Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ingar Korban Rekrutmen CPNS Bodong di Jatim: Diiming-iming Lolos Seleksi, Berujung Boncos Ratusan Juta

    August 9, 2026

    Kapal Pengangkut Narkoba di Bintan Kena Sergap, 65 Karung Berisi 1.300 Bungkus Teh Cina Kini Diamankan BNN

    August 9, 2026

    JPO Berjuluk ‘Love-Hate Relationship’ Dibongkar usai Keluhan Warga Jaksel: Punya Jembatan namun Tak Terhubung

    August 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Ingar Korban Rekrutmen CPNS Bodong di Jatim: Diiming-iming Lolos Seleksi, Berujung Boncos Ratusan Juta
    • Kapal Pengangkut Narkoba di Bintan Kena Sergap, 65 Karung Berisi 1.300 Bungkus Teh Cina Kini Diamankan BNN
    • JPO Berjuluk ‘Love-Hate Relationship’ Dibongkar usai Keluhan Warga Jaksel: Punya Jembatan namun Tak Terhubung
    • Arus Peti Kemas TPS Tetap Menunjukkan Tren Positif Pada Bulan Juli 2026
    • Perkuat Tata Kelola Ketenagakerjaan, Solusi Bangun Indonesia Gandeng Kemnaker Tingkatkan Kepatuhan Mitra Kontraktor
    • Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir, PT Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan Kategori Gold Dalam Ajang TJSL & CSR Award 2026
    • 40 Praktisi Anggota IS2P Lakukan Studi Banding ke Pabrik Bogasari Flour Mills Jakarta
    • PT Terminal Teluk Lamong Perkuat Kapasitas TPK Nilam Melalui Penambahan E-RTG Ramah Lingkungan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
      • Solusi Bangun Indonesia
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
      • Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Hukum & Kriminal»Usai Terjaring Operasi Senyap KPK, Bupati Etik Suryani Jadi Tersangka Kasus Pemerasan Pungut Upah di BPKAD Sukoharjo
    Hukum & Kriminal

    Usai Terjaring Operasi Senyap KPK, Bupati Etik Suryani Jadi Tersangka Kasus Pemerasan Pungut Upah di BPKAD Sukoharjo

    suaranuraniBy suaranuraniJuly 12, 2026No Comments550 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Menyoroti dugaan kasus pemerasan yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani usai operasi tangkap tangan (OTT) KPK. (Instagram.com/@etiksuryani_ad1b)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | KABUPATEN SUKOHARJO, JAWA TENGAH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 3 tersangka menyusul Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.

    Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menyebut, 3 pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo, Jawa Tengah sebagai tersangka, yakni Etik Suryani, Richard Tri Handoko, dan Tri Mulyono.

    “Berdasarkan kecukupan bukti permulaan yang sah, KPK kemudian menaikkan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan di Pemkab Sukoharjo,” kata Asep dalam konferensi pers di Jakarta, pada Sabtu, 11 Juli 2026.

    “(Hal ini) masuk ke tahap penyidikan, dan menetapkan 3 orang sebagai tersangka,” bebernya.

    KPK lantas membeberkan jabatan para tersangka pemerasan di lingkungan Pemkab Sukorjo tersebut.

    “Saudari ETS selaku Bupati Sukoharjo periode 2025-2030, saudara RCH selaku Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Sukoharjo,” sebut Asep.

    “Dan saudara TRM selaku Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sukoharjo,” tambahnya.

    Bagaimana Kasus Ini Bermula?

    Dalam keterangannya, KPK menyatakan, Etik Suryani cs diduga melakukan pemerasan berupa setoran upah pungut di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sukoharjo.

    Saat itu, Etik diduga meminta kepada Richard untuk mengumpulkan sekitar 40 persen dari insentif yang diterima oleh sejumlah pegawai pada BPKAD.

    “Selama periode 2021-2026 tersebut, diketahui total setoran upah pungut yang diterima ETS mencapai Rp2,93 miliar,” ungkap Asep.

    Sebelumnya, KPK telah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Etik Suryani selaku Bupati Sukoharjo.

    Operasi senyap itu berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026, terkait dengan kasus dugaan pemerasan yang menyasar para perangkat daerah di lingkungan pemerintah daerah setempat.

    Jejak OTT KPK di Jateng

    Secara terpisah, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo sempat mengonfirmasi secara resmi mengenai jalannya penindakan hukum tertutup terhadap Etik Suryani.

