Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Polsek Pasar Minggu Diduga Sepelekan Laporan Temuan Nenek Hilang di Jaksel, Prosedur Penanganan Warga Kini Dipertanyakan

    April 15, 2026

    Viral Dugaan Chat Ortu Mahasiswa FH UI usai Anaknya Terlibat Kasus Pelecehan, Minta Tak Ada Sanksi DO

    April 15, 2026

    Kinerja PT Terminal Teluk Lamong Kuartal I Tahun 2026 Tumbuh 4,5%, Semakin Perkuat Layanan Logistik Nasional

    April 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Polsek Pasar Minggu Diduga Sepelekan Laporan Temuan Nenek Hilang di Jaksel, Prosedur Penanganan Warga Kini Dipertanyakan
    • Viral Dugaan Chat Ortu Mahasiswa FH UI usai Anaknya Terlibat Kasus Pelecehan, Minta Tak Ada Sanksi DO
    • Kinerja PT Terminal Teluk Lamong Kuartal I Tahun 2026 Tumbuh 4,5%, Semakin Perkuat Layanan Logistik Nasional
    • Skandal Pelecehan Seksual oleh 16 Mahasiswa FH UI: Pelaku Dipecat dari IKM, Berujung Sidang yang Picu Emosi Massa
    • Usai Viral Kisruh Penertiban PKL di Ciracas Jaktim, Protes Keras Kini Menyasar Oknum Aparat Satpol PP
    • Viral Pasangan Diduga ‘Nesu-nesuan’ di Lampu Merah Sleman, Drama Ringan yang Justru Bikin Netizen Gemas
    • Amna Al Qubaisi, Pembalap Perempuan Dunia : Wardah Sambut Sebagai The Global Face dan Perkenalkan Produk Terbaru Staylock Lip Matte
    • Buntut Perceraian dan Mediasi Gagal, Viral Video Rumah di Pati Dibongkar karena Gono Gini
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Beranda
    • Berita
      • Politik Pemerintahan
      • Hukum & Kriminal
      • Ekbis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Hiburan
      • Musik
      • Film
      • Selebrita
    • Hotel
    • Gaya Hidup
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Parenting
      • Tips
    • Lain-Lain
      • Advertorial
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Selebrita»Onad Akui Punya Gejala Sindrom Peter Pan usai Rehabilitasi Narkoba, Ceritakan Dirinya yang Tak Bisa Move On dari Usia 19 Tahun
    Selebrita

    Onad Akui Punya Gejala Sindrom Peter Pan usai Rehabilitasi Narkoba, Ceritakan Dirinya yang Tak Bisa Move On dari Usia 19 Tahun

    suaranuraniBy suaranuraniJanuary 31, 2026No Comments399 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Menyoroti pengakuan artis, Onadio Leonardo setelah 3 bulan jalani rehabilitasi narkoba. (Instagram.com/@onadioleonardo_official)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | JAKARTA – Artis, Onadio Leonardo telah kembali menghirup udara bebas setelah menjalani rehabilitasi buntut kasus penyalahgunaan narkoba.

    Kini, Onad muncul di podcast Deddy Corbuzier dan mengungkapkan soal rehabilitasi narkoba yang telah dijalaninya selama 3 bulan ke belakang.

    “Aku pikir kayak pakai seatbelt aja coba-coba sekali nggak masalah,” kata Onad sebagaimana dilansir dari siniar YouTube Deddy Corbuzier, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

    Dalam kesempatan itu, Onad lantas membeberkan pengalamannya selama rehabilitasi dengan sesama pengguna narkoba.

    “Ada yang sampe lupa nama dirinya sendiri,” tutur Onad.

    Lebih lanjut, Onad mengatakan dirinya sempat berkonsultasi terkait gejala yang dialami dirinya kepada psikolog yang ada di panti rehabilitasi narkoba tersebut.

    “Aku kulik, apa sih yang ada di diriku. Oh ternyata bukan recreation katanya (memakai narkoba),” tuturnya.

    Dari hasil terapi, Onad baru mengetahui bahwa dirinya mengalami gejala sindrom Peter Pan, sebuah kondisi psikologis di mana seseorang sulit melepaskan fase usia mudanya.

    “Dan ada yang namanya sindrom Peter Pan, aku katanya begitu,” terang Onad.

    “Aku tidak bisa move on dari golden age saat masih 19 tahun,” tegasnya.

    Berkaca dari hal itu, terdapat sebuah penelitian yang mengungkap secara mendalam terkait gejala sindrom Peter Pan yang umumnya menghampiri seorang pria.

    Sulit Mengerti Tentang Apa Arti Dewasa

    Berdasarkan buku The Peter Pan Syndrome: Men Who Have Never Grown Up (Kiley, Dan. 1983), sindrom Peter Pan adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pria yang kesulitan menghadapi kenyataan tentang apa artinya tumbuh dewasa.

    Dr. Dan Kiley pertama kali mencetuskan istilah ini pada awal tahun 1980-an.

    Kiley mengidentifikasi dan menganalisis penyebab dan gejala sindrom Peter Pan, suatu kondisi yang digambarkannya sebagai keadaan psikologis dan emosional seseorang.

    Hal itu yang disebabkan oleh faktor lingkungan yang terutama berasal dari lingkungan orang tua dan sosial-ekonomi seorang anak laki-laki, terlebih, saat ia tumbuh menjadi dewasa.

