Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ribuan Pengunjung Padati Area Festival Bogasari 2026, Dimeriahkan UMKM Lokal

    January 16, 2026

    A Sweet Affair : Artotel Harmoni Jakarta Hadirkan Kolaborasi Ikonik Bersama Magnum Ice Cream

    January 16, 2026

    Ayah Syafiq Ali Ungkap Kini akan Menyayangi dan Anggap Himawan Seperti Anaknya Sendiri, Keikhlasannya Tuai Pujian dari Warganet

    January 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Ribuan Pengunjung Padati Area Festival Bogasari 2026, Dimeriahkan UMKM Lokal
    • A Sweet Affair : Artotel Harmoni Jakarta Hadirkan Kolaborasi Ikonik Bersama Magnum Ice Cream
    • Ayah Syafiq Ali Ungkap Kini akan Menyayangi dan Anggap Himawan Seperti Anaknya Sendiri, Keikhlasannya Tuai Pujian dari Warganet
    • Hasil Drawing AFF 2026 Bebaskan Timnas Indonesia dari Grup Neraka, Akankah John Herdman Mampu Lampaui Ekspektasi Fans?
    • Musik Berhenti dan Lampu Mati, Insiden Tak Terduga Hampiri Grup Band Wali yang Lagi Asyik Nyanyi Bareng Penonton di Malaysia
    • Ray Rangkuti Blak-blakan Sebut 4 Mudarat Pilkada Tak Langsung, Salah Satunya soal Sistem Ketatanegaraan yang Tidak Relevan
    • Mahfud MD Ingatkan Hukum Pidana Tak Kenal Analogi, Sebut Pernyataan Pandji Pragiwaksono soal Gibran Ngantuk Bukan Bentuk Penghinaan
    • Perkiraan Gaji John Herdman di Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Angkanya Lebih Kecil Dibandingkan STY dan Patrick Kluivert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Beranda
    • Berita
      • Politik Pemerintahan
      • Hukum & Kriminal
      • Ekbis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Hiburan
      • Musik
      • Film
      • Selebrita
    • Hotel
    • Gaya Hidup
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Parenting
      • Tips
    • Lain-Lain
      • Advertorial
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Berita»Kaleidoskop 2025: Sorotan Publik pada DPR, dari Sikap Anggota Dewan hingga Kebijakan
    Berita

    Kaleidoskop 2025: Sorotan Publik pada DPR, dari Sikap Anggota Dewan hingga Kebijakan

    suaranuraniBy suaranuraniDecember 31, 2025No Comments327 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Potret gedung MPR/DPR di Senayan, Jakarta Pusat. (mpr.go.id)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | JAKARTA – Tahun 2025 ini, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menuai perhatian publik dengan beberapa kebijakan yang diambil.

    Beberapa kali masyarakat turun ke jalan untuk menumpahkan kekecewaan pada para wakil rakyat yang duduk di Parlemen.

    Aksi penyaluran aspirasi masyarakat kepada DPR bahkan sempat menjadi gelombang panas dan besar, tak hanya di Jakarta, tetapi juga di daerah.

    Selain kekecewaan masyarakat pada kebijakan yang dihasilkan, juga tentang sikap anggota yang dianggap telah melukai perasaan rakyat.

    Februari: Demo Indonesia Gelap dan Pengesahan UU Minerba

    Sudah mendapat kritikan tajam sejak pengajuan Rancangan Undang-Undang, DPR RI melanjutkan dengan mengesahkan perubahan atas RUU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba) menjadi Undang Undang (UU).

    Pengesahan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-13 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025 yang digelar pada 18 Februari 2025.

    UU Minerba tersebut berisi tentang pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) mineral logam dan batu bara kepada BUMN, BUMD, dan swasta untuk kepentingan perguruan tinggi.

    Sedangkan WIUP batu bara untuk koperasi, perseorangan, badan usaha kecil dan menengah, serta ormas keagamaan dilakukan dengan cara lelang dan prioritas.

    Pengesahan UU Minerba lantas menimbulkan demo mahasiswa bernama ‘Indonesia Gelap’ pada 20 Februari 2025, yang salah satunya menentang keputusan tersebut.

