Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mohan Hazian Minta Maaf usai Viral Dugaan Pelecehan terhadap Talent Photoshoot, Akui Khilaf dan Siap Berbenah Diri

    February 10, 2026

    Jadi Runner Up AFC Futsal 2026, Timnas Indonesia Asuhan Hector Souto Tarik Perhatian Dunia usai Sukses Cetak Sejarah

    February 8, 2026

    Rumah Retak hingga Roboh, Lebih dari 2.000 Warga Jatinegara Tegal Kini Mengungsi Usai Bencana Tanah Bergerak: Kali Ini Memang Parah

    February 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Mohan Hazian Minta Maaf usai Viral Dugaan Pelecehan terhadap Talent Photoshoot, Akui Khilaf dan Siap Berbenah Diri
    • Jadi Runner Up AFC Futsal 2026, Timnas Indonesia Asuhan Hector Souto Tarik Perhatian Dunia usai Sukses Cetak Sejarah
    • Rumah Retak hingga Roboh, Lebih dari 2.000 Warga Jatinegara Tegal Kini Mengungsi Usai Bencana Tanah Bergerak: Kali Ini Memang Parah
    • Sudah Sampai di Tujuan tapi Koper Bagasi Tertinggal, Viral Penumpang Pesawat Luapkan Emosi di Bandara: Nggak Bener Ini
    • Awalnya Mau ke Kamar Mandi, Seorang Ibu di Bandung Diduga Hanyut usai Lantai Dapurnya Ambruk ke Sungai Cijagra
    • Seskab Teddy Pastikan Prabowo Hanya Pakai 1 Pesawat Kepresidenan ke Luar Negeri
    • Beredar Video Dugaan Cacahan Uang Kertas yang Berserakan di TPS Liar, Lahan Dilaporkan Milik Warga Asal Bekasi
    • Sempat Viral Kasus Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Bahan Spons, Mahfud MD Nilai Polri Sedang Dibedah Habis Warga
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Beranda
    • Berita
      • Politik Pemerintahan
      • Hukum & Kriminal
      • Ekbis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Hiburan
      • Musik
      • Film
      • Selebrita
    • Hotel
    • Gaya Hidup
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Parenting
      • Tips
    • Lain-Lain
      • Advertorial
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Berita»Sempat Viral Kasus Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Bahan Spons, Mahfud MD Nilai Polri Sedang Dibedah Habis Warga
    Berita

    Sempat Viral Kasus Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Bahan Spons, Mahfud MD Nilai Polri Sedang Dibedah Habis Warga

    suaranuraniBy suaranuraniFebruary 4, 2026No Comments325 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Menyoroti penuturan eks Menko Polhukam, Mahfud MD terkait kasus penjual es gabus hingga skandal suami bela istri sempat berujung tersangka. (Instagram.com/@mohmahfudmd)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | JAKARTA – Sebagian publik di Tanah Air sempat ramai menyoroti kasus viral yang dialami seorang penjual es gabus, Sudrajat yang dituduh memakai bahan spons pada barang dagangannya.

    Dalam kasus itu, oknum Polri dan TNI menjadi sorotan publik sebagai pihak yang terlalu cepat menuduhkan hal tersebut kepada sang penjual es gabus.

    Viralnya kasus tersebut berujung damai, setelah pihak Polri dan TNI meminta maaf kepada Sudrajat lantaran tuduhan terkait bahan spons itu terbukti tidak benar.

    Terkini, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD ikut menilai sorotan publik, terkhusus terhadap Polri saat ini yang berada pada titik yang serius.

    “Dalam situasi seperti ini, Polri sedang dibedah habis oleh masyarakat,” kata Mahfud sebagaimana dikutip dari Kanal YouTube pribadinya Mahfud MD Official, pada Rabu, 4 Februari 2026.

    Suami Bela Istri, tapi Sempat Berujung Tersangka

    Tak hanya terkait kasus penjual es gabus, Mahfud turut menyoroti kasus seorang suami asal Sleman, Hogi Minaya yang membela istrinya dari penjambret berujung tersangka.

    Kapolres Sleman, Edy Setyanto menjadi sosok anggota Polri yang menjadi sorotan, lantaran dinilai keliru dalam mengambil keputusan setelah insiden yang melibatkan 2 oknum penjambret tersebut meninggal dunia.

    Kini, Hogi dinyatakan bebas dari tuduhan tersangka yang ditetapkan Polres Sleman, setelah mendapatkan pembelaan dari berbagai pihak.

    Salah satu pembelaan itu, datang dari DPR RI yang melayangkan surat permintaan pemberhentian kasus Hogi ke Kejaksaan Negeri Sleman pada akhir Januari 2026 lalu.

    Berkaca dari hal itu, Mahfud menyoroti wacana reformasi Polri sudah lama digulirkan.

    Guru Besar Hukum Tata Negara itu mengaku geram melihat praktik penegakan hukum yang dinilai tidak masuk akal.

    “Kebrutalan dan kesewenang-wenangan itu masih saja terjadi,” ungkap Mahfud.

    Dalam kasus di Sleman itu, Mahfud menekankan, dalam hukum pidana tidak semua peristiwa yang berujung pada kematian otomatis bisa disebut pembunuhan.

