran dana untuk pengurusan izin pelepasan kawasan HPT berasal dari pemotongan Sisa Hasil Usaha (SHU) anggota Koperasi Unit Desa (KUD) di Kabupaten Kuansing.

    “Bahwa uang-uang yang dikumpulkan oleh pihak KUD itu disampaikan berasal dari pemotongan sisa hasil usaha (SHU). SHU tersebut dipotong dalam rangka pengurusan izin pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas di Kementerian Kehutanan,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada 1 Juli 2026 lalu.

    Peluang untuk memanggil Raja Juli pun terbuka jika penyidik perlu melakukan pendalaman terkait pertemuan tersebut.

    “Apakan nanti akan dilakukan pemanggilan, itu akan didalami oleh penyidik apabila memang diperlukan untuk memperdalam bukti-bukti atau memperkuat fakta-fakta pertemuan-pertemuan yang mendukung nanti di pemenuhan unsurnya,” ungkap Achmad.

    “Itu akan dilakukan pemanggilan, tapi akan kita lihat nanti perkembangan penyidikan ke depan,” tukasnya. (ist)

    Bupati Kuansing DGPP KPK Raja Juli
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Sempat Ngaku Enggan Dibayar Jadi Pengacara Febrie Adriansyah, Tabiat Asli Hotman Paris Justru Kini Dibongkar sang Anaknya

    July 20, 2026

    Dosen FH UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi Kementerian PU, Kampus Siapkan Pendampingan Hukum

    July 20, 2026

    Debat Seru Bakom RI vs BEM UI: Qodari Jelaskan dengan To The Point Memahami Program MBG bagi Dunia Pendidikan

    July 18, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,561

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026966

    Imlek Lebih Berhoki! “Ember of Prosperity” Buffet Dinner Siap Meriahkan Midtown Residence Surabaya

    January 28, 2026784

    Perkuat Kolaborasi Dukung Ekosistem Logistik Jawa Timur, PT Terminal Teluk Lamong Gelar Forum Diskusi Bersama DPW ALFI/ILFA Jawa Timur

    June 12, 2026716
    Don't Miss
    Berita

    Sempat Ngaku Enggan Dibayar Jadi Pengacara Febrie Adriansyah, Tabiat Asli Hotman Paris Justru Kini Dibongkar sang Anaknya

    By suaranuraniJuly 20, 2026429

    suaranurani.com | JAKARTA – Sosok pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea sempat menjadi sorotan di media…

    Tuai Pujian Warganet, Viral Warga Tegur Pasangan yang Duduk Santai di Pinggir Jembatan Merah Jayapura: Itu Namanya Perhatian

    July 20, 2026

    Dosen FH UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi Kementerian PU, Kampus Siapkan Pendampingan Hukum

    July 20, 2026

    Klarifikasi Penjahit di Bali yang Viral karena Diduga Lontarkan Rasisme pada Pelanggan: Dia yang Salah, Nunggu 15 Menit Tidak Mau

    July 20, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Sempat Ngaku Enggan Dibayar Jadi Pengacara Febrie Adriansyah, Tabiat Asli Hotman Paris Justru Kini Dibongkar sang Anaknya

    July 20, 2026

    Tuai Pujian Warganet, Viral Warga Tegur Pasangan yang Duduk Santai di Pinggir Jembatan Merah Jayapura: Itu Namanya Perhatian

    July 20, 2026

    Dosen FH UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi Kementerian PU, Kampus Siapkan Pendampingan Hukum

    July 20, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,561

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026966

    Imlek Lebih Berhoki! “Ember of Prosperity” Buffet Dinner Siap Meriahkan Midtown Residence Surabaya

    January 28, 2026784
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.