suaranurani.com | JAKARTA – Ban merupakan satu-satunya komponen motor yang bersentuhan langsung dengan aspal jalanan. Kondisinya memegang peranan paling vital terhadap keselamatan dan kenyamanan berkendara.
Banyak pengendara yang baru akan mengganti ban ketika bentuknya sudah benar-benar licin atau botak total. Padahal, penurunan performa ban bisa dirasakan jauh sebelum itu.
Mengutip panduan resmi dari Suzuki Indonesia, berikut adalah 5 tanda utama yang menunjukkan bahwa ban motor Anda sudah harus segera diganti:
1. Kembangan atau Alur Ban Mulai Menipis
Indikator paling mudah dilihat adalah perubahan pada fisik alur atau kembangan ban.
“Alur pada ban motor tidak dibuat sekadar sebagai hiasan, melainkan berfungsi untuk memecah air saat melintasi jalanan basah agar tidak terjadi selip,” tulis Suzuki dikutip hari ini Kamis 8 Oktober 2026.
Jika kedalaman alur tersebut sudah mulai menipis atau rata dengan permukaan utama, daya cengkeram motor akan drastis menurun.
2. Permukaan Tapak Sudah Menyentuh Indikator TWI
Pabrikan ban telah membekali setiap produk dengan tanda batas keausan yang disebut Tread Wear Indicator (TWI).
Tanda ini biasanya berupa simbol segitiga kecil di bagian tepi dinding ban yang sejajar dengan alur tengah.
Apabila permukaan telapak ban sudah aus dan hampir menyentuh atau sejajar dengan batas TWI tersebut, artinya ban sudah wajib dipensiunkan.
3. Muncul Retakan atau Pecah-Pecah Halus pada Karet
Kerusakan ban tidak selalu disebabkan oleh gesekan dengan jalan. Faktor cuaca seperti paparan panas matahari yang terik dan perubahan suhu ekstrem secara terus-menerus bisa membuat karet ban kehilangan elastisitasnya.
Jika Anda melihat dinding atau tapak ban mulai memunculkan retakan-retakan kecil, ban tersebut sudah rapuh dan sangat berbahaya jika dipaksa melaju kencang.
4. Motor Terasa Oleng atau Kurang Stabil Saat Dikendarai
Pernahkah Anda merasa laju motor seperti melayang, sulit dikendalikan saat diajak menikung, atau terasa berat sebelah?
Jika tekanan angin ban sudah diatur pas namun karakteristik berkendara terasa janggal dan pengereman menjadi kurang responsif, hal itu menandakan struktur profil ban sudah tidak simetris atau mengalami keausan tidak merata.
5. Timbul Benjolan di Permukaan Ban
Benjolan pada ban motor merupakan tanda bahaya yang tidak boleh diabaikan. Kondisi ini biasanya muncul akibat benturan keras dengan lubang jalanan atau karena tekanan angin yang terlalu rendah dalam waktu lama sehingga merusak lapisan benang di dalam struktur ban.
Ban yang sudah benjol sangat rawan mengalami pecah secara mendadak di tengah jalan.
Ingat kenyamanan dan keselamatan berkendara sangat penting, pastikan Anda selalu memperhatikan roda kendaraan Anda.(ist)

