Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    LRT Jabodebek Hadirkan Hiburan Musik Gratis di Stasiun, Perkaya Pengalaman Perjalanan Masyarakat

    November 1, 2026

    Dari Panggung Model Ke Layar Lebar : Tasya, Remaja Tuli Berprestasi Yang Menembus Dunia Perfilman

    November 1, 2026

    Penerbit KBM Kini Menjadi Rumah Para Penulis Nusantara: Usung Transparansi, Layanan Egaliter, dan Fasilitas Fantastis

    November 1, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • LRT Jabodebek Hadirkan Hiburan Musik Gratis di Stasiun, Perkaya Pengalaman Perjalanan Masyarakat
    • Dari Panggung Model Ke Layar Lebar : Tasya, Remaja Tuli Berprestasi Yang Menembus Dunia Perfilman
    • Penerbit KBM Kini Menjadi Rumah Para Penulis Nusantara: Usung Transparansi, Layanan Egaliter, dan Fasilitas Fantastis
    • Antisipasi Penyebaran Nyamuk, LRT Jabodebek Lakukan Fogging di Sejumlah Area Operasional
    • TTL Datangkan Alat Bongkar Muat Tenaga Listrik Dorong Operasional Terminal Yang Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
    • Kereta Api Jadi Pilihan Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil
    • TPS Gelar Safety Drill Angin Kencang untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Pekerja Hadapi Cuaca Ekstrem
    • Bappenas Tinjau Pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak dan Konektivitas Logistik Nasional di TPS
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • Bogasari
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
      • Solusi Bangun Indonesia
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
      • Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Selebrita»Onad Akui Punya Gejala Sindrom Peter Pan usai Rehabilitasi Narkoba, Ceritakan Dirinya yang Tak Bisa Move On dari Usia 19 Tahun
    Selebrita

    Onad Akui Punya Gejala Sindrom Peter Pan usai Rehabilitasi Narkoba, Ceritakan Dirinya yang Tak Bisa Move On dari Usia 19 Tahun

    suaranuraniBy suaranuraniJanuary 31, 2026No Comments403 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Menyoroti pengakuan artis, Onadio Leonardo setelah 3 bulan jalani rehabilitasi narkoba. (Instagram.com/@onadioleonardo_official)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | JAKARTA – Artis, Onadio Leonardo telah kembali menghirup udara bebas setelah menjalani rehabilitasi buntut kasus penyalahgunaan narkoba.

    Kini, Onad muncul di podcast Deddy Corbuzier dan mengungkapkan soal rehabilitasi narkoba yang telah dijalaninya selama 3 bulan ke belakang.

    “Aku pikir kayak pakai seatbelt aja coba-coba sekali nggak masalah,” kata Onad sebagaimana dilansir dari siniar YouTube Deddy Corbuzier, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

    Dalam kesempatan itu, Onad lantas membeberkan pengalamannya selama rehabilitasi dengan sesama pengguna narkoba.

    “Ada yang sampe lupa nama dirinya sendiri,” tutur Onad.

    Lebih lanjut, Onad mengatakan dirinya sempat berkonsultasi terkait gejala yang dialami dirinya kepada psikolog yang ada di panti rehabilitasi narkoba tersebut.

    “Aku kulik, apa sih yang ada di diriku. Oh ternyata bukan recreation katanya (memakai narkoba),” tuturnya.

    Dari hasil terapi, Onad baru mengetahui bahwa dirinya mengalami gejala sindrom Peter Pan, sebuah kondisi psikologis di mana seseorang sulit melepaskan fase usia mudanya.

    “Dan ada yang namanya sindrom Peter Pan, aku katanya begitu,” terang Onad.

    “Aku tidak bisa move on dari golden age saat masih 19 tahun,” tegasnya.

    Berkaca dari hal itu, terdapat sebuah penelitian yang mengungkap secara mendalam terkait gejala sindrom Peter Pan yang umumnya menghampiri seorang pria.

    Sulit Mengerti Tentang Apa Arti Dewasa

    Berdasarkan buku The Peter Pan Syndrome: Men Who Have Never Grown Up (Kiley, Dan. 1983), sindrom Peter Pan adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pria yang kesulitan menghadapi kenyataan tentang apa artinya tumbuh dewasa.

    Dr. Dan Kiley pertama kali mencetuskan istilah ini pada awal tahun 1980-an.

    Kiley mengidentifikasi dan menganalisis penyebab dan gejala sindrom Peter Pan, suatu kondisi yang digambarkannya sebagai keadaan psikologis dan emosional seseorang.

