Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Liburan Yang Sempurna Bersama Keluarga Saat Idul Adha di Aston Imperial Bekasi

    May 26, 2026

    Siksaan Tentara Israel terhadap Relawan GSF usai Kamera di Kapal Mati: Terjadi Penembakan untuk Takuti Mental

    May 26, 2026

    Akhir Pekan Lebih Awal di Aston Imperial Bekasi Hotel & Conference Center, Hadirkan “Fri-Yay Workcation”

    May 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Liburan Yang Sempurna Bersama Keluarga Saat Idul Adha di Aston Imperial Bekasi
    • Siksaan Tentara Israel terhadap Relawan GSF usai Kamera di Kapal Mati: Terjadi Penembakan untuk Takuti Mental
    • Akhir Pekan Lebih Awal di Aston Imperial Bekasi Hotel & Conference Center, Hadirkan “Fri-Yay Workcation”
    • Viral Data Nasabah BCA Diduga Bocor di Dark Web, Picu Risiko Penipuan Digital bagi Pengguna Mobile Banking
    • Truk Tronton Muatan Mill Terguling di Jalan Jogja-Wonosari, Viral Jalanan Berwarna Putih dan Pengaruhi Jarak Pandang Pengendara
    • Di Tengah Kasus Pelecehan Dosen ke Mahasiswa, UPN Veteran Yogyakarta Tetap Gelar Bimbingan TA hingga Sidang Skripsi
    • From Compliance to Resilience: PT Terminal Petikemas Surabaya Kembali Raih Penghargaan Gold di IRCA 2026
    • Update Dugaan Skandal Pemalsuan Dokumen di Kasus Ekspor SDA: Menkeu Purbaya Kini Kantongi 10 Perusahaan Sawit
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Beranda
    • Berita
      • Politik Pemerintahan
      • Hukum & Kriminal
      • Ekbis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Hiburan
      • Musik
      • Film
      • Selebrita
    • Hotel
    • Gaya Hidup
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Parenting
      • Tips
    • Lain-Lain
      • Advertorial
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Berita»Udang Terkontaminasi Cesium-137 Dimusnahkan, Kementerian LH Pastikan Prosedur Aman
    Berita

    Udang Terkontaminasi Cesium-137 Dimusnahkan, Kementerian LH Pastikan Prosedur Aman

    suaranuraniBy suaranuraniNovember 16, 2025No Comments255 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Foto ilustrasi - Kementerian LH musnahkan udang terkontaminasi Cesium-137. (Unsplash/Etienne Girardet)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | JAKARTA – Pemerintah mengambil langkah lanjutan dari penanganan udang terkontaminasi zat radioaktif Cesium-137.

    Melalui Kementerian Lingkungan Hidup (LH), pemerintah memusnahkan sekitar 5 ton udang yang bermasalah tersebut.

    Pemusnahan udang tersebut telah melalui pengawasan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan Badan Karantina Indonesia (Barantin).

    Produk Udang yang Dikembalikan oleh Amerika

    Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH, Rasio Ridho Sani, mengungkapkan bahwa totalnya ada 3.250 kotak udang yang dimusnahkan.

    “Dari 3.250 kotak, ada 494 kotak udang yang terkontaminasi Cesium-137,” kata Sani kepada awak media di Bogor, Jawa Barat pada Sabtu, 15 November 2025.

    Hasil uji basah yang dilakukan menunjukkan bahwa udang-udang tersebut mengandung Cesium-137 sebesar Bq per kilogram.

    Pemusnahannya sendiri dilakukan di pengolahan limbah B3 PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat.

    Pemusnahan yang Aman dari Pencemaran untuk Masyarakat Sekitar

    Mengenai proses pemusnahan udang tersebut, Sani menegaskan bahwa semuanya sudah sesuai standar.

    Sehingga, keamanan proses pemusnahan udang tersebut sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, yakni memperhatikan keamanan radiasi dan lingkungan sekitar.

    “Kita menggunakan metode insinerasi, kemudian dilengkapi dengan peralatan pengendalian udara, serta peralatan emisi monitoring untuk memonitor emisi yang dihasilkan,” jelas Sani.

    “Kemudian alat pengendali emisi udara untuk mencegah debu-debunya lepas keluar,” imbuhnya.

    Prosedur tersebut akan dilanjutkan dengan solidifikasi pada abu sisa pembakaran dan akan dibuang ke landfill atau lahan timbus.

    Proses Pemusnahan yang Bertahap

    Pemusnahan udang terkontaminasi Cesium-137 tersebut dilakukan secara bertahap karena kapasitas terbatas hanya 1 ton.

    “Setiap proses itu akan dilakukan beberapa tahap. Satu kali proses itu sekitar empat jam, kita akan musnahkan hari ini 1 ton kemudian akan kita lanjutkan,” sambungnya.

