Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Peraih Medali Porprov Tersingkir dari SPMB Jalur Prestasi, DPRD Kota Probolinggo Singgung Evaluasi Sistem Administrasi

    June 25, 2026

    Viral Penumpang Kereta Keluhkan Restorasi ‘Berubah’ jadi Working Space, Banyak Meja Dipakai untuk Membuka Laptop

    June 24, 2026

    Diduga 3 Tahun Aniaya Kekasih, Ini Kronologi Perilaku Sadis Taufik Hidayat yang Kini Mendekam di Sel Mapolda Jabar

    June 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Peraih Medali Porprov Tersingkir dari SPMB Jalur Prestasi, DPRD Kota Probolinggo Singgung Evaluasi Sistem Administrasi
    • Viral Penumpang Kereta Keluhkan Restorasi ‘Berubah’ jadi Working Space, Banyak Meja Dipakai untuk Membuka Laptop
    • Diduga 3 Tahun Aniaya Kekasih, Ini Kronologi Perilaku Sadis Taufik Hidayat yang Kini Mendekam di Sel Mapolda Jabar
    • Viral Warga Soreang Buat Video Klarifikasi, Ungkap Dirinya Bukan Pelaku Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung
    • Mikail Fajar Dwicaksono sang Alumni SMSR Yogyakarta yang Lolos SNBP 2026: Berbekal Karya ‘Fine Art’, Raih Mimpi ke ITB
    • Somerset Berlian Jakarta Perkuat Komitmen Sustainable Living Melalui Program Pengelolaan Minyak Jelantah Bersama TUKR
    • ParagonCorp Pilih 60 Pemimpin Perempuan untuk Women’s Space Mentorship Bootcamp Dari 3.894 Pendaftar
    • Inovasi Online Vessel Report TPS Membuahkan Penghargaan B2B Digital Customer Experience Innovation pada Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Ekbis
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Peristiwa»Kasus Campak di Indonesia: Viral Cerita Pilu Seorang Ibu hingga Kemenkes Pastikan Faskes Punya APD untuk Nakes
    Peristiwa

    Kasus Campak di Indonesia: Viral Cerita Pilu Seorang Ibu hingga Kemenkes Pastikan Faskes Punya APD untuk Nakes

    suaranuraniBy suaranuraniMarch 30, 2026No Comments303 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Viral cerita pilu orang tua anak yang terkena campak. (TikTok/dheaaputri_ - Instagram/kemenkes_ri)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | JAKARTA – Sebuah unggahan yang mengingatkan kewaspadaan tentang virus campak tengah viral di media sosial.

    Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @dheaaputri_, ia menceritakan pengalamannya saat menunggu anaknya yang terkena campak di ruang isolasi.

    “Campak tuh bener-bener jahat Ya Allah, udah banyak anak yang meninggal gara-gara campak dan sekarang anakku lagi berjuang sembuh dari virus ini,” tulisnya dalam video yang diunggah, dikutip pada Senin, 30 Maret 2026.

    Bagikan Cerita Pasien Balita Meninggal Dunia karena Campak

    Video yang kini sudah diputar lebih dari 2,8 juta kali penayangan itu hanya menunjukkan tiang infus dan gorden pemisah antar ranjang rumah sakit.

    Namun, suara yang terdengar adalah orang tua yang menangis histeris karena anaknya meninggal dunia akibat dari virus campak tersebut.

    “Innalillahi wainnailaihi rojiun, selamat jalan adek Arumi, bayi kecil usianya 3 bulan baru masuk ruang isolasi sore tadi tapi Allah lebih sayang kamu nak,” tulisnya dalam kolom caption.

    Tertular dari Anak Tetangga yang Baru Sembuh dari Campak

    Lebih lanjut, rupanya mendiang bayi tersebut diduga tertular dari tetangganya.

    Ibu sang bayi menjelaskan kepadanya bahwa anak tetangga sempat berkunjung ke rumah dan diduga tertular.

    “Sore tadi ibunya cerita ada anak tetangganya baru sembuh dari campak main ke rumah, ternyata nularin ke anaknya. Bener-bener jahat emang virus yang satu ini,” terangnya.

    “Denger suara tangisan orang tuanya bikin satu ruangan nangis,” sambungnya.

    Ingatkan Langsung Bawa Anak ke IGD jika Ruam Merah

    Unggahan di TikTok tersebut kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @pempek_mama_aya yang ikut berbagi pengalamannya.

    “Jangan anggap remeh penyakit campak. Jika anak demam tinggi, batuk, pilek, keluar ruam merah dari belakang telinga tolong segera ke IGD rumah sakit terdekat,” tulisnya pada bagian caption, dikutip pada Senin, 30 Maret 2026.

    Ia kemudian menceritakan bahwa anaknya langsung dibawa ke IGD meski orang-orang di sekitarnya menyarankan untuk menunggu sampai satu badan penuh ruam sebagai tanda kondisi yang akan segera membaik.

    “Jangan dianggap remeh ya ibu, daya tahan tubuh tiap anak itu berbeda dan ini bisa mematikan,” ungkapnya.

    “Kita bukan dokter jadi jangan semua penyakit dianggap remeh. Jangan banyak denger kata orang begini, begitu, minum ini, minum itu. Sekali lagi kita bukan dokter Bu, serahkan pada ahlinya dan bawa ke rumah sakit itu yang paling tepat,” tegasnya.

    Kondisi Penyakit Campak di Indonesia

    Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sendiri telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/1602/2026 tentang Kewaspadaan terhadap Penyakit Campak bagi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan.

    Langkah tersebut diambil menyusul meningkatnya kasus campak dan terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) di sejumlah daerah di Indonesia.

    Berdasarkan data hingga minggu ke-11 tahun 2026, tercatat sebanyak 58 Kasus Luar Biasa (KLB) campak di 39 kabupaten/kota yang tersebar di 14 provinsi.

    Jumlah kasus sempat mencapai 2.740 pada awal tahun, meskipun kini menunjukkan tren penurunan menjadi 177 kasus.

    SE tersebut juga berisi instruksi agar rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan.

    Beberapa hal yang diinstruksikan seperti, melakukan skrining dan triase dini, menyiapkan ruang isolasi, memastikan ketersediaan alat pelindung diri (APD), serta memperkuat sistem pengendalian infeksi.

    Sebelumnya, diberitakan bahwa seorang dokter internship berinisial AMW (25), yang tengah menjalani program internship di RSUD Pagelaran, Cianjur.

    AMW dinyatakan meninggal akibat campak dengan gangguan otak dan jantung setelah menjalani pemeriksaan di RSUD Cimacan. (ist)

    IGD isolasi virus campak
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Peraih Medali Porprov Tersingkir dari SPMB Jalur Prestasi, DPRD Kota Probolinggo Singgung Evaluasi Sistem Administrasi

    June 25, 2026

    Viral Penumpang Kereta Keluhkan Restorasi ‘Berubah’ jadi Working Space, Banyak Meja Dipakai untuk Membuka Laptop

    June 24, 2026

    Viral Warga Soreang Buat Video Klarifikasi, Ungkap Dirinya Bukan Pelaku Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung

    June 24, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    Imlek Lebih Berhoki! “Ember of Prosperity” Buffet Dinner Siap Meriahkan Midtown Residence Surabaya

    January 28, 2026784

    Perkuat Kolaborasi Dukung Ekosistem Logistik Jawa Timur, PT Terminal Teluk Lamong Gelar Forum Diskusi Bersama DPW ALFI/ILFA Jawa Timur

    June 12, 2026716

    Inovasi Online Vessel Report TPS Membuahkan Penghargaan B2B Digital Customer Experience Innovation pada Marketeers OMNI Brands of the Year 2026

    June 23, 2026703
    Don't Miss
    Peristiwa

    Peraih Medali Porprov Tersingkir dari SPMB Jalur Prestasi, DPRD Kota Probolinggo Singgung Evaluasi Sistem Administrasi

    By suaranuraniJune 25, 2026478

    suaranurani.com | PROBOLINGGO – Viral cerita atlet dayung asal Kota Probolinggo, Najwa Putri Ayu Pranita,…

    Viral Penumpang Kereta Keluhkan Restorasi ‘Berubah’ jadi Working Space, Banyak Meja Dipakai untuk Membuka Laptop

    June 24, 2026

    Diduga 3 Tahun Aniaya Kekasih, Ini Kronologi Perilaku Sadis Taufik Hidayat yang Kini Mendekam di Sel Mapolda Jabar

    June 24, 2026

    Viral Warga Soreang Buat Video Klarifikasi, Ungkap Dirinya Bukan Pelaku Kasus Penyekapan 3 Tahun di Bandung

    June 24, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Peraih Medali Porprov Tersingkir dari SPMB Jalur Prestasi, DPRD Kota Probolinggo Singgung Evaluasi Sistem Administrasi

    June 25, 2026

    Viral Penumpang Kereta Keluhkan Restorasi ‘Berubah’ jadi Working Space, Banyak Meja Dipakai untuk Membuka Laptop

    June 24, 2026

    Diduga 3 Tahun Aniaya Kekasih, Ini Kronologi Perilaku Sadis Taufik Hidayat yang Kini Mendekam di Sel Mapolda Jabar

    June 24, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    Imlek Lebih Berhoki! “Ember of Prosperity” Buffet Dinner Siap Meriahkan Midtown Residence Surabaya

    January 28, 2026784

    Perkuat Kolaborasi Dukung Ekosistem Logistik Jawa Timur, PT Terminal Teluk Lamong Gelar Forum Diskusi Bersama DPW ALFI/ILFA Jawa Timur

    June 12, 2026716
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.