Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Eks Waka BGN Sony Sonjaya Siap jadi Justice Collaborator, Kuasa Hukum Singgung Ada Tokoh di Lingkaran Eksekutif dan Legislatif yang Terlibat

    June 6, 2026

    Dari Kode ‘Malaikat’ hingga ‘ACC Klik’, KPK Ungkap Cara Bagi-bagi Uang Kasus Korupsi Pengurusan Izin Tinggal WNA

    June 6, 2026

    Queensway Secondary School Singapura Pelajari Operasi Green & Smart Port di PT Terminal Teluk Lamong

    June 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Eks Waka BGN Sony Sonjaya Siap jadi Justice Collaborator, Kuasa Hukum Singgung Ada Tokoh di Lingkaran Eksekutif dan Legislatif yang Terlibat
    • Dari Kode ‘Malaikat’ hingga ‘ACC Klik’, KPK Ungkap Cara Bagi-bagi Uang Kasus Korupsi Pengurusan Izin Tinggal WNA
    • Queensway Secondary School Singapura Pelajari Operasi Green & Smart Port di PT Terminal Teluk Lamong
    • TTL Dan APTRINDO Perkuat Kolaborasi Dukung Kelancaran Arus Logistik Melalui Optimalisasi Terminal Booking System
    • COSCO Pilih Terminal Teluk Lamong, Arus Petikemas International Tumbuh Lebih Dari 90%
    • BookCabin Travel Fair 2026 Resmi Digelar di Jakarta! Tiket Promo Domestik, Internasional dan Paket Umrah hingga Cashback Cabin Points 1 Juta
    • Indonesia Memasok 80% Patchouli Dunia, Kisah Para Petaninya Kini Dibawa ParagonCorp Ke Forum Global di London
    • Layanan SCJX X-Press Feeders Masuk TPK Teluk Lamong, Perkuat Akses Perdagangan Surabaya-Tiongkok
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Ekbis
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Berita»Rifaldy Fajar Buka Suara soal Viralnya Dugaan Penipuan Riset, Akui Catut Nama Sejumlah Kampus Tanpa Izin: Kami Mohon Maaf
    Berita

    Rifaldy Fajar Buka Suara soal Viralnya Dugaan Penipuan Riset, Akui Catut Nama Sejumlah Kampus Tanpa Izin: Kami Mohon Maaf

    suaranuraniBy suaranuraniMay 27, 2026No Comments440 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Potret Rifaldy Fajar, sosok yang sedang viral di media sosial karena dugaan penipuan riset. (Instagram/rifaldyfajar)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | JAKARTA – Kasus dugaan penipuan riset yang dilakukan oleh Rifaldy Fajar dan Prihantini tengah ramai di media sosial.

    Adanya dugaan penipuan itu terungkap ketika Prihantini bicara dalam konferensi International Symposium on Pneumococci and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark pada 17-21 Mei 2026.

    Menurut beberapa peneliti, hasil risetnya dianggap janggal hingga poster yang di-submit dalam konferensi hanya dicetak dalam ukuran kertas HVS A4.

    Melalui akun media sosialnya, Rifaldy baru-baru ini telah mengunggah klarifikasi dan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi.

    Akui Telah Lakukan Kekeliruan

    Melalui unggahan di akun Instagram @rifaldy.fajar04, Rifaldy menyampaikan bahwa dirinya dan anggota tim lainnya mengakui kesalahan yang telah dilakukan.

    Meski akun Instagram baru miliknya tersebut telah hilang, unggahan permintaan maafnya pun sudah viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Threads @reynaldikhsan.

    “Sebelumnya, sehubungan dengan adanya kasus konferensi internasional di Denmark 2026 yang menyeret nama kami, kami memohon maaf sebesar-besarnya atas segala kegaduhan dan kesalahan yang telah kami perbuat,” tulisnya dalam pernyataan maaf pada Selasa, 26 Mei 2026.

    “Kami benar-benar menyesali tindakan dan keputusan kami yang pada akhirnya juga berdampak pada beberapa pihak serta event terkait. Kami menyadari bahwa terdapat sejumlah kekeliruan dari pihak kami, dan dengan penuh tanggung jawab kami ingin menyampaikan klarifikasi,” imbuhnya.

    Rifaldy membenarkan bahwa konferensi di Denmark hanya dihadiri oleh Prihantini karena para anggota tim sedang memiliki agenda lain.

    Ia menyebut bahwa dirinya dan Rini Winarti sedang berada di Bangkok, Riana Dwi di Seoul, dan Sahnaz Vivinda di Indonesia.

    Rifaldy menegaskan bahwa Aminatus Saadah dan Dimas Fajar tidak terlibat maupun berpartisipasi dalam penyusunan karya ilmiah dalam konferensi tersebut.

    “Pencantuman nama tersebut murni kelalaian dan kesalahan penafsiran atas izin penggunaan nama dan bukan bentuk keterlibatan,” tegasnya.

    Akui Catut Nama Universitas Tanpa Izin

    Salah satu yang disorot dalam kasus tersebut adalah munculnya beberapa nama universitas sebagai asal kampus atau latar belakang pendidikan periset.

