Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    TTL Raih Penghargaan Transformasi Digital Terbaik dan Best CEO Dalam Anugerah BUMN Award 2026

    March 12, 2026

    PU Tuntut Ammar Zoni Dihukum 9 Tahun Penjara, Lihat Lagi soal Dugaan sang Artis Jual-Beli Narkoba di Rutan Sejak 2024

    March 12, 2026

    JPU Muhammad Arfian Akui Keliru usai Tuntut ABK Sea Dragon dengan Hukuman Mati, Sempat Kena Sentil DPR di RDPU

    March 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • TTL Raih Penghargaan Transformasi Digital Terbaik dan Best CEO Dalam Anugerah BUMN Award 2026
    • PU Tuntut Ammar Zoni Dihukum 9 Tahun Penjara, Lihat Lagi soal Dugaan sang Artis Jual-Beli Narkoba di Rutan Sejak 2024
    • JPU Muhammad Arfian Akui Keliru usai Tuntut ABK Sea Dragon dengan Hukuman Mati, Sempat Kena Sentil DPR di RDPU
    • Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Berencana Pasangan Sesama Jenis di Batam, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara
    • Abu Janda Dinilai Keliru Pahami Sejarah usai Sebut RI Tak Punya Utang Budi ke Palestina Setelah Masa Kemerdekaan 1945
    • Pilu Wanita yang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di KRL Bogor-Manggarai: Tangannya Masuk-masuk
    • Warga Purwodadi Ini Sempat Viralkan Menu MBG, Sebut Kritik Bukan untuk Menghujat tapi Demi Perbaikan
    • Sempat Bertemu Sehari Sebelum Meninggal, Enzy Storia Ungkap Vidi Aldiano Merespons Sahabat dengan Gerakan Tangan: Dia Tahu Aku Hadir Buat Dia
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Beranda
    • Berita
      • Politik Pemerintahan
      • Hukum & Kriminal
      • Ekbis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Hiburan
      • Musik
      • Film
      • Selebrita
    • Hotel
    • Gaya Hidup
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Parenting
      • Tips
    • Lain-Lain
      • Advertorial
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Beranda»Tasya Kamila Curhat Perjalanan Jadi Awardee LPDP: dari Duta Lingkungan Hidup hingga Ikut Proyek Desa di NTT
    Beranda

    Tasya Kamila Curhat Perjalanan Jadi Awardee LPDP: dari Duta Lingkungan Hidup hingga Ikut Proyek Desa di NTT

    suaranuraniBy suaranuraniFebruary 24, 2026No Comments453 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Menyoroti pernyataan artis Tasya Kamila terkait kontribusinya semasa menjadi alumni penerima beasiswa LPDP. (Instagram.com/@tasyakamila)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | JAKARTA – Sebagian publik di media sosial (medsos) tengah ramai membahas kontroversi penerima beasiswa (awardee) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas.

    Awardee LPDP itu sebelumnya ramai menuai kecaman warganet usai membagikan video bernarasikan ‘Cukup Aku WNI, Anakku Jangan’ yang sempat ramai di jagat medsos.

    Buntut dari postingan tersebut, Tyas beserta suaminya yang juga merupakan awardee LPDP masuk daftar hitam dalam kariernya di lingkungan pemerintah.

    Tak hanya Tyas, kini sebagian kalangan publik figur mendapat sorotan serupa terkhusus tentang kontribusi mereka semasa menjadi awardee LPDP.

    Salah satunya, mengarah pada artis kenamaan, Tasya Kamila yang juga merupakan alumni penerima beasiswa LPDP pada 8 tahun lalu.

    Tasya pada akhirnya mengunggah penjelasan di Instagram terkait sejumlah kontribusinya pada Selasa, 24 Februari 2026.

    Terlihat, unggahan itu bertajuk “Laporan Kontribusi sebagai Alumni Awardee LPDP”.

    “Buatku, kalian berhak bertanya soal ini,” tulis Tasya dalam unggahan Instagramnya, @tasyakamila, pada Selasa, 24 Februari 2026.

    “Sebagai sesama rakyat, yang membayar pajak, aku sangat mengerti bahwa teman-teman mau ‘investasi’ kita menghasilkan output yag baik buat bangsa,” imbuhnya.

    Lantas, apa saja hal-hal yang dibeberkan sang artis dalam laporan tersebut? Berikut ulasannya.

    Beasiswa Kuliah di AS

    Dalam unggahannya, Tasya mengenalkan dirinya sebagai penerima beasiswa LPDP untuk jenjang magister.

    Artis yang juga dikenal sebagai penyanyi cilik itu, menempuh studi Master of Public Administration in Energy and Environmental Policy di Columbia University, Amerika Serikat (AS) dan telah lulus pada 8 tahun lalu.

    Tasya mengatakan, alasan ia mengambil jurusan tersebut lantaran memiliki ketertarikan di bidang lingkungan hidup dan perumusan kebijakan publik.

    Hal itu, karena sejak tahun 2005 dirinya sudah mengemban tugas sebagai Duta Lingkungan Hidup.

