suaranurani.com | JAKARTA PUSAT – Viral di media sosial unggahan warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat yang menjadi korban pencurian.
Melalui akun Instagram @novellaputri, ia mengunggah video rekaman CCTV yang menunjukkan detik-detik seorang pria masuk ke dalam rumahnya dan melancarkan aksi pencurian.
Unggahan viral tersebut kemudian memberikan tambahan informasi saat beberapa netizen mengetahui sosok pelaku.
Kekuatan Netizen jadi Intel Online
Usai video CCTV yang diunggahnya viral, pemilik akun mengunggah video lain berupa tangkapan layar pesan dari warganet.
Isi pesannya berupa pengakuan sejumlah netizen yang mengaku mengenal maling tersebut.
“Ketika kekuatan emak-emak dan netizen bersatu jadi intel online, tangkap DPO maling,” tulisnya dalam unggahan tersebut, dikutip pada Jumat, 3 April 2026.
“Kekuatan netizen bikin reels jadi viral dan muncul banyak pengakuan netizen yang mengarah ke terduga pelaku, tapi malingnya masih berkeliaran,” lanjutnya.
Dalam pesan tersebut, netizen menyebut bahwa maling tersebut adalah orang yang memiliki nama inisial J dan tinggal di daerah Bekasi Barat.
Pesan tersebut juga membeberkan bahwa J bukan kali pertama melakukan tindak pencurian, tapi sudah berulang kali hingga masuk penjara.
“Terduga pelaku juga residivis, kok nggak kapok-kapok ya,” imbuhnya.
Maling Diduga Baru Keluar dari Penjara
Isi di salah satu pesannya menyatakan bahwa J baru saja keluar dari rumah tahanan (Rutan) Salemba.
“Ini orang Bekasi Barat kak, awal tahun kemarin baru keluar dari Salemba, 2 bulan lalu maling motor juga. Setau saya posisinya sekarang di Kampung Bahari,” tulis pengirim pesan tersebut.
Hal serupa juga diungkap oleh pemilik akun Instagram @mhm****y di kolom komentar, “Tetangga gue motornya diambil sebelum puasa, kabur sejak itu. Nih orang juga baru keluar 3 bulan yang lalu dari kasus yang sama.
Kronologi Pencurian di Rumah Milik Korban
Kejadian tersebut dilakukan di musim libur Lebaran pada 26 Maret 2026 saat kondisi rumah sedang kosong.
Aksinya dimulai dengan membuka kunci pintu gerbang dan langsung mencongkel jendela.
Pelaku kemudian masuk ke dalam rumah selama kurang lebih 30 menit dan keluar lagi sambil membawa tas yang sudah terisi penuh.
Menurut keterangan pemilik rumah, saat itu ia sedang berada di kapal dari Bakauheni menuju Merak.
“Sebenarnya ada alarm, tapi ketahuannya 15 menit setelah kejadian. Qadarullahnya saya lagi di kapal Bakauheni-Merak otw Jakarta, mungkin gangguan sinyal dan biasanya notif masuk sama suara CCTV-nya besar,” ungkapnya.
Meski videonya sudah viral, pemilik rumah mengaku hingga kini maling belum ditangkap meski sudah melakukan laporan pada kepolisian.
“Saya sebagai ibu dua anak merasa terancam dan tidak aman terkait pelaku belum ditangkap. Sebagai ibu dua anak, waktu dan energi saya banyak terkuras sejak 26 Maret 2026,” tukasnya. (ist)