    “KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup dan terjadi peristiwa tertangkap tangkap di wilayah Soloraya, Jawa Tengah,” ujar Budi melalui keterangan resminya, pada Jumat, 10 Juli 2026.

    Dalam rangkaian OTT itu, tim KPK juga mengamankan sejumlah pihak lain yang disinyalir ikut terlibat dalam pusaran kasus pemerasan yang menyeret Bupati Sukoharjo.

    “Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim mengamankan sejumlah 5 orang, salah satunya Bupati Sukoharjo,” terang Budi.

    Setelahnya, KPK langsung melakukan proses pemeriksaan awal di Mapolresta Solo, pada Kamis, 9 Juni 2026 malam hingga Jumat, 10 Juli 2026 pagi.

    “Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta, dan pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” sambung Budi.

    Skandal Penyalahgunaan Wewenang Pejabat

    Pada kesempatan yang sama, Budi membenarkan delik perkara yang menjerat kepala daerah tersebut berkaitan erat dengan penyalahgunaan wewenang berupa pemerasan.

    “Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo,” sebut Budi.

    Dalam perkara ini, sejumlah petugas KPK sempat membawa 6 koper besar berwarna hijau serta sebuah bundelan berkas di Mapolresta Solo, pada Jumat, 10 Juli 2026 pagi.

    Saat digiring keluar, Etik tampak mengenakan kemeja putih yang dipadukan dengan rompi (vest) berwarna hitam.

    Bupati Sukoharjo itu juga terlihat berupaya menyembunyikan wajahnya dari sorotan kamera dengan mengenakan masker.

    Etik Suryani Diam Seribu Bahasa

    Ketika dihujani rentetan pertanyaan oleh awak media mengenai penangkapan dirinya, Etik memilih diam seribu bahasa.

    Dengan raut wajah yang tampak serius, ia terus berjalan lebar memasuki bus pariwisata yang sudah disiapkan, bersamaan dengan dimasukkannya 6 koper hijau ke dalam bagasi.

    Kala itu, rombongan yang mendapat pengawalan ketat dari mobil Patwal Polresta Solo itu dilaporkan langsung bertolak menuju Bandara Internasional Adi Soemarmo.

    Hingga saat ini, Etik Suryani dan para tersangka lain telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut ihwal dugaan pemerasan tersebut.(ist)

    Etik Suryani Kabupaten Sukoharjo KPK OTT
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Ingar Korban Rekrutmen CPNS Bodong di Jatim: Diiming-iming Lolos Seleksi, Berujung Boncos Ratusan Juta

    August 9, 2026

    Kapal Pengangkut Narkoba di Bintan Kena Sergap, 65 Karung Berisi 1.300 Bungkus Teh Cina Kini Diamankan BNN

    August 9, 2026

    Tan Kian Diperiksa Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Ternyata Bukan Pertama Kali Namanya Muncul di Kasus Korupsi

    July 31, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,561

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026974

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026968

    Behind the Look: Wardah Hadirkan Soft Glam Arabian untuk Amna Al Qubaisi di TIME100 Sports Gala Lewat Kolaborasi Beauty Talent Internasional

    July 27, 2026785
    Don't Miss
    Hukum & Kriminal

    Ingar Korban Rekrutmen CPNS Bodong di Jatim: Diiming-iming Lolos Seleksi, Berujung Boncos Ratusan Juta

    By suaranuraniAugust 9, 2026656

    suaranurani.com | SIDOARJO, JAWA TIMUR – Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti dugaan…

    Kapal Pengangkut Narkoba di Bintan Kena Sergap, 65 Karung Berisi 1.300 Bungkus Teh Cina Kini Diamankan BNN

    August 9, 2026

    JPO Berjuluk ‘Love-Hate Relationship’ Dibongkar usai Keluhan Warga Jaksel: Punya Jembatan namun Tak Terhubung

    August 9, 2026

    Arus Peti Kemas TPS Tetap Menunjukkan Tren Positif Pada Bulan Juli 2026

    August 9, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Ingar Korban Rekrutmen CPNS Bodong di Jatim: Diiming-iming Lolos Seleksi, Berujung Boncos Ratusan Juta

    August 9, 2026

    Kapal Pengangkut Narkoba di Bintan Kena Sergap, 65 Karung Berisi 1.300 Bungkus Teh Cina Kini Diamankan BNN

    August 9, 2026

    JPO Berjuluk ‘Love-Hate Relationship’ Dibongkar usai Keluhan Warga Jaksel: Punya Jembatan namun Tak Terhubung

    August 9, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,561

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026974

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026968
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.