suaranurani.com | SURABAYA – Hujan deras disertai angin kencang melanda Surabaya pada Senin, 2 Maret 2026.
Akibat dari cuaca ekstrem tersebut, satu petugas pembersih kaca yang sedang melakukan pembersihan di sebuah apartemen di kawasan Pakuwon Indah, Surabaya menjadi korban.
Gondola yang ia naiki bersama satu temannya yang lain terjebak di ketinggian 26 lantai karena terjebak hujan dan angin kencang.
Kronologi Peristiwa Gondola Terombang-ambing
Dalam unggahan Command Center 112 Surabaya, sekitar pukul 14.23 WIB mendapat laporan masuk tentang petugas pembersih kaca yang tersangkut saat sedang bekerja.
Video berdurasi 27 detik itu menunjukkan gondola yang terombang-ambing karena angin kencang saat hujan deras turun.
Selain itu, terlihat juga salah satu petugas yang tersangkut tali gondola dan beberapa kali terlihat membentur ke dinding apartemen.
“Waduh, ada orangnya itu,” ucap perekam video.
Satu Orang Dinyatakan Meninggal Dunia
Kabid Pemadam Kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut membuat satu orang meninggal dunia.
Bersama dengan aparat kepolisian, evakuasi dan proses identifikasi langsung dilakukan kepada korban meninggal dunia.
Sementara untuk korban selamat, menurut Rokhim dibawa ke RS William Booth Surabaya.
“Yang satu sudah terevakuasi, dibawa ke rumah sakit, Alhamdulillah kondisi masih sadar,” kata Rokhim.
Cuaca Cepat Berubah
Menilik dari kolom komentar, tak sedikit warganet yang mengungkapkan bahwa cuaca pada waktu tersebut berubah dengan cepat.
Beberapa kesaksian warganet mengenai cuaca hari ini di Surabaya seperti, “Anginnya mendadak, pas kejadian itu saya keluar rumah juga biasa tapi di tengah jalan anginnya langsung kencang,” tulis akun @and*****r
“Ini cuacanya berubah cukup cepat, tadi di jalan masih mendung tipis dan ada matahari. Nggak sampai 10 menit angin kencang dan mendung gelap banget langsung hujan deras,” tulis akun @alh*****t
Ia juga menambahkan bahwa perubahan cuaca yang cepat itu membuatnya tak sempat memakai jas hujan dan membuatnya basah.
“Anginnya memang ngeri banget tadi, semoga semuanya baik-baik saja,” tulis akun @cat*****2 (ist)

