Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Penyaluran Bansos di September 2026 Bertahap, Ada Juga yang Belum Dipastikan Cair

    September 28, 2026

    Dari Limbah Jadi Cuan: Produk Warga Tuban Tembus Panggung Nasional, Buka Peluang Ekonomi Baru

    September 27, 2026

    TPS Sediakan Ruang Tunggu Nyaman bagi Pengemudi Truk, Wujud Peningkatan Layanan dan Kepedulian terhadap Pengguna Jasa

    September 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Penyaluran Bansos di September 2026 Bertahap, Ada Juga yang Belum Dipastikan Cair
    • Dari Limbah Jadi Cuan: Produk Warga Tuban Tembus Panggung Nasional, Buka Peluang Ekonomi Baru
    • TPS Sediakan Ruang Tunggu Nyaman bagi Pengemudi Truk, Wujud Peningkatan Layanan dan Kepedulian terhadap Pengguna Jasa
    • Sthala, A Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali Celebrates : 10 Years of Heritage, Hospitality & Heart
    • Verifikasi Proper Teguhkan Komitmen PT Terminal Teluk Lamong Perkuat Implementasi Green Port
    • KSOP Utama Tanjung Perak Tinjau Kesiapan E-RTG Baru di Terminal Petikemas Nilam
    • Viral Dugaan Pelecehan Berkedok Konten Boneka di Surabaya, Korban Akhirnya Speak Up Lewat Medsos
    • Kontroversi KPK vs Mahfud MD usai Nusron Wahid Dibayangi Kasus Suap Anak Buah yang Urus HGB Summarecon
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • Bogasari
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
      • Solusi Bangun Indonesia
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
      • Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Berita»Rifaldy Fajar Buka Suara soal Viralnya Dugaan Penipuan Riset, Akui Catut Nama Sejumlah Kampus Tanpa Izin: Kami Mohon Maaf
    Berita

    Rifaldy Fajar Buka Suara soal Viralnya Dugaan Penipuan Riset, Akui Catut Nama Sejumlah Kampus Tanpa Izin: Kami Mohon Maaf

    suaranuraniBy suaranuraniMay 27, 2026No Comments444 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Potret Rifaldy Fajar, sosok yang sedang viral di media sosial karena dugaan penipuan riset. (Instagram/rifaldyfajar)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | JAKARTA – Kasus dugaan penipuan riset yang dilakukan oleh Rifaldy Fajar dan Prihantini tengah ramai di media sosial.

    Adanya dugaan penipuan itu terungkap ketika Prihantini bicara dalam konferensi International Symposium on Pneumococci and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark pada 17-21 Mei 2026.

    Menurut beberapa peneliti, hasil risetnya dianggap janggal hingga poster yang di-submit dalam konferensi hanya dicetak dalam ukuran kertas HVS A4.

    Melalui akun media sosialnya, Rifaldy baru-baru ini telah mengunggah klarifikasi dan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi.

    Akui Telah Lakukan Kekeliruan

    Melalui unggahan di akun Instagram @rifaldy.fajar04, Rifaldy menyampaikan bahwa dirinya dan anggota tim lainnya mengakui kesalahan yang telah dilakukan.

    Meski akun Instagram baru miliknya tersebut telah hilang, unggahan permintaan maafnya pun sudah viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Threads @reynaldikhsan.

    “Sebelumnya, sehubungan dengan adanya kasus konferensi internasional di Denmark 2026 yang menyeret nama kami, kami memohon maaf sebesar-besarnya atas segala kegaduhan dan kesalahan yang telah kami perbuat,” tulisnya dalam pernyataan maaf pada Selasa, 26 Mei 2026.

    “Kami benar-benar menyesali tindakan dan keputusan kami yang pada akhirnya juga berdampak pada beberapa pihak serta event terkait. Kami menyadari bahwa terdapat sejumlah kekeliruan dari pihak kami, dan dengan penuh tanggung jawab kami ingin menyampaikan klarifikasi,” imbuhnya.

    Rifaldy membenarkan bahwa konferensi di Denmark hanya dihadiri oleh Prihantini karena para anggota tim sedang memiliki agenda lain.

    Ia menyebut bahwa dirinya dan Rini Winarti sedang berada di Bangkok, Riana Dwi di Seoul, dan Sahnaz Vivinda di Indonesia.

    Rifaldy menegaskan bahwa Aminatus Saadah dan Dimas Fajar tidak terlibat maupun berpartisipasi dalam penyusunan karya ilmiah dalam konferensi tersebut.