    Mahfud MD: Bahaya Kalau Tak Viral, Tidak Ada Tindakan

    Berkaca dari sejumlah kasus yang sempat viral hingga melibatkan terkait penanganan Polri, Mahfud menyoroti hal tersebut telah menuai kemarahan publik.

    Mantan Menko Polhukam RI itu menyebut, hal yang berbahaya dapat terjadi apabila terdapat kasus yang viral, tetapi tidak ada tindakan dari Polri.

    “Bahaya kalau tidak viral, tidak ada tindakan,” terang Mahfud.

    Polri di Bawah Presiden atau Kementerian?

    Terkait reformasi Polri, Mahfud menyebut persoalan kekerasan aparat, pemerasan, hingga jual-beli perkara menjadi bagian penting yang tengah dibahas dalam Komisi Reformasi Polri.

    Mahfud menegaskan, praktik-praktik tersebut bukan isu baru dan catatannya sudah ada.

    Dalam hal ini, Mahfud menyinggung wacana penataan ulang posisi Polri, yang kini tengah ditentukan tetap berada langsung di bawah presiden atau ditempatkan di bawah kementerian tertentu.

    Kendati demikian, Guru Besar Hukum Tata Negara itu justru menilai penguatan Kompolnas sebagai pengawas eksternal dengan kewenangan eksekutorial.

    Hal itu, termasuk penugasan anggota Polri di jabatan sipil yang dinilai menjadi isu besar yang tengah dikaji serius.

    Mahfud menjelaskan, penguatan Kompolnas menjadi krusial agar pengawasan tidak lagi bersifat simbolik.

    “Itu justru baik bagi Polri sendiri dan bagi rakyat,” sebutnya.

    Di sisi lain, Mahfud menuturkan, tanpa pembenahan serius, kepercayaan publik akan terus tergerus, dan praktik-praktik lama berpotensi terus berulang.

    “Negara harus tetap berjalan, tapi koreksi tidak boleh berhenti,” tandasnya. (ist)

    es gabus Hogi Minaya Mahfud MD Sudrajat YouTube
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Seskab Teddy Pastikan Prabowo Hanya Pakai 1 Pesawat Kepresidenan ke Luar Negeri

    February 4, 2026

    Beredar Video Dugaan Cacahan Uang Kertas yang Berserakan di TPS Liar, Lahan Dilaporkan Milik Warga Asal Bekasi

    February 4, 2026

    Viral Guru Honorer Asal Blitar Ungkap Gaji Pertama di Tahun 2026, Sebut Sebagai Upaya Menyentil Pemerintah soal Kesejahteraan

    February 4, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,559

    Disambut Antusias 5.500 Emak-Emak Pekerja PT Kareb Bojonegoro, Khofifah Dinobatkan Sebagai Ibunya Pekerja SKT

    September 13, 2024562

    Kenang Kepergian Lula Lahfah, Keanu Agl Ungkap Rencana Liburan Bersama hingga Janjian Kejutan Ultah Dara Arafah

    January 25, 2026556

    Menikmati Panorama Lampu Kota Bekasi dari 360 Cafe & Lounge Aston Imperial Bekasi

    January 29, 2026526
    Don't Miss
    Selebrita

    Mohan Hazian Minta Maaf usai Viral Dugaan Pelecehan terhadap Talent Photoshoot, Akui Khilaf dan Siap Berbenah Diri

    By suaranuraniFebruary 10, 2026325

    suaranurani.com | JAKARTA – Sebagian publik di media sosial (medsos), sedang ramai menyoroti dugaan kasus…

    Jadi Runner Up AFC Futsal 2026, Timnas Indonesia Asuhan Hector Souto Tarik Perhatian Dunia usai Sukses Cetak Sejarah

    February 8, 2026

    Rumah Retak hingga Roboh, Lebih dari 2.000 Warga Jatinegara Tegal Kini Mengungsi Usai Bencana Tanah Bergerak: Kali Ini Memang Parah

    February 8, 2026

    Sudah Sampai di Tujuan tapi Koper Bagasi Tertinggal, Viral Penumpang Pesawat Luapkan Emosi di Bandara: Nggak Bener Ini

    February 4, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Mohan Hazian Minta Maaf usai Viral Dugaan Pelecehan terhadap Talent Photoshoot, Akui Khilaf dan Siap Berbenah Diri

    February 10, 2026

    Jadi Runner Up AFC Futsal 2026, Timnas Indonesia Asuhan Hector Souto Tarik Perhatian Dunia usai Sukses Cetak Sejarah

    February 8, 2026

    Rumah Retak hingga Roboh, Lebih dari 2.000 Warga Jatinegara Tegal Kini Mengungsi Usai Bencana Tanah Bergerak: Kali Ini Memang Parah

    February 8, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,559

    Disambut Antusias 5.500 Emak-Emak Pekerja PT Kareb Bojonegoro, Khofifah Dinobatkan Sebagai Ibunya Pekerja SKT

    September 13, 2024562

    Kenang Kepergian Lula Lahfah, Keanu Agl Ungkap Rencana Liburan Bersama hingga Janjian Kejutan Ultah Dara Arafah

    January 25, 2026556
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.