Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala

    September 13, 2026

    Peringati Bulan Pelanggan, TPS Perkuat Pemahaman Proses Impor melalui Sosialisasi Bisnis Operasional Bersama GINSI Jawa Timur

    September 12, 2026

    Kronologi Mobil Listrik Ioniq 6 Terbakar usai Tabrak Separator, Picu Kemacetan di Slipi Jakbar

    September 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala
    • Peringati Bulan Pelanggan, TPS Perkuat Pemahaman Proses Impor melalui Sosialisasi Bisnis Operasional Bersama GINSI Jawa Timur
    • Kronologi Mobil Listrik Ioniq 6 Terbakar usai Tabrak Separator, Picu Kemacetan di Slipi Jakbar
    • Hari ke-5 Pencarian, 5 Jurnalis Belum Ditemukan usai Hilang Kontak saat Liputan Aktivitas Anak Krakatau
    • Soroti Kasus Keracunan MBG, Mahfud MD Sebut Pertanggungjawaban SPPG Harus Diproses Hukum
    • Update Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang Kontak di Perairan GAK: Penyisiran Diperluas, Evaluasi Berkala, hingga Kerahkan Alutsista
    • Sudah Berada di Selat Sunda Sehari Sebelum Erupsi, Pemancing Ini Bagikan Situasi Detik-detik Gunung Anak Krakatau Muntahkan Lava Pijar
    • Kebakaran di Pabrik Plastik Balaraja Belum Padam usai 48 Jam Evakuasi Damkar, Kerugian Capai Rp10 Miliar
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • Bogasari
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
      • Solusi Bangun Indonesia
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
      • Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Berita»Skandal Pengeroyokan Siswa ke Guru di SMK Jambi: Bermula dari Teguran karena Dinilai Tak Hormat, Berujung Memar Sebadan
    Berita

    Skandal Pengeroyokan Siswa ke Guru di SMK Jambi: Bermula dari Teguran karena Dinilai Tak Hormat, Berujung Memar Sebadan

    suaranuraniBy suaranuraniJanuary 20, 2026No Comments410 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Menyoroti insiden aksi saling pukul seorang guru dengan siswanya di SMK Jambi yang viral di medsos. (Instagram.com/@jambisharing)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | JAMBI – Seorang guru Bahasa Inggris, Agus Saputra di SMK Negeri 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, mendadak jadi sosok yang ramai diperbincangkan di media sosial (medsos) usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah siswa.

    Akibat kejadian tersebut, Agus mengalami luka memar di bagian badan dan pipi akibat berbagai pukulan oleh sejumlah siswa.

    Terkini, seorang siswa berinisial MLF yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap guru tersebut membeberkan kronologi awal hingga akhirnya berujung pengeroyokan.

    Kronologi versi Siswa: Ogah Dipanggil ‘Bapak’

    Dalam unggahan Instagram @pembasmii.kehaluan, pada Sabtu, 17 Januari 2026, MLF menuturkan ketegangan bermula dari kesalahpahaman di ruang kelas saat jam pelajaran hampir selesai.

    “Situasi kelas yang bising membuat MLF spontan berteriak meminta rekan-rekannya diam,” demikian penuturan dalam postingan tersebut.

    MLF mengaku terkejut saat guru tersebut tiba-tiba masuk ke kelas tanpa permisi kepada guru yang sedang mengajar dan langsung mencari siapa yang berteriak.

    “Tiba-tiba beliau langsung masuk ke dalam kelas tanpa permisi ke guru yang ada di dalam, langsung tanya ‘siapa yang bilang woi?’ begitu,” tutur MLF.

    “Terus saya jawab ‘saya Prince’ kayak gitu, terus spontan saya ke depan langsung ditampar,” imbuhnya.

    Di samping kasus itu, penggunaan panggilan ‘Prince’ ternyata merupakan permintaan khusus dari sang guru itu sendiri.

    MLF menjelaskan, guru tersebut kerap marah jika disapa dengan sebutan Bapak’ dan lebih memilih dipanggil dengan sebutan tersebut.

    Siswa Tekankan Pengeroyokan Itu Aksi Spontan

    Siswa SMK di Jambi itu menuturkan, puncak pengeroyokan terjadi saat sang guru dibawa ke kantor oleh pihak komite sekolah tersebut.

    MLF mengklaim, sang guru justru mengejek dan tersenyum sinis ke arah para siswa.

    “Pas saya sampai depan muka dia, dia langsung meninju saya bagian hidung. Pas dia ninju itu, kebetulan kawan saya yang di dekat-dekat dia itu lihat semua,” terang MLF.

    Siswa SMK itu menekankan, aksi pengeroyokan tersebut merupakan reaksi spontan rekan-rekannya setelah melihat dirinya ditampar di kelas dan dipukul di bagian h1dung saat berada di area kantor.

    “Spontan kawan saya langsung mengeroyok dia. Sebenarnya kalau enggak ada dia meninju duluan, enggak ada pengeroyokan itu,” tegas MLF.

