Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- Sinergi, Kolaborasi dan Komunikasi sebagai Strategi TPS dalam Memastikan Kebermanfaatan Berkelanjutan
- Bogasari Latih Warga Perumahan di Sidoarjo Atasi Kebakaran
- Update Insiden Kebakaran Besar di Gudang Ekspedisi Depok: 10 Orang Berhasil Diselamatkan, 50 Warga Terdampak
- Beredar Kasus Penyiraman Air Keras di Rawa Buaya Cengkareng, Korban Tak Sempat Menghindar hingga Bikin Warga Panik
- Diduga Enggan Beri Jalan, Sopir Mobil Dinas di Jalan Tol Arah Serpong Kena Semprot Penumpang Ambulans
- Diduga Belum Kantongi Izin, Daycare ‘Little Aresha’ Yogyakarta Kini Disorot usai Mayoritas Korban Aniaya Derita Pneumonia
- ARTOTEL Harmoni Jakarta Rayakan Hari Kartini Dengan Memberdayakan Talenta Anak Disabilitas Tanpa Batas
- KSOP Utama Tanjung Perak Surabaya dan PT Terminal Teluk Lamong Uji Coba Zona Labuh 2 (EAZI), Upaya Pangkas Waktu Tunggu Kapal di Tanjung Perak
Author: suaranurani
suaranurani.com | JAKARTA – Sebagian publik di media sosial (medsos) sedang ramai membahas ihwal gaji atau upah guru yang dinilai terlalu kecil, bahkan tidak menjamin kesejahteraannya. Tidak sedikit yang membanding-bandingan upah guru dengan para tenaga kerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai lebih tinggi daripada upah para guru honorer. Kini, influencer sekaligus aktivis kemanusiaan, Ferry Irwandi turut menyoroti akar masalah tersebut, hingga acapkali menimbulkan pro-kontra bagi sebagian kalangan publik Tanah Air. Ferry menyebut, ketika publik membicarakan masalah pendidikan di Indonesia, terdapat satu hal yang menjadi salah satu tumpuan dari semuanya, yaitu kesejahteraan…
suaranurani.com | JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Edukasi Lingkungan Sedunia 2026, Ascott Jakarta menegaskan kembali komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan inklusi sosial melalui kolaborasi yang bermakna dengan Komunitas Penyandang Disabilitas (People With Disability, PWD) Yayasan Cheshire Indonesia inisiatif ini mencerminkan keyakinan bahwa pendidikan lingkungan harus dapat diakses, inklusif, dan memberdayakan semua orang. Sebagai bagian dari program ini, tim kami, bersama dengan anggota Komunitas Penyandang Disabilitas, mengunjungi sekolah setempat, yaitu Taman Kanak-Kanak Besar Said Naum yang terletak di daerah Tanah Abang, untuk mengadakan sesi pendidikan lingkungan interaktif yang berfokus pada pedoman sederhana untuk mengurangi sampah, klasifikasi sampah, dan hidup berkelanjutan.…
suaranurani.com | KARANGANYAR, JAWA TENGAH – Peristiwa bencana alam berupa angin puting beliung, menerjang kawasan Pasar Karangpandan, di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), pada Rabu, 21 Januari 2026 sore. Dalam unggahan akun Instagram resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, @kabupatenkaranganyar, pada Kamis, 22 Januari 2026, disebutkan peristiwa tersebut menyebabkan angin bertiup kencang. Terlihat dalam cuplikan video itu, kencangnya terpaan angin di lokasi kejadian, menerbangkan sejumlah benda di sekitar lokasi, termasuk barang dagangan pada gerobak milik pedagang. “Berdasarkan informasi di lapangan, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut,” demikian laporan dalam postingan itu. “Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat…
Seorang Kepala Desa Sragen Lakukan Aksi Mandi Lumpur di Pinggir Jalan Sepanjang 6 Km, Gara-gara Apa?