    Maret: Pembahasan RUU TNI yang Dianggap Sembunyi-Sembunyi

    Salah satu poin dari demo Indonesia Gelap adalah menolak RUU TNI yang dikhawatirkan akan memunculkan dwifungsi TNI.

    Sorotan pada RUU TNI ketika terungkap bahwa Komisi I DPR melakukan rapat tertutup pada 14-15 Maret 2025 sebelum resmi disahkan pada 20 Maret 2025.

    Rapat tersebut digelar di hotel bintang lima, Fairmont, Senayan, Jakarta di tengah kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah.

    Undang Undang yang direvisi oleh DPR RI adalah Undang Undang Nomor 34 Tahun 2024 tentang TNI yang berkaitan dengan kedudukan TNI, penambahan jabatan sipil untuk anggota TNI aktif, penambahan operasi militer selain perang, dan perpanjangan batas pensiun.

    Juli: Persiapan Duta Besar

    DPR RI mengadakan fit and proper untuk menentukan Duta Besar (Dubes) ke beberapa negara dan perwakilan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Pemilihan Dubes sempat menjadi sorotan usai terungkap bahwa Indonesia tak memiliki perwakilan diplomasi di beberapa negara, termasuk di Amerika Serikat (AS).

    Saat penunjukkan serta fit and proper, ada 24 calon Dubes yang diajukan oleh pemerintah untuk mengikuti uji kelayakan tersebut.

    Agustus: Tunjangan DPR dan Demo Reset Indonesia

    Isu besar DPR RI muncul di bulan Kemerdekaan Indonesia, yakni saat tunjangan rumah untuk anggota Dewan mencapai puluhan juta.

    Tak hanya rumah, berbagai tunjangan seperti tunjangan beras, bensin, hingga komunikasi yang dianggap tak sepadan dengan kinerja untuk rakyat.

    Kekecewaan rakyat makin memuncak saat beberapa anggota Dewan memberikan pernyataan dan sikap yang dianggap tak memiliki empati pada kondisi rakyat.

    Ada 5 anggota Dewan yang dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR dan dinonaktifkan, yakni Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, Nafa Urbach, dan Adies Kadir.

    Adies Kadir dilaporkan karena pernyataannya mengenai tunjangan DPR yang dinilai menyesatkan publik, sedangkan Nafa Urbach dianggap bersikap hedon atau pamer di media sosial.

    Adapun, Uya Kuya dan Eko Patrio dilaporkan karena berjoget-joget usai sebuah sidang resmi DPR RI, sementara Ahmad Sahroni diadukan atas penggunaan diksi yang dianggap tidak pantas diucapkan oleh pejabat publik.

    Kemarahan masyarakat dilampiaskan dengan demo ‘Reset Indonesia’ dan ‘17+8’ yang berisi tuntutan kepada DPR.

    Situasi makin memanas saat jatuh korban pengemudi ojol menjadi korban mobil taktis Brimob di akhir Agustus 2025 dan penjarahan di rumah Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio, serta mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

    September: DPR Sepakati Pemangkasan Tunjangan Anggota

    Disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada 5 September 2025, resmi diumumkan bahwa tunjangan perumahan anggota dihentikan per 31 Agustus 2025.

    DPR juga melakukan moratorium kunjungan ke luar negeri, terhitung sejak 1 September 2025 kecuali menghadiri undangan kenegaraan.

    Pemangkasan tunjangan dan fasilitas dilakukan setelah ada evaluasi dengan pimpinan DPR dan fraksi partai, di antaranya adalah biaya langganan, daya listrik, jasa telepon, kemudian biaya komunikasi intensif, dan biaya tunjangan transportasi.

    November: Hasil Sidang MKD untuk 5 Anggota Nonaktif dan UU KUHAP

    Dalam rapat kode etik di Parlemen pada 5 November 2025, MKD memutuskan bahwa Ahmad Sahroni terbukti melanggar kode etik dan nonaktif selama 6 bulan terhitung sejak putusan dikeluarkan.

