Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Viral Penumpang Kereta Keluhkan Restorasi ‘Berubah’ jadi Working Space, Banyak Meja Dipakai untuk Membuka Laptop

    June 24, 2026

    Diduga 3 Tahun Aniaya Kekasih, Ini Kronologi Perilaku Sadis Taufik Hidayat yang Kini Mendekam di Sel Mapolda Jabar

    June 24, 2026

    Viral Warga Soreang Buat Video Klarifikasi, Ungkap Dirinya Bukan Pelaku Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung

    June 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Viral Penumpang Kereta Keluhkan Restorasi ‘Berubah’ jadi Working Space, Banyak Meja Dipakai untuk Membuka Laptop
    • Diduga 3 Tahun Aniaya Kekasih, Ini Kronologi Perilaku Sadis Taufik Hidayat yang Kini Mendekam di Sel Mapolda Jabar
    • Viral Warga Soreang Buat Video Klarifikasi, Ungkap Dirinya Bukan Pelaku Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung
    • Mikail Fajar Dwicaksono sang Alumni SMSR Yogyakarta yang Lolos SNBP 2026: Berbekal Karya ‘Fine Art’, Raih Mimpi ke ITB
    • Somerset Berlian Jakarta Perkuat Komitmen Sustainable Living Melalui Program Pengelolaan Minyak Jelantah Bersama TUKR
    • ParagonCorp Pilih 60 Pemimpin Perempuan untuk Women’s Space Mentorship Bootcamp Dari 3.894 Pendaftar
    • Inovasi Online Vessel Report TPS Membuahkan Penghargaan B2B Digital Customer Experience Innovation pada Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
    • Viral Petugas Damkar di Ciamis Temani Siswa Ambil Rapor, Ceritakan Jerih Payah sang Anak Tanpa Bantuan Orang Tua
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Ekbis
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Pendidikan»Profesor ITS Gagas Pengendalian Bio-Korosi pada Bangunan Laut
    Pendidikan

    Profesor ITS Gagas Pengendalian Bio-Korosi pada Bangunan Laut

    suaranuraniBy suaranuraniMarch 19, 2024No Comments2 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Prof Herman Pratikno ST MT PhD bersama peralatan untuk percobaan material heat treatment (foto : ist)
    Prof Herman Pratikno ST MT PhD bersama peralatan untuk percobaan material heat treatment (foto : ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | SURABAYA – Bangunan pantai dan lepas pantai yang berinteraksi langsung dengan air laut memicu terjadinya kerusakan, salah satunya berupa bio-korosi. Jika tidak segera diatasi, maka masa pakai struktur tidak akan bertahan lama. Beranjak dari hal tersebut, salah satu guru besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Herman Pratikno ST MT PhD menggagas pengendalian bio-korosi pada bangunan laut dengan perbaikan material melalui metode Heat Treatment.

    Di awal, Herman menjelaskan bahwa bangunan pantai dan lepas pantai umumnya terbuat dari logam sehingga rentan terhadap korosi. Di sisi lain, bio-korosi pada material bangunan laut merupakan kerusakan pada suatu material akibat menempelnya mikroorganisme di struktur tersebut. Adapun tingginya salinitas air laut memicu percepatan terjadinya bio-korosi.

    “Oleh sebab itu, untuk mencegah kerusakan struktur diperlukan cara untuk mengendalikan bio-korosi,” ujarnya.

    Lebih lanjut, profesor ke-199 ITS ini menyebutkan jika pengendalian bio-korosi dapat dilakukan dengan memperbaiki sifat mekanik material itu sendiri. Salah satu metodenya adalah dengan proses perlakuan panas (heat treatment). Hal ini bertujuan untuk mengubah sifat logam melalui proses pemanasan, sehingga menghasilkan sifat dan kekerasan logam yang diinginkan. “Kemudian dilakukan uji korosi dengan air laut buatan untuk mengukur laju korosi tiap material,” tambahnya.

    Pada penelitian yang dituangkan dalam orasi ilmiah pengukuhannya sebagai profesor ITS ini, Herman melakukan empat pengujian heat treatment. Uji pertama dilakukan dengan perlakuan panas hardening. Dengan suhu 845 derajat celcius, logam dipanaskan dalam waktu 15 menit. Lalu dilakukan pendinginan cepat dengan media air hingga logam mengeras. Dengan suhu dan waktu yang sama, lalu dilakukan perlakuan panas normalizing.

    “Yang membedakannya hanya pendinginannya dengan udara bebas di luar dapur pemanas,” ungkap lelaki kelahiran Surabaya ini.