    “Pencantuman nama tersebut murni kelalaian dan kesalahan penafsiran atas izin penggunaan nama dan bukan bentuk keterlibatan,” tegasnya.

    Akui Catut Nama Universitas Tanpa Izin

    Salah satu yang disorot dalam kasus tersebut adalah munculnya beberapa nama universitas sebagai asal kampus atau latar belakang pendidikan periset.

    “Terkait penggunaan beberapa afiliasi institusi seperti Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Negeri Yogyakarta, Institut Teknologi Bandung, Telkom University Purwokerto, Universitas Tadulako, Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Universitas Terbuka dan Universitas Internasional Semen Indonesia, kami memohon maaf sebesar-besarnya,” ungkapnya.

    Rifaldy mengungkapkan bahwa kampus tersebut tidak berkaitan dengan tindakan yang ia lakukan.

    “Institusi-institusi tersebut tidak memiliki keterkaitan langsung dengan partisipasi konferensi yang kami ikuti. Namun kami menyadari bahwa penggunaan nama institusi tanpa persetujuan resmi merupakan kekeliruan dari pihak kami,” tuturnya.

    Hal tersebut, kata Rifaldy, akan menjadi evaluasi besar bagi mereka yang terlibat ke depannya agar lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam mencantumkan identitas maupun afiliasi.

    “Kami juga meminta maaf kepada pihak-pihak lain, termasuk keluarga maupun individu yang namanya ikut terseret akibat situasi ini,” sambungnya.

    Sebut Foundation yang Tercantum dalam Penelitian adalah Komunitas Riset

    Selain kampus yang dicabut, warganet menyoroti adanya IMCDS-BioMed Research Foundation yang dianggap tidak jelas asal-usulnya.

    Mengenai hal tersebut, Rifaldy mengakui bahwa itu adalah sebuah komunitas riset yang dibentuknya.

    “Kami juga meminta maaf apabila penggunaan kata ‘Foundation’ menimbulkan kesalahpahaman di publik. Pada dasarnya, ini hanyalah komunitas riset independen yang kami bentuk dengan nama ‘The Integrated Mathematical, Computational and Data Science for BioMedicine Research Community,’” paparnya.

    “Kami tidak memiliki institusi resmi ataupun homebase tertentu. Selama mengikuti konferensi, kami tidak pernah mengklaim komunitas ini sebagai lembaga besar atau institusi formal, dan selalu menjelaskan bahwa ini hanyalah komunitas riset independen yang kami bangun sendiri,” jelasnya.

    Unggahan Rifaldy tersebut lantas diakhiri dengan permintaan agar tidak ada serangan personal atau doxing yang diarahkan kepada mereka. (ist)

    Denmark Kopenhagen
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Penyaluran Bansos di September 2026 Bertahap, Ada Juga yang Belum Dipastikan Cair

    September 28, 2026

    Viral Video Call Sambil Julurkan Lidah saat Rapat DPR, Moreno Soeprapto Sebut Sedang Hibur Anak yang Baru Keluar RS

    September 20, 2026

    Jejak Pendidikan Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan: SR Cirebon sampai Magister di Unpad

    September 19, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969

    Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala

    September 13, 2026862
    Don't Miss
    Berita

    Penyaluran Bansos di September 2026 Bertahap, Ada Juga yang Belum Dipastikan Cair

    By suaranuraniSeptember 28, 20261

    suaranurani.com | JAKARTA – Penyaluran bantuan sosial (bansos) pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos), masih berlangsung…

    Dari Limbah Jadi Cuan: Produk Warga Tuban Tembus Panggung Nasional, Buka Peluang Ekonomi Baru

    September 27, 2026

    TPS Sediakan Ruang Tunggu Nyaman bagi Pengemudi Truk, Wujud Peningkatan Layanan dan Kepedulian terhadap Pengguna Jasa

    September 26, 2026

    Sthala, A Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali Celebrates : 10 Years of Heritage, Hospitality & Heart

    September 26, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Penyaluran Bansos di September 2026 Bertahap, Ada Juga yang Belum Dipastikan Cair

    September 28, 2026

    Dari Limbah Jadi Cuan: Produk Warga Tuban Tembus Panggung Nasional, Buka Peluang Ekonomi Baru

    September 27, 2026

    TPS Sediakan Ruang Tunggu Nyaman bagi Pengemudi Truk, Wujud Peningkatan Layanan dan Kepedulian terhadap Pengguna Jasa

    September 26, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.