Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Beredar Video Dugaan Asusila Pegawai ASN di Kantor Pemprov Sumbar: Tetiba Nyosor dari Balik Pintu, Lalu Kabur

    August 25, 2026

    ParagonCorp dan ARC USK Eksplorasi Potensi Nilam Aceh untuk Pengembangan Bahan Aktif Kosmetik

    August 25, 2026

    Beredar Video Pesawat Sukhoi Tergelincir di Lanud Sultan Hasanuddin Sulsel, Gimana Awal Mulanya?

    August 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Beredar Video Dugaan Asusila Pegawai ASN di Kantor Pemprov Sumbar: Tetiba Nyosor dari Balik Pintu, Lalu Kabur
    • ParagonCorp dan ARC USK Eksplorasi Potensi Nilam Aceh untuk Pengembangan Bahan Aktif Kosmetik
    • Beredar Video Pesawat Sukhoi Tergelincir di Lanud Sultan Hasanuddin Sulsel, Gimana Awal Mulanya?
    • Viral Aksi Pengemudi Outlander Arogan di Surabaya: Tabrak Warga hingga Tewas, Malah Nunjuk Sambil Marah-marah
    • Viral Petugas Damkar Balikpapan Tegur Warga yang Bakar Ban di Semak-semak Dekat Permukiman, Ingatkan Potensi Kebakaran Besar
    • Detik-detik Warga Selamatkan Anak 9 Tahun yang Diserang Anjing Pitbull di Bandung, Lempar Papan hingga Tong Sampah agar Gigitan Terlepas
    • Dynamix Fun Run Jadi Ruang Kolaborasi Solusi Bangun Indonesia dan Pemkab Tuban, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Sinergi di Wilayah Operasional
    • PT Terminal Teluk Lamong Siapkan Tenaga Pengamanan Profesional Dari Warga Ring 1
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
      • Solusi Bangun Indonesia
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
      • Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Peristiwa»Guguran Lava dan Cuaca Buruk Ancam Permukiman Sekitar Semeru, Warga Diminta Ikuti Arah Resmi PVMBG
    Peristiwa

    Guguran Lava dan Cuaca Buruk Ancam Permukiman Sekitar Semeru, Warga Diminta Ikuti Arah Resmi PVMBG

    suaranuraniBy suaranuraniNovember 20, 2025No Comments263 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Tangkapan layar aktivitas erupsi berupa awan panas Gunung Semeru yang terjadi pada Rabu, 19 November 2025. (Dok Magma ESDM)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | JAKARTA – Gunung Semeru kembali mengalami peningkatan aktivitas signifikan pada Rabu, 19 November 2025, setelah erupsi berupa awan panas terjadi secara beruntun pada pukul 14.13 WIB.

    Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Gentur Dwi Teguh Santoso, melaporkan bahwa erupsi kali ini tidak dapat teramati secara visual karena gunung tertutup kabut tebal.

    “Awan panas masih berlangsung dengan amplitude maksimum 37 mm hingga laporan ini dibuat,” ujar Gentur dalam keterangan resmi pada Rabu, 19 November 2025.

    Gentur menjelaskan bahwa awan panas yang terjadi bukan peristiwa tunggal, melainkan rangkaian erupsi beruntun yang terus berlangsung hingga sore hari.

    Kondisi cuaca yang berkabut membuat jarak luncur awan panas tidak dapat terverifikasi secara langsung.

    Aktivitas Guguran Lava Menguat

    Dalam beberapa hari terakhir, aktivitas erupsi dan guguran lava masih terus terjadi di Semeru. Namun, secara visual pengamatan sering terhalang oleh cuaca buruk.

    Meski demikian, peningkatan jumlah gempa guguran yang terekam alat pemantau menunjukkan intensitas yang semakin tinggi.

    Berdasarkan pengamatan, guguran lava pijar semakin sering meluncur ke arah Besuk Kobokan, jalur aliran yang selama ini menjadi kawasan paling terdampak aktivitas Semeru.

    “Kejadian guguran lava pijar semakin intensif terjadi ke arah Besuk Kobokan,” jelas Gentur.

    Gempa-gempa letusan, guguran, dan gempa harmonik masih mendominasi rekaman seismik, menandakan aktivitas gunungapi yang belum stabil.

    Gentur menjelaskan bahwa gempa-gempa tersebut mengindikasikan adanya suplai material baru dari bawah permukaan Semeru.

    Pelepasan material melalui letusan dan hembusan juga masih berlangsung, beriringan dengan peningkatan tekanan di dekat permukaan yang tercermin dari tren penurunan nilai variasi kecepatan relatif (dv/v) sejak pertengahan Oktober 2025.

