suaranurani.com | DENPASAR – Sebagian publik di media sosial (medsos) sempat dihebohkan dengan insiden pesawat Super Air Jet tujuan Denpasar yang alami delay selama 5 jam.
Sebelumnya, beredar video di linimasa media sosial (medsos) yang memperlihatkan seorang penumpang Super Air Jet tujuan Denpasar yang mengkritik keras pihak maskapai.
Penumpang tersebut diduga kecewa lantaran pesawat yang ditumpanginya tak kunjung mengudara setelah mengalami delay selama 5 jam.
Insiden yang terjadi pada Kamis, 13 Februari 2026 itu kini berujung dengan pemberian kompensasi dari pihak maskapai kepada para penumpangnya sebesar Rp300 ribu per orang.
Dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Minggu, 15 Februari 2026, disebutkan, kompensasi dinilai sebagai pengganti kerugian waktu setelah para penumpang Super Air Jet menunggu berjam-jam.
“Penumpang sempat menyampaikan protes dan meminta pertanggungjawaban atas keterlambatan tersebut,” demikian tertulis dalam postingan tersebut.
Berdasarkan laporan di lapangan, kompensasi tersebut diberikan setelah jadwal keberangkatan molor lebih dari 5 jam dari waktu semula pukul 16.55 WITA.
Kerugian Waktu dan Agenda yang Tertunda
Dalam postingan yang sama, diketahui salah satu penumpang, Hakim mengaku merasa kecewa karena adanya agenda penting yang terlewatkan atas insiden tersebut.
“Alhamdulillah sudah ada kompensasi, jadi sedikit lega. Tapi tetap saja kecewa karena acara penting saya terlewat,” ujar Hakim.
Sejumlah penumpang lainnya juga menyampaikan hal serupa.
Mereka menilai kompensasi yang diberikan cukup membantu, meski tidak sepenuhnya mengganti kerugian waktu dan agenda yang tertunda.
Maskapai Minta Maaf
Pihak Super Air Jet kini telah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Maskapai menyatakan pihaknya telah memberikan kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku dan memastikan penerbangan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
Penerbangan IU 721 akhirnya diberangkatkan pada malam hari setelah seluruh proses penanganan selesai.
Situasi di ruang tunggu yang sebelumnya sempat memanas berangsur kondusif setelah kepastian jadwal dan kompensasi diberikan kepada para penumpang.(ist)