    “Terkait penggunaan beberapa afiliasi institusi seperti Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Negeri Yogyakarta, Institut Teknologi Bandung, Telkom University Purwokerto, Universitas Tadulako, Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Universitas Terbuka dan Universitas Internasional Semen Indonesia, kami memohon maaf sebesar-besarnya,” ungkapnya.

    Rifaldy mengungkapkan bahwa kampus tersebut tidak berkaitan dengan tindakan yang ia lakukan.

    “Institusi-institusi tersebut tidak memiliki keterkaitan langsung dengan partisipasi konferensi yang kami ikuti. Namun kami menyadari bahwa penggunaan nama institusi tanpa persetujuan resmi merupakan kekeliruan dari pihak kami,” tuturnya.

    Hal tersebut, kata Rifaldy, akan menjadi evaluasi besar bagi mereka yang terlibat ke depannya agar lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam mencantumkan identitas maupun afiliasi.

    “Kami juga meminta maaf kepada pihak-pihak lain, termasuk keluarga maupun individu yang namanya ikut terseret akibat situasi ini,” sambungnya.

    Sebut Foundation yang Tercantum dalam Penelitian adalah Komunitas Riset

    Selain kampus yang dicabut, warganet menyoroti adanya IMCDS-BioMed Research Foundation yang dianggap tidak jelas asal-usulnya.

    Mengenai hal tersebut, Rifaldy mengakui bahwa itu adalah sebuah komunitas riset yang dibentuknya.

    “Kami juga meminta maaf apabila penggunaan kata ‘Foundation’ menimbulkan kesalahpahaman di publik. Pada dasarnya, ini hanyalah komunitas riset independen yang kami bentuk dengan nama ‘The Integrated Mathematical, Computational and Data Science for BioMedicine Research Community,’” paparnya.

    “Kami tidak memiliki institusi resmi ataupun homebase tertentu. Selama mengikuti konferensi, kami tidak pernah mengklaim komunitas ini sebagai lembaga besar atau institusi formal, dan selalu menjelaskan bahwa ini hanyalah komunitas riset independen yang kami bangun sendiri,” jelasnya.

    Unggahan Rifaldy tersebut lantas diakhiri dengan permintaan agar tidak ada serangan personal atau doxing yang diarahkan kepada mereka. (ist)

    Denmark Kopenhagen
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Prabowo Rombak Pimpinan BGN, Dadan Hindayana Digantikan Nanik S Deyang

    June 3, 2026

    Nama Ayuni Kemala 19 Kali Dicatut Prihantini cs dalam Riset, Ungkap Kekecewaan hingga Siap Tempuh Jalur Hukum

    May 31, 2026

    Tepis Tudingan Isu Peserta Paskibraka Gagal Seleksi Buntut Dugaan Diskriminasi, BPIP: Kami Pilih Figur yang Paling Siap

    May 28, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    SDM Andal Siap Dukung Transformasi Melalui Pelatihan CTO Di Terminal Petikemas Berlian

    April 4, 2026665

    Angkat Tema Visit Malaysia 2026, Tourism Malaysia Gelar Misi Promosi Pariwisata di Tiga Kota Besar Indonesia

    April 24, 2026660

    Siksaan Tentara Israel terhadap Relawan GSF usai Kamera di Kapal Mati: Terjadi Penembakan untuk Takuti Mental

    May 26, 2026659
    Don't Miss
    Hukum & Kriminal

    Eks Waka BGN Sony Sonjaya Siap jadi Justice Collaborator, Kuasa Hukum Singgung Ada Tokoh di Lingkaran Eksekutif dan Legislatif yang Terlibat

    By suaranuraniJune 6, 2026425

    suaranurani.com | JAKARTA – Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya menyatakan kesiapannya…

    Dari Kode ‘Malaikat’ hingga ‘ACC Klik’, KPK Ungkap Cara Bagi-bagi Uang Kasus Korupsi Pengurusan Izin Tinggal WNA

    June 6, 2026

    Queensway Secondary School Singapura Pelajari Operasi Green & Smart Port di PT Terminal Teluk Lamong

    June 6, 2026

    TTL Dan APTRINDO Perkuat Kolaborasi Dukung Kelancaran Arus Logistik Melalui Optimalisasi Terminal Booking System

    June 5, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Eks Waka BGN Sony Sonjaya Siap jadi Justice Collaborator, Kuasa Hukum Singgung Ada Tokoh di Lingkaran Eksekutif dan Legislatif yang Terlibat

    June 6, 2026

    Dari Kode ‘Malaikat’ hingga ‘ACC Klik’, KPK Ungkap Cara Bagi-bagi Uang Kasus Korupsi Pengurusan Izin Tinggal WNA

    June 6, 2026

    Queensway Secondary School Singapura Pelajari Operasi Green & Smart Port di PT Terminal Teluk Lamong

    June 6, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    SDM Andal Siap Dukung Transformasi Melalui Pelatihan CTO Di Terminal Petikemas Berlian

    April 4, 2026665

    Angkat Tema Visit Malaysia 2026, Tourism Malaysia Gelar Misi Promosi Pariwisata di Tiga Kota Besar Indonesia

    April 24, 2026660
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.