suaranurani.com | BANDUNG – Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti kasus penyiksaan terhadap seorang wanita berinisial YTR oleh kekasihnya, TH di Bandung, Jawa Barat.
Sebelumnya, kasus ini mendapat perhatian luas dari publik lantaran korban ditemukan dalam kondisi kritis di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung setelah diduga disekap dan dianiaya oleh kekasihnya.
Hingga saat ini, TH sebagai terduga pelaku masih dalam daftar pencarian orang (DPO) dari pihak kepolisian setempat.
Di tengah sorotan tersebut, muncul anggapan keluarga korban tidak melakukan apapun selama YTR menghilang.
Kendati demikian, sang kakak, Arif dan kakak ipar korban, Melanie menampik tudingan tersebut dengan menuturkan cara mereka saat berusaha mencari dan menelusuri keberadaan YTR.
Bahkan, Melanie yang merupakan istri dari Arif, sempat meminta suaminya mencari YTR ke kosannya di daerah Pasteur.
“Anak ini nggak ada kabar sebulan. Aku bilang ke suami coba cari di kosan di Pasteur,” kata Melanie dalam siniar YouTube Denny Sumargo, pada Senin, 22 Juni 2026.
Hal tersebut, karena Melanie merasa janggal saat mengetahui kabar YTR yang sempat mengaku pekerjaannya dipindahkan ke Majalengka.
Melanie menjelaskan, kala itu YTR hanya berkomunikasi sebulan sekali dengan pihak keluarga.
“Aku bilang ‘aku nggak enak hati’. Barang kali masih kerja di Pasteur tapi nggak bilang ke kita karena takut ganggu,” ungkapnya.
“Suami mampir memang sudah tidak ada, barang-barang masih ada. Aku pikir benar dong ke Majalengka,” imbuh Melanie.
Terungkap Surat Resign 4 Bulan Lalu
Dalam penuturannya, Melanie sempat meminta suaminya untuk mendatangi kantor lama YTR di Pasteur untuk mencari informasi YTR.
Setibanya di sana, Arif juga sempat bertemu dengan teman-teman YTR, dan diberitahu bahwa adiknya sudah resign 4 bulan lalu.
Hal yang membuat Arif terperangah, yakni saat mengetahui surat resign yang dikirimkan bukan oleh YTR, melainkan dari TH.
“Saya tanyakan ‘YTR masih di sini’, lalu dijawab sudah keluar 4 bulan yang lalu,” kata Arif dalam kesempatan yang sama.
“Sejak ada kabar mutasi itu yang kirim surat resignnya bukan dari YTR tapi laki-laki itu (TH),” sambungnya.
Korban Sempat Dicari Keluarga Lewat Medsos
Di sisi lain, Melanie mengungkapkan saat 5 bulan pertama YTR menghilang, dirinya sempat membuat unggahan tentang kehilangan sosok iparnya di akun media sosial.
Saat itu, Melanie mengirimkan unggahan tersebut di salah satu akun organisasi masyarakat (ormas) tempat TH bergabung.
“Telah hilang adik kami bernama itu dibawa kabur oleh laki-laki ini fotonya dipampang. Saya share di Instagram, Facebook, ramai karena si laki-laki itu anggota salah satu ormas,” terang Melanie.
“Kebetulan suami ada kenalan di ormas itu dishare di grup ormas itu,” sambungnya.
Terduga Pelaku Ngamuk ke Atasan Korban
Pihak keluarga korban juga mengungkapkan adanya kasus TH yang sempat mendatangi kantor YTR.
Bukan untuk menjemput sang kekasih pulang, melainkan untuk melampiaskan kemarahan kepada HRD dan manager korban.
“Sudah resign 4-5 bulan lalu tapi yang kirim surat resign laki-laki karena sempat si pelaku itu ngamuk dan mengancam ke HRD managernya karena kerjaannya YTR terlalu diforsir lembur terus,” ungkap Melanie.
“Dia nggak terima. Suruh adik saya resign karena lembur terus. Suami telfon saya kalau adiknya sudah keluar. Ah ini udah pasti dibawa kabur, aku bilang gitu sudah feeling saya,” tukasnya.(ist)