    Berkaca dari hal itu, sebelumnya Agus selaku guru yang terlibat dalam kasus ini, sempat membeberkan kronologi menurut versinya.

    Kronologi versi Guru: Menegur karena Tak Hormat

    Dalam unggahan Instagram @jambisharing, pada Kamis, 15 Januari 2026, Agus mengungkapkan dirinya sempat menegur para siswa yang tidak bersikap hormat padanya.

    “Kejadiannya berawal peneguran siswa di kelas, dia (siswa) menegur dengan tidak hormat dan tidak sopan kepada saya, dengan meneriakkan kata yang tidak pantas kepada saya saat belajar,” kata Agus mengawali ceritanya.

    Agus menilai, kata-kata itu sangat merendahkan martabatnya sebagai tenaga pendidik.

    Agus kemudian mendatangi kelas asal suara tersebut dan meminta pelaku mengakui perbuatannya.

    Salah satu siswa mengaku, namun situasi justru memanas. Agus menyebut siswa tersebut menantangnya, hingga ia secara refleks menampar siswa itu satu kali.

    “Itu refleks, satu kali tamparan. Itu awal kejadiannya,” ujar Agus.

    Berdasarkan rekaman video yang beredar memperlihatkan ketegangan meningkat hingga terjadi aksi saling pukul.

    Situasi sempat diredam setelah guru-guru lain melakukan mediasi.

    Tudingan Menghina Siswa dengan Sebutan ‘Miskin’

    Dalam kasus ini, sejumlah siswa sempat menuding Agus menghina seorang siswa dengan kata ‘miskin’.

    Perihal itu, Agus membantah tudingan tersebut dan menyebut ucapannya disampaikan dalam konteks motivasi.

    “Iya saya melontarkan sebagai motivasi, saya tidak bermaksud mengejek. Saya menceritakan secara umum,” terangnya.

    “Saya mengatakan, ‘kalau kita kurang mampu, kalau bisa jangan bertingkah macam-macam’. Itu secara motivasi pembicaraan,” jelas Agus.

    Dalam proses mediasi, Agus sempat memberikan pilihan kepada siswa untuk membuat petisi jika tidak menginginkannya mengajar lagi.

    Kendati demikian, siswa justru meminta Agus meminta maaf. Mediasi tersebut berakhir buntu.

    Situasi kembali memanas saat jam istirahat. Sejumlah siswa dari berbagai angkatan melakukan aksi solidaritas yang berujung pengeroyokan terhadap Agus, termasuk pelemparan batu.

    “Setelah mediasi itu, saya diajak komite ke kantor. Di saat itulah terjadi pengeroyokan,” ungkap Agus.

    Merasa menjadi korban kekerasan, Agus mengaku masih mempertimbangkan langkah hukum.

    Guru SMK di Jambi itu merasa berat melaporkan para siswa ke polisi karena mempertimbangkan masa depan dan kondisi psikologis mereka.

    “Saya merinding kalau harus melapor ke polisi. Mereka ini anak didik saya, masih sekolah dan secara psikologis butuh bimbingan,” tutup Agus.

    Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun otoritas setempat ihwal kasus kekerasan antara guru dan para siswanya di SMK Jambi tersebut.(ist)

    Agus Saputra MLF Prince SMK Negeri 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur Jambi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Soroti Kasus Keracunan MBG, Mahfud MD Sebut Pertanggungjawaban SPPG Harus Diproses Hukum

    September 10, 2026

    DPR RI Soroti Kabar WNI yang Direkrut jadi Tentara Rusia, Sebut Otoritas Intelijen dan Kemlu Sudah Kirim Utusan

    September 2, 2026

    Sosialisasi Gulbencana Karhutla Mabes TNI di Kodim 1022/Tanah Bumbu

    September 1, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969

    Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala

    September 13, 2026859
    Don't Miss
    ParagonCorp

    Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala

    By suaranuraniSeptember 13, 2026859

    suaranurani.com | JAKARTA – Berangkat menggunakan helm, bekerja seharian dengan hijab, lalu berpindah antara cuaca…

    Peringati Bulan Pelanggan, TPS Perkuat Pemahaman Proses Impor melalui Sosialisasi Bisnis Operasional Bersama GINSI Jawa Timur

    September 12, 2026

    Kronologi Mobil Listrik Ioniq 6 Terbakar usai Tabrak Separator, Picu Kemacetan di Slipi Jakbar

    September 11, 2026

    Hari ke-5 Pencarian, 5 Jurnalis Belum Ditemukan usai Hilang Kontak saat Liputan Aktivitas Anak Krakatau

    September 11, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala

    September 13, 2026

    Peringati Bulan Pelanggan, TPS Perkuat Pemahaman Proses Impor melalui Sosialisasi Bisnis Operasional Bersama GINSI Jawa Timur

    September 12, 2026

    Kronologi Mobil Listrik Ioniq 6 Terbakar usai Tabrak Separator, Picu Kemacetan di Slipi Jakbar

    September 11, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.