    Kilas Balik Awal Kasus Pencemaran Radioaktif Cesium-137

    Laporan adanya pencemaran Cs-137 berasal dari temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengumumkan bahwa udang beku dari Indonesia yang dikirim oleh PT Bahari Makmur Sejati (BMS Food).

    FDA lalu memberi peringatan kepada warga Amerika yang telah membeli produk yang dijual di ritel Walmart tersebut untuk membuang dan tak menyajikannya.

    Laporan dugaan pencemaran radioaktif tersebut diterima dari Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat dari 4 pelabuhan di Los Angeles, Houston, Savannah, dan Miami.

    Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan sempat menyebut bahwa Indonesia adalah korban terkait dugaan udang yang terpapar zat radioaktif Cs-137.

    Menko yang akrab dipanggil Zulhas itu mengungkapkan bahwa ada kontainer dari Filipina yang terdeteksi Cs-137.

    Menurut Zulhas, ada 14 kontainer yang akan dikirim balik ke Filipina terkait dugaan udang yang terpapar zat tersebut.

    “Kita ini Indonesia sebetulnya menjadi korban, korban karena di saat bersamaan pemerintah kita menemukan ada 14 kontainer ini yang di Pelabuhan Priok segera kita re-ekspor, yang berasal dari Filipina terdeteksi paparan Cs-137,” kata Zulhas di Jakarta Pusat pada 12 September 2025 lalu.

    Pemerintah kemudian melakukan penyelidikan hingga kini naik status menjadi penyidikan terkait paparan radioaktif.

    Penyidikan oleh pihak berwajib, mengungkapkan bahwa tim gabungan yang dibentuk untuk menyelidiki kasus ini menemukan dugaan adanya pelanggaran pada pengelolaan limbah di Cikande.

    “Terkait dengan penyelesaian kasus ini dari sisi hukum hari ini telah dinaikkan statusnya oleh penyidik Bareskrim dari penyelidikan menjadi penyidikan,” ujar Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada awak media di Cikande, Banten, pada Senin, 13 Oktober 2025. (ist)

    Kementerian Lingkungan Hidup pemusnahan pencemaran terkontaminasi Udang
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Update Dugaan Skandal Pemalsuan Dokumen di Kasus Ekspor SDA: Menkeu Purbaya Kini Kantongi 10 Perusahaan Sawit

    May 24, 2026

    Kronologi Kasus Relawan Gaza yang Dibekuk Tentara Israel, PFI Laporkan 3 Jurnalis Asal Indonesia Kini Hilang Kontak

    May 20, 2026

    Program KPR di BTN Dinilai Minim Pengawasan, Diduga Berpotensi Rugikan Negara Senilai Rp1,3 Triliun

    May 20, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    SDM Andal Siap Dukung Transformasi Melalui Pelatihan CTO Di Terminal Petikemas Berlian

    April 4, 2026664

    Angkat Tema Visit Malaysia 2026, Tourism Malaysia Gelar Misi Promosi Pariwisata di Tiga Kota Besar Indonesia

    April 24, 2026660

    Siksaan Tentara Israel terhadap Relawan GSF usai Kamera di Kapal Mati: Terjadi Penembakan untuk Takuti Mental

    May 26, 2026656
    Don't Miss
    Aston Imperial Bekasi

    Liburan Yang Sempurna Bersama Keluarga Saat Idul Adha di Aston Imperial Bekasi

    By suaranuraniMay 26, 2026448

    suaranurani.com | BEKASI – Aston Imperial Bekasi Hotel & Conference Center menyiapkan pengalaman libur Idul…

    Siksaan Tentara Israel terhadap Relawan GSF usai Kamera di Kapal Mati: Terjadi Penembakan untuk Takuti Mental

    May 26, 2026

    Akhir Pekan Lebih Awal di Aston Imperial Bekasi Hotel & Conference Center, Hadirkan “Fri-Yay Workcation”

    May 25, 2026

    Viral Data Nasabah BCA Diduga Bocor di Dark Web, Picu Risiko Penipuan Digital bagi Pengguna Mobile Banking

    May 25, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Liburan Yang Sempurna Bersama Keluarga Saat Idul Adha di Aston Imperial Bekasi

    May 26, 2026

    Siksaan Tentara Israel terhadap Relawan GSF usai Kamera di Kapal Mati: Terjadi Penembakan untuk Takuti Mental

    May 26, 2026

    Akhir Pekan Lebih Awal di Aston Imperial Bekasi Hotel & Conference Center, Hadirkan “Fri-Yay Workcation”

    May 25, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    SDM Andal Siap Dukung Transformasi Melalui Pelatihan CTO Di Terminal Petikemas Berlian

    April 4, 2026664

    Angkat Tema Visit Malaysia 2026, Tourism Malaysia Gelar Misi Promosi Pariwisata di Tiga Kota Besar Indonesia

    April 24, 2026660
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.