suaranurani.com | SRAGEN – Sebagian publik di media sosial (medsos) tengah ramai menyoroti aksi protes seorang Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Jenar, Sragen, ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jawa Tengah. Dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Kamis, 22 Januari 2026, diketahui Kades di Kecamatan Jenar ini bernama Sunarso. Terlihat dalam sebuah cuplikan videonya, Sunarso melakukan aksi mandi di genangan air berlumpur di jalan rusak berlubang, pada jalan kabupaten yang dilewatinya. “Aksi itu dilakukan di pinggir jalan sepanjang 6 kilometer milik Pemkab Sragen dan disaksikan para pengguna jalan,” demikian laporan dalam postingan tersebut. Lantas, apa sebenarnya tujuan dari aksi mandi lumpur yang dilakukan…
suaranurani.com | ACEH – Lumpur menggunung menimbun rumah warga di Pidie Jaya pascabanjir akhir November 2025 lalu masih jadi persoalan yang belum terselesaikan. Kondisi di salah satu desa di Pidie Jaya dibagikan oleh akun Instagram @syahrur_sr647, menunjukkan tingginya endapan lumpur masih menutupi beberapa rumah warga. “Ini kondisi rumah yang masih sangat tertanam, seperti masih belum ada harapan,” ujar pemilik akun dalam video yang diunggah pada Rabu, 21 Januari 2026. Lumpur Mengendap 55 Hari Pascabanjir dan 30 Hari Jelang Ramadan Banjir bandang yang membawa lumpur karena disertai tanah longsor menerjang pemukiman warga dan menutupi rumah sejak 55 hari lalu. Tak hanya…
suaranurani.com | LIPUTAN KHUSUS – Setelah viral guru honorer yang protes gaji kurang layak dibandingkan dengan sopir mobil Makan Bergizi Gratis (MBG), kini ramai di media sosial mengenai gaji guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Media sosial TikTok dan Instagram ramai dengan video beberapa guru PAUD yang buka-bukaan mengenai besaran gaji di tahun 2026 ini. “Masih nggak percaya gaji guru PAUD, nih simak,” ujar pemilik akun TikTok Andepi Paud dalam video yang diunggah pada Selasa, 20 Januari 2026. Video lantas menunjukkan para guru yang berdiri berurutan dan menyebutkan nominal gajinya. Meski angkanya bervariasi, namun tak lebih dari Rp500 ribu. Dimulai…
suaranurani.com | JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Pati, Sudewo sebagai tersangka perkara dugaan suap di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dalam perkara ini, Sudewo diduga terlibat dalam kasus suap dalam program pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di DJKA Kemenhub. Selain itu, KPK juga menyatakan Sudewo sebagai tersangka kasus jual-beli jabatan perangkat desa di Pati. Berdasarkan laporan KPK, calon perangkat desa di Pati diduga sempat diminta menyetorkan uang melalui perantara atau orang kepercayaan Sudewo dengan nominal Rp125 juta hingga Rp225 juta. Kini, setelah penetapan tersangka dalam 2 kasus itu, Sudewo justru merasa dikorbankan. Sudewo mengaku…
suaranurani.com | JAKARTA – Sebagian publik di media sosial sedang ramai menyoroti kasus yang dialami seorang guru honorer di SDN 21 Desa Pematang Raman, Muaro Jambi, Tri Wulansari yang sempat merazia rambut siswa di sekolahnya. Dalam kasus ini, Tri dilaporkan ke polisi hingga ditetapkan sebagai tersangka setelah memotong rambut seorang siswa yang menolak saat razia pada 8 Januari 2025 lalu. Kini, Tri mengadukan ihwal kasus tersebut saat rapat bersama Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, pada Selasa, 20 Januari 2026. “Dan jika saya tidak bisa mengajar lagi di SD itu, saya pun ikhlas,” ungkap Tri sambil terisak tangis.…
suaranurani.com | JAMBI – Seorang guru Bahasa Inggris, Agus Saputra di SMK Negeri 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, mendadak jadi sosok yang ramai diperbincangkan di media sosial (medsos) usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah siswa. Akibat kejadian tersebut, Agus mengalami luka memar di bagian badan dan pipi akibat berbagai pukulan oleh sejumlah siswa. Terkini, seorang siswa berinisial MLF yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap guru tersebut membeberkan kronologi awal hingga akhirnya berujung pengeroyokan. Kronologi versi Siswa: Ogah Dipanggil ‘Bapak’ Dalam unggahan Instagram @pembasmii.kehaluan, pada Sabtu, 17 Januari 2026, MLF menuturkan ketegangan bermula dari kesalahpahaman di ruang kelas…
suaranurani.com | AMSTERDAM, BELANDA – Sebagian publik di media sosial (medsos) sedang ramai menyoroti curhatan dari seorang warga negara Indonesia (WNI), Dinasti Rahadiyanti tentang kehidupannya di Kota Amsterdam, Belanda. Melalui akun Instagram pribadinya @dinastirahadiyanti, pada Sabtu, 17 Januari 2026, Dinasti menceritakan saat dirinya mendapati kebijakan pemadaman listrik di wilayah tempat tinggalnya. Bukan tentang dingin dan gelapnya lampu yang mati Dinasti justru menyoroti perhatian pemerintah setempat terhadap warganya akibat pemadaman listrik itu. “Waktu listrik mati di Amsterdam, yang bikin aku panik bukan gelapnya,” ungkapnya. Bukan soal Listrik Mati, tapi Rasa Tidak Siap Dinasti menjelaskan, pemerintah setempat di Kota Amsterdam sempat membagikan…