    Nafa Urbach juga dianggap telah melanggar kode etik dan diimbau untuk berhati-hati dalam bersikap serta diputus nonaktif selama 3 bulan sejak putusan.

    Eko Hendro Purnomo mendapat sanksi selama 4 bulan dan dianggap terbukti melanggar kode etik.

    Sementara itu, Uya Kuya dan Adies Kadir dinyatakan tak melanggar kode etik, sehingga keduanya bisa langsung aktif sebagai anggota Dewan usai penonaktifan dari pihak partai.

    Di bulan ini, DPR turut mengesahkan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) menjadi Undang-Undang (UU) pada 18 November 2025.

    Protes dari Koalisi Masyarakat Sipil muncul karena aturan baru tersebut disusun tanpa memenuhi partisipasi publik.

    Selain itu juga dianggap berpotensi memiliki pasal karet yang membuat seseorang bisa ditahan tanpa pembuktian mengenai tindak pidana yang dilakukan.

    Presiden Prabowo telah meneken aturan baru KUHAP dan akan mulai berlaku pada 2 Januari 2026. (ist)

    Dewan Perwakilan Rakyat DPR RI RUU TNI tunjangan UU Minerba
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Musik Berhenti dan Lampu Mati, Insiden Tak Terduga Hampiri Grup Band Wali yang Lagi Asyik Nyanyi Bareng Penonton di Malaysia

    January 16, 2026

    Ray Rangkuti Blak-blakan Sebut 4 Mudarat Pilkada Tak Langsung, Salah Satunya soal Sistem Ketatanegaraan yang Tidak Relevan

    January 15, 2026

    Mahfud MD Ingatkan Hukum Pidana Tak Kenal Analogi, Sebut Pernyataan Pandji Pragiwaksono soal Gibran Ngantuk Bukan Bentuk Penghinaan

    January 15, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,559

    Disambut Antusias 5.500 Emak-Emak Pekerja PT Kareb Bojonegoro, Khofifah Dinobatkan Sebagai Ibunya Pekerja SKT

    September 13, 2024562

    A Sweet Affair : Artotel Harmoni Jakarta Hadirkan Kolaborasi Ikonik Bersama Magnum Ice Cream

    January 16, 2026428

    Dukung Perkembangan Pariwisata Jawa Barat, Archipelago Buka Hotel Neo Kota Baru Parahyangan

    December 20, 2025428
    Don't Miss
    Ekbis

    Ribuan Pengunjung Padati Area Festival Bogasari 2026, Dimeriahkan UMKM Lokal

    By suaranuraniJanuary 16, 2026334

    suaranurani.com | JEMBER – Untuk pertama kalinya, PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari menggelar…

    A Sweet Affair : Artotel Harmoni Jakarta Hadirkan Kolaborasi Ikonik Bersama Magnum Ice Cream

    January 16, 2026

    Ayah Syafiq Ali Ungkap Kini akan Menyayangi dan Anggap Himawan Seperti Anaknya Sendiri, Keikhlasannya Tuai Pujian dari Warganet

    January 16, 2026

    Hasil Drawing AFF 2026 Bebaskan Timnas Indonesia dari Grup Neraka, Akankah John Herdman Mampu Lampaui Ekspektasi Fans?

    January 16, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Ribuan Pengunjung Padati Area Festival Bogasari 2026, Dimeriahkan UMKM Lokal

    January 16, 2026

    A Sweet Affair : Artotel Harmoni Jakarta Hadirkan Kolaborasi Ikonik Bersama Magnum Ice Cream

    January 16, 2026

    Ayah Syafiq Ali Ungkap Kini akan Menyayangi dan Anggap Himawan Seperti Anaknya Sendiri, Keikhlasannya Tuai Pujian dari Warganet

    January 16, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,559

    Disambut Antusias 5.500 Emak-Emak Pekerja PT Kareb Bojonegoro, Khofifah Dinobatkan Sebagai Ibunya Pekerja SKT

    September 13, 2024562

    A Sweet Affair : Artotel Harmoni Jakarta Hadirkan Kolaborasi Ikonik Bersama Magnum Ice Cream

    January 16, 2026428
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.