Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    67 Hari Berjibaku dengan Api Karhutla, Relawan di Kalbar Saling Berpelukan saat Hujan Akhirnya Tiba

    September 16, 2026

    Siapa Gus Arif? Orang Dekat Nusron Wahid yang Diduga Jadi Pengepul Duit Pertanahan di ATR/BPN

    September 16, 2026

    Terbalik di Perairan Jawa, Posisi KM Virgo Dinilai Berisiko hingga Tim Penyelam Tak Bisa Dipaksa Masuk

    September 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • 67 Hari Berjibaku dengan Api Karhutla, Relawan di Kalbar Saling Berpelukan saat Hujan Akhirnya Tiba
    • Siapa Gus Arif? Orang Dekat Nusron Wahid yang Diduga Jadi Pengepul Duit Pertanahan di ATR/BPN
    • Terbalik di Perairan Jawa, Posisi KM Virgo Dinilai Berisiko hingga Tim Penyelam Tak Bisa Dipaksa Masuk
    • Jejak Karier Purbaya Yudhi Sadewa di Lingkungan Istana RI, dari Stafsus hingga Kursi Menkeu RI
    • PT Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Budaya Integritas Dengan Sosialisasi WBS & Anti-Gratifikasi
    • Kapal Virgo Transport 8 Hilang di Laut Jawa: Kronologi, Jumlah Penumpang, hingga Lokasi Terakhir
    • Kebakaran Meluas hingga Area Kafe, Kawasan Wisata Bromo Ditutup Total
    • Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • Bogasari
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
      • Solusi Bangun Indonesia
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
      • Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Peristiwa»Viral Seorang Tour Guide Jelaskan Penyebab Air Sungai di Kalimantan Berwarna Hitam, Berujung Kritik Tajam
    Peristiwa

    Viral Seorang Tour Guide Jelaskan Penyebab Air Sungai di Kalimantan Berwarna Hitam, Berujung Kritik Tajam

    suaranuraniBy suaranuraniJanuary 13, 2026No Comments346 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Menyoroti penjelasan seorang tour guide di Kalimantan tentang sungai air hitam yang kini dinilai mulai tercemar oleh limbah tambang emas. (Instagram.com/@orangudeny)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | KALIMANTAN – Sedang hangat diperbincangkan di media sosial (medsos), tentang pernyataan tak terduga oleh seorang pemandu wisata atau tour guide di Kalimantan.

    Melalui unggahan Instagram pribadinya @orangudeny pada Senin, 12 Januari 2026, tour guide bernama Deny Priyatna, membagikan pengalamannya saat berwisata bersama para turis di sebuah hutan tropis Kalimantan.

    Pada momen itu, Deny mendapati pertanyaan dari salah seorang turis tentang keberadaan sungai air hitam di kawasan tersebut.

    “Mengapa sungainya tampak berwarna hitam?” tanya seorang turis.

    Pemandu wisata tersebut lantas membagikan cuplikan video secara terpisah yang menampilkan dirinya, untuk menjelaskan secara rinci tentang hal tersebut.

    “Bayangkan kamu berada di perahu hutan di Kalimantan,” terang Deny.

    “Tiba-tiba perahu melambat dan memperlihatkan sungai segelap kopi atau coca-cola,” imbuhnya.

    Air Paling Murni di Bumi

    Dalam unggahan yang sama, Deny menyebut sungai air hitam ini mengalir melalui hutan yang hijau dan cerah.

    “Kamu mungkin berpikir itu kotor, tapi sebenarnya itu air paling murni di bumi,” sebutnya.

    Hal tersebut, karena proses alami dari jutaan daun yang berguguran setiap hari di hutan Kalimantan itu.

    “Daun-daun itu mendarat di hutan rawa dan perlahan membusuk, sebagaimana air hujan mengalir melalui daun-daun ini,” terang Deny.

    Deny menjelaskan, dedaunan itu sebelumnya telah mengambil tanin atau asam humat, sebuah zat alami dari tumbuhan saat bercampur dengan air.

    Seperti Daun Teh yang Diseduh

    