    “Selain itu, aku punya cita-cita untuk menjadi menteri, setidaknya harus punya ilmu policymaking,” terang Tasya.

    “Tujuan kuliah yaitu memperoleh ilmu, skill, koneksi untuk bisa memanfaatkan platform sebagai figur publik agar bisa menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat,” bebernya.

    Proyek Desa Mandiri di NTT

    Selama masa studi, Tasya mengaku pernah aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk organisasi internasional, magang di Kementerian ESDM, hingga mengembangkan proyek Desa Mandiri Energi di Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    “Saat masa studi pun sudah berusaha berkontribusi untuk Indonesia dengan manfaatkan resource kampus untuk mengembangkan proyek Desa Mandiri Energi di NTT,” paparnya.

    Artis yang lulus tepat waktu dengan IPK 3.75 itu, lantas mengungkapkan kontribusinya selama masa bakti sebagai alumni awardee LPDP.

    Duta Lingkungan Hidup

    Setelah lulus, Tasya kembali ke Indonesia dan menjalani masa bakti sesuai kontrak LPDP dengan skema 2n+1 dari periode 2018 hingga 2023.

    “Berkomitmen pulang ke Indonesia pasca lulus dan menjalankan masa bakti sesuai ketentuan LPDP,” terangnya.

    Selain itu, Tasya mengungkapkan dirinya pernah menjadi jembatan antara pemerintah dan publik sebagai figur publik, sebagai Duta Lingkungan Hidup.

    “Aktif sebagai Duta Lingkungan Hidup bersama KLHK, terlibat dalam edukasi lingkungan (online & offline), hosting podcast, hingga menjadi Dewan Pertimbangan Kalpataru 2022,” sebutnya.

    “Bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk sosialisasi dan edukasi program pemerintah,” sambung Tasya.

    Kini Jadi Ibu Rumah Tangga

    Dalam pernyataannya, Tasya juga menyinggung statusnya yang saat ini menjadi ibu rumah tangga.

    Menurutnya, LPDP tidak menetapkan satu bentuk kontribusi yang baku setelah masa bakti selesai.

    Kontribusi bisa dilakukan dalam berbagai bentuk, selama tetap memberi manfaat bagi masyarakat dan Indonesia.

    “Siapa pun kita, memiliki tempat untuk bisa berkontribusi, asal kita mengusahakannya,” terang Tasya.

    “Termasuk kami, para ibu rumah tangga,” tandasnya. (ist)

    Awardee LPDP Laporan Kontribusi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Tasya Kamila
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    LPDP Beberkan Riwayat Studi DS usai Viral Postingan ‘Cukup Saya WNI, Anak Jangan’ di Jagat Medsos

    February 22, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    Disambut Antusias 5.500 Emak-Emak Pekerja PT Kareb Bojonegoro, Khofifah Dinobatkan Sebagai Ibunya Pekerja SKT

    September 13, 2024562

    Hadiah Istimewa di Bulan K3 Nasional, TTL Raih Penghargaan Zero Accident dan Pencegahan HIV-AIDS Di Tempat Kerja

    February 19, 2026556

    Kenang Kepergian Lula Lahfah, Keanu Agl Ungkap Rencana Liburan Bersama hingga Janjian Kejutan Ultah Dara Arafah

    January 25, 2026556
    Don't Miss
    Ekbis

    TTL Raih Penghargaan Transformasi Digital Terbaik dan Best CEO Dalam Anugerah BUMN Award 2026

    By suaranuraniMarch 12, 2026451

    suaranurani.com | SURABAYA – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional…

    PU Tuntut Ammar Zoni Dihukum 9 Tahun Penjara, Lihat Lagi soal Dugaan sang Artis Jual-Beli Narkoba di Rutan Sejak 2024

    March 12, 2026

    JPU Muhammad Arfian Akui Keliru usai Tuntut ABK Sea Dragon dengan Hukuman Mati, Sempat Kena Sentil DPR di RDPU

    March 12, 2026

    Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Berencana Pasangan Sesama Jenis di Batam, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

    March 12, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    TTL Raih Penghargaan Transformasi Digital Terbaik dan Best CEO Dalam Anugerah BUMN Award 2026

    March 12, 2026

    PU Tuntut Ammar Zoni Dihukum 9 Tahun Penjara, Lihat Lagi soal Dugaan sang Artis Jual-Beli Narkoba di Rutan Sejak 2024

    March 12, 2026

    JPU Muhammad Arfian Akui Keliru usai Tuntut ABK Sea Dragon dengan Hukuman Mati, Sempat Kena Sentil DPR di RDPU

    March 12, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    Disambut Antusias 5.500 Emak-Emak Pekerja PT Kareb Bojonegoro, Khofifah Dinobatkan Sebagai Ibunya Pekerja SKT

    September 13, 2024562

    Hadiah Istimewa di Bulan K3 Nasional, TTL Raih Penghargaan Zero Accident dan Pencegahan HIV-AIDS Di Tempat Kerja

    February 19, 2026556
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.