    Peningkatan Status Menjadi Level IV Awas

    Setelah melakukan analisis intensif terhadap aktivitas vulkanik, kegempaan, deformasi, dan potensi ancaman bagi masyarakat, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) akhirnya menaikkan status Gunung Semeru dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas).

    “Tingkat aktivitas G. Semeru dinaikkan dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas),” tulis Gentur.

    Kenaikan status mulai berlaku pada Rabu, 19 November 2025 pukul 17.00 WIB.

    Dengan peningkatan status tersebut, rekomendasi keselamatan bagi warga pun diperketat.

    Masyarakat, pengunjung, dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 8 km dari kawah karena potensi lontaran batu pijar yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

    PVMBG juga menegaskan agar tidak ada aktivitas apa pun di sepanjang sektor tenggara Besuk Kobokan hingga jarak 20 km dari puncak.

    Kawasan ini selama ini menjadi jalur utama aliran awan panas dan guguran lava Semeru.

    Di luar radius 20 km itu, warga tetap diminta tidak mendekati sempadan sungai sejauh 500 meter karena potensi aliran lahar dapat terjadi jika hujan turun.

    Warga Diminta Tetap Waspada

    Dengan aktivitas vulkanik yang masih dinamis, pihak berwenang mengimbau warga untuk memantau informasi resmi dari PVMBG, BPBD, dan instansi terkait.

    Potensi awan panas, lontaran material, hingga lahar hujan masih dapat terjadi kapan saja, terutama mengingat cuaca di kawasan Semeru yang kerap tertutup kabut dan hujan.

    Pemerintah daerah juga diminta bersiap untuk kemungkinan evakuasi lanjutan jika terjadi perubahan kondisi di lapangan.

    Beberapa desa di sekitar Besuk Kobokan sebelumnya telah mengalami dampak signifikan dari erupsi besar Semeru dalam beberapa tahun terakhir.

    “Masyarakat/ pengunjung/ wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 20 km dari puncak (pusat erupsi),” pungkasnya. (ist)

    erupsi gempa Gunung Semeru Lava Petugas Pos Pengamatan Gunung Api
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Beredar Video Pesawat Sukhoi Tergelincir di Lanud Sultan Hasanuddin Sulsel, Gimana Awal Mulanya?

    August 25, 2026

    Viral Petugas Damkar Balikpapan Tegur Warga yang Bakar Ban di Semak-semak Dekat Permukiman, Ingatkan Potensi Kebakaran Besar

    August 24, 2026

    Detik-detik Warga Selamatkan Anak 9 Tahun yang Diserang Anjing Pitbull di Bandung, Lempar Papan hingga Tong Sampah agar Gigitan Terlepas

    August 24, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,561

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026974

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026968

    Behind the Look: Wardah Hadirkan Soft Glam Arabian untuk Amna Al Qubaisi di TIME100 Sports Gala Lewat Kolaborasi Beauty Talent Internasional

    July 27, 2026785
    Don't Miss
    Hukum & Kriminal

    Beredar Video Dugaan Asusila Pegawai ASN di Kantor Pemprov Sumbar: Tetiba Nyosor dari Balik Pintu, Lalu Kabur

    By suaranuraniAugust 25, 2026448

    suaranurani.com | SUMATERA BARAT – Beredar video di media sosial, yang memperlihatkan dugaan 2 pegawai…

    ParagonCorp dan ARC USK Eksplorasi Potensi Nilam Aceh untuk Pengembangan Bahan Aktif Kosmetik

    August 25, 2026

    Beredar Video Pesawat Sukhoi Tergelincir di Lanud Sultan Hasanuddin Sulsel, Gimana Awal Mulanya?

    August 25, 2026

    Viral Aksi Pengemudi Outlander Arogan di Surabaya: Tabrak Warga hingga Tewas, Malah Nunjuk Sambil Marah-marah

    August 25, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Beredar Video Dugaan Asusila Pegawai ASN di Kantor Pemprov Sumbar: Tetiba Nyosor dari Balik Pintu, Lalu Kabur

    August 25, 2026

    ParagonCorp dan ARC USK Eksplorasi Potensi Nilam Aceh untuk Pengembangan Bahan Aktif Kosmetik

    August 25, 2026

    Beredar Video Pesawat Sukhoi Tergelincir di Lanud Sultan Hasanuddin Sulsel, Gimana Awal Mulanya?

    August 25, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,561

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026974

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026968
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.