    Hal itu yang disebabkan oleh faktor lingkungan yang terutama berasal dari lingkungan orang tua dan sosial-ekonomi seorang anak laki-laki, terlebih, saat ia tumbuh menjadi dewasa.

    “Ayah memiliki peran kunci dalam pertumbuhan dan perkembangan putra mereka,” ungkap Kiley sebagaimana dikutip dari The Fifth Medium, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

    “(Hal itu) karena anak laki-laki mencari bimbingan dan disiplin dari ayah mereka untuk memahami batasan dan mempelajari perilaku emosional dan sosial yang tepat,” tambahnya.

    Dalam analisanya, jika seorang ayah bersikap dingin, acuh tak acuh, dan terputus dari putranya, maka suatu kepercayaan tidak akan berkembang.

    Anak laki-laki kemudian akan beralih ke ibunya yang mungkin akan terlalu memanjakan putranya sehingga menghambat kemampuannya untuk sepenuhnya mengembangkan pola pikir disiplin yang diperlukan untuk pertumbuhannya.

    “Jika membiarkan perilaku kekanak-kanakannya terus berlanjut, ia akan frustrasi dengan dorongan putranya untuk mandiri dan mengambil risiko,” terang Kiley.

    “Lalu, meninggalkannya untuk mengurus dirinya sendiri sebelum ia siap,” tandasnya.

    Rasa Dendam dan Saling Menyalahkan

    Berdasarkan penelitian observasionalnya sebagai seorang psikolog, Kiley mengklaim anak laki-laki yang tumbuh di keluarga yang kerap menunjukkan rasa dendam dan saling menyalahkan, ia lebih cenderung mengembangkan sindrom Peter Pan.

    Kiley menyebut, seringkali orang tua ini akan tetap berada dalam hubungan yang tidak sehat dan terputus karena tekanan sosial atau keluarga dan menjaga penampilan di luar rumah.

    “Untuk mengatasi ini, seorang ibu akan melakukan kompensasi berlebihan di lingkungan rumah tangga dan bergantung pada putranya, terutama putra sulung, untuk dukungan emosional,” jelasnya.

    “Sementara seorang ayah akan menggunakan putranya sebagai penengah untuk menghindari konflik dalam pernikahannya,” sambung Kiley.

    Pada akhirnya, dinamika pernikahan ini menciptakan anak yang merasa terbebani oleh keadaan emosional ibunya dan berada dalam siklus ‘abadi’ yang hanya ingin menyenangkan ayahnya. (ist)

    Deddy Corbuzier Onadio Leonardo sindrom Peter Pan YouTube
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

    October 18, 2026

    8 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Betrand Peto Bantah Dugaan Kekerasan Seksual

    October 9, 2026

    Serba Biru di Hari Lahir Vidi Aldiano, Enzy Storia hingga Keluarga Rayakan dengan Doa Bersama di Makam

    March 29, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969

    Fairfield by Marriott Bali Legian: Kenyamanan Menginap dan Pengalaman Bali dalam Satu Tempat

    October 23, 2026896
    Don't Miss
    Kereta Api Indonesia

    LRT Jabodebek Hadirkan Hiburan Musik Gratis di Stasiun, Perkaya Pengalaman Perjalanan Masyarakat

    By suaranuraniNovember 1, 2026457

    suaranurani.com | JAKARTA – LRT Jabodebek menghadirkan kegiatan Music on Track di Stasiun Dukuh Atas…

    Dari Panggung Model Ke Layar Lebar : Tasya, Remaja Tuli Berprestasi Yang Menembus Dunia Perfilman

    November 1, 2026

    Penerbit KBM Kini Menjadi Rumah Para Penulis Nusantara: Usung Transparansi, Layanan Egaliter, dan Fasilitas Fantastis

    November 1, 2026

    Antisipasi Penyebaran Nyamuk, LRT Jabodebek Lakukan Fogging di Sejumlah Area Operasional

    October 31, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    LRT Jabodebek Hadirkan Hiburan Musik Gratis di Stasiun, Perkaya Pengalaman Perjalanan Masyarakat

    November 1, 2026

    Dari Panggung Model Ke Layar Lebar : Tasya, Remaja Tuli Berprestasi Yang Menembus Dunia Perfilman

    November 1, 2026

    Penerbit KBM Kini Menjadi Rumah Para Penulis Nusantara: Usung Transparansi, Layanan Egaliter, dan Fasilitas Fantastis

    November 1, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.