    “Ayah memiliki peran kunci dalam pertumbuhan dan perkembangan putra mereka,” ungkap Kiley sebagaimana dikutip dari The Fifth Medium, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

    “(Hal itu) karena anak laki-laki mencari bimbingan dan disiplin dari ayah mereka untuk memahami batasan dan mempelajari perilaku emosional dan sosial yang tepat,” tambahnya.

    Dalam analisanya, jika seorang ayah bersikap dingin, acuh tak acuh, dan terputus dari putranya, maka suatu kepercayaan tidak akan berkembang.

    Anak laki-laki kemudian akan beralih ke ibunya yang mungkin akan terlalu memanjakan putranya sehingga menghambat kemampuannya untuk sepenuhnya mengembangkan pola pikir disiplin yang diperlukan untuk pertumbuhannya.

    “Jika membiarkan perilaku kekanak-kanakannya terus berlanjut, ia akan frustrasi dengan dorongan putranya untuk mandiri dan mengambil risiko,” terang Kiley.

    “Lalu, meninggalkannya untuk mengurus dirinya sendiri sebelum ia siap,” tandasnya.

    Rasa Dendam dan Saling Menyalahkan

    Berdasarkan penelitian observasionalnya sebagai seorang psikolog, Kiley mengklaim anak laki-laki yang tumbuh di keluarga yang kerap menunjukkan rasa dendam dan saling menyalahkan, ia lebih cenderung mengembangkan sindrom Peter Pan.

    Kiley menyebut, seringkali orang tua ini akan tetap berada dalam hubungan yang tidak sehat dan terputus karena tekanan sosial atau keluarga dan menjaga penampilan di luar rumah.

    “Untuk mengatasi ini, seorang ibu akan melakukan kompensasi berlebihan di lingkungan rumah tangga dan bergantung pada putranya, terutama putra sulung, untuk dukungan emosional,” jelasnya.

    “Sementara seorang ayah akan menggunakan putranya sebagai penengah untuk menghindari konflik dalam pernikahannya,” sambung Kiley.

    Pada akhirnya, dinamika pernikahan ini menciptakan anak yang merasa terbebani oleh keadaan emosional ibunya dan berada dalam siklus ‘abadi’ yang hanya ingin menyenangkan ayahnya. (ist)

    Deddy Corbuzier Onadio Leonardo sindrom Peter Pan YouTube
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Serba Biru di Hari Lahir Vidi Aldiano, Enzy Storia hingga Keluarga Rayakan dengan Doa Bersama di Makam

    March 29, 2026

    Ceritakan Sempat Tinggal Dekat Mama Selama 3 Bulan, Anji Syukuri Momen Terakhir sebelum Ibundanya Tutup Usia

    March 28, 2026

    Bukan Hanya Style, Harry Kiss Ungkap Vidi Aldiano Pernah Pakai Sarung Tangan untuk Menutupi Selang Infus dan Gelang Rumah Sakit

    March 25, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    SDM Andal Siap Dukung Transformasi Melalui Pelatihan CTO Di Terminal Petikemas Berlian

    April 4, 2026654

    Pesta Rakyat di Ponpes Ora Aji, Gus Miftah: Bukan Sekadar Tradisi, tapi Cara Kami Rawat Hubungan dengan Warga

    March 27, 2026599

    Kenang sang Putri, Bu Tatu Sebut Lula Lahfah Anugerah Terindah dari Tuhan: Selamanya Kamu Ada di Hati Mama

    March 25, 2026598
    Don't Miss
    Peristiwa

    Polsek Pasar Minggu Diduga Sepelekan Laporan Temuan Nenek Hilang di Jaksel, Prosedur Penanganan Warga Kini Dipertanyakan

    By suaranuraniApril 15, 2026345

    suaranurani.com | JAKARTA SELATAN – Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti adanya laporan…

    Viral Dugaan Chat Ortu Mahasiswa FH UI usai Anaknya Terlibat Kasus Pelecehan, Minta Tak Ada Sanksi DO

    April 15, 2026

    Kinerja PT Terminal Teluk Lamong Kuartal I Tahun 2026 Tumbuh 4,5%, Semakin Perkuat Layanan Logistik Nasional

    April 14, 2026

    Skandal Pelecehan Seksual oleh 16 Mahasiswa FH UI: Pelaku Dipecat dari IKM, Berujung Sidang yang Picu Emosi Massa

    April 14, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Polsek Pasar Minggu Diduga Sepelekan Laporan Temuan Nenek Hilang di Jaksel, Prosedur Penanganan Warga Kini Dipertanyakan

    April 15, 2026

    Viral Dugaan Chat Ortu Mahasiswa FH UI usai Anaknya Terlibat Kasus Pelecehan, Minta Tak Ada Sanksi DO

    April 15, 2026

    Kinerja PT Terminal Teluk Lamong Kuartal I Tahun 2026 Tumbuh 4,5%, Semakin Perkuat Layanan Logistik Nasional

    April 14, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    SDM Andal Siap Dukung Transformasi Melalui Pelatihan CTO Di Terminal Petikemas Berlian

    April 4, 2026654

    Pesta Rakyat di Ponpes Ora Aji, Gus Miftah: Bukan Sekadar Tradisi, tapi Cara Kami Rawat Hubungan dengan Warga

    March 27, 2026599
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.