    Lebih dalam lagi, Kepala Departemen Teknik Kelautan ITS ini menambahkan, perlakuan panas pada sampel ketiga dilakukan dengan full anealling. Metode ini hampir sama dengan metode kedua, hanya saja logam didinginkan dengan udara bebas di dalam dapur pemanas. Terakhir, perlakuan panas austempering. Dengan suhu dan waktu yang sama, logam dipanaskan kemudian dilakukan pendinginan dengan salt balt bersuhu 300 derajat celcius dalam waktu 60 menit.

    Dari keempat metode perlakuan panas tersebut, didapatkan tingkat kekerasan material dari yang tertinggi ke terendah secara berurutan adalah hardening, austempering, normalizing, dan full anealling. Kemudian dilakukan uji korosi menggunakan air laut buatan dengan salinitas 3,5 persen serta ditambahkan pula salah satu jenis alga.

    “Ditambahkan Chlorella vulgaris yang bertujuan untuk menilai laju korosi material,” beber profesor ke-9 Departemen Teknik Kelautan ITS ini.

    Hasil pun menunjukkan jika dari empat sampel logam yang telah diberikan perlakuan panas, logam hasil pemanasan full anealling memberikan hasil yang signifikan baik. Laju korosi logam dengan perlakuan panas tersebut mengalami penurunan sebesar 46,58 persen.

    “Hasil ini pun jauh lebih baik dibandingkan dengan uji korosi logam tanpa menggunakan alga,” tuturnya.

    Melalui hasil penelitiannya yang memuaskan tersebut, lelaki yang dikukuhkan menjadi profesor bersamaan dengan istrinya ini mengharapkan agar perbaikan material dengan perlakuan panas dapat menjadi alternatif dalam menghambat terjadinya bio-korosi.

    “Dengan ini, masa pakai struktur pun dapat diperpanjang dan bisa lebih mendukung bidang kemaritiman nasional,” tutup Herman penuh harap. (ara)

    Institut Teknologi Sepuluh Nopember Pendidikan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Mikail Fajar Dwicaksono sang Alumni SMSR Yogyakarta yang Lolos SNBP 2026: Berbekal Karya ‘Fine Art’, Raih Mimpi ke ITB

    June 24, 2026

    BNPB Aktifkan Starlink untuk Pulihkan Komunikasi di Tengah Kacau Balau Bencana Sumatera

    November 29, 2025

    Magang Berdampak di PT Paragon, Sheilla Eksplorasi Peran Commercial Intern

    September 26, 2025
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    Imlek Lebih Berhoki! “Ember of Prosperity” Buffet Dinner Siap Meriahkan Midtown Residence Surabaya

    January 28, 2026784

    Perkuat Kolaborasi Dukung Ekosistem Logistik Jawa Timur, PT Terminal Teluk Lamong Gelar Forum Diskusi Bersama DPW ALFI/ILFA Jawa Timur

    June 12, 2026716

    Inovasi Online Vessel Report TPS Membuahkan Penghargaan B2B Digital Customer Experience Innovation pada Marketeers OMNI Brands of the Year 2026

    June 23, 2026703
    Don't Miss
    Peristiwa

    Viral Penumpang Kereta Keluhkan Restorasi ‘Berubah’ jadi Working Space, Banyak Meja Dipakai untuk Membuka Laptop

    By suaranuraniJune 24, 2026534

    suaranurani.com | JAKARTA – Viral keluhan penumpang mengenai restorasi atau kereta makan berubah menjadi co-working…

    Diduga 3 Tahun Aniaya Kekasih, Ini Kronologi Perilaku Sadis Taufik Hidayat yang Kini Mendekam di Sel Mapolda Jabar

    June 24, 2026

    Viral Warga Soreang Buat Video Klarifikasi, Ungkap Dirinya Bukan Pelaku Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung

    June 24, 2026

    Mikail Fajar Dwicaksono sang Alumni SMSR Yogyakarta yang Lolos SNBP 2026: Berbekal Karya ‘Fine Art’, Raih Mimpi ke ITB

    June 24, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Viral Penumpang Kereta Keluhkan Restorasi ‘Berubah’ jadi Working Space, Banyak Meja Dipakai untuk Membuka Laptop

    June 24, 2026

    Diduga 3 Tahun Aniaya Kekasih, Ini Kronologi Perilaku Sadis Taufik Hidayat yang Kini Mendekam di Sel Mapolda Jabar

    June 24, 2026

    Viral Warga Soreang Buat Video Klarifikasi, Ungkap Dirinya Bukan Pelaku Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung

    June 24, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    Imlek Lebih Berhoki! “Ember of Prosperity” Buffet Dinner Siap Meriahkan Midtown Residence Surabaya

    January 28, 2026784

    Perkuat Kolaborasi Dukung Ekosistem Logistik Jawa Timur, PT Terminal Teluk Lamong Gelar Forum Diskusi Bersama DPW ALFI/ILFA Jawa Timur

    June 12, 2026716
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.