suaranurani.com | GARUT – Sudah menjadi hal yang lumrah ketika musim Lebaran, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) membuat sistem one way di jalan.
Rekayasa lalu lintas dengan mengubah jalan dua arah menjadi satu arah untuk memecah volume dan kepadatan kendaraan itu dilakukan agar meningkatkan kelancaran.
Namun, sistem one way di Garut ini viral di media sosial karena para pemudik yang memaksa petugas untuk segera membuka jalur.
Pemudik Minta Jalur Dibuka
Video viral amarah pemudik karena jalur one way pertama kali diunggah oleh akun Instagram @naufalsukangonten dan dibagikan oleh @sekitargarut pada Senin, 23 Maret 2026.
Keluhan pemudik tersebut ketika warga terjebak kemacetan di kendaraan mereka karena sistem one way yang diberlakukan.
“Ratusan pengendara mengamuk akibat sistem one way yang dinilai tidak adil hingga macet total berjam-jam,” tulis keterangan dalam video tersebut.
Dalam video yang berdurasi 36 detik itu, tampak sejumlah pengendara yang turun ke jalan dan protes langsung kepada petugas.
Terlihat pula pengendara yang berusaha untuk membuka water barrier yang memblokade jalan agar kendaraan bisa lewat.
“Gantian dong Pak,” ujar salah satu pemudik yang ada di video itu.
Menilik dari informasi lainnya, peristiwa tersebut terjadi pada senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.
Warganet Ingatkan Pemudik untuk Bersabar karena One Way
Video yang sudah ditonton lebih dari 380 ribu kali penayangan itu telah mendapatkan respons dari pihak Satlantas Polres Garut.
Pihak Satlantas menyebut bahwa sistem one way diterapkan agar mengurai kepadatan dan mengantisipasi kemacertan berjam-jam yang mungkin terjadi.
Sementara itu, komentar warganet yang mencari lebih dari 1.300 balasan itu terlihat banyak mengingatkan warga untuk bersabar.
Beberapa komentar dari warganet seperti, “Kalau nggak di-one way, malah bisa jadi stuck macet parah,” tulis akun @ban****r
“One way itu supaya bisa gantian karean kondisi jalan nggak sanggup nampung banyak jalur mobil,” tulis akun @dha*****y
“Yang namanya one way itu emang berjam-jam dan yang diprioritaskan pasti arus kendaraannya yang padat,” tulis akun @uta***a
Di antara komentar warganet tersebut, ada salah satu yang membagikan komentar saat tiba-tiba kena tutup one way.
“Pernah dulu pas tutup di Puncak Bogor, mobil posisi ke dua dari depan. Mau nggak mau nunggu 2 jam baru di buka lagi. Nikmatin aja, mau marah-marah juga percuma,” tulis akun @sig****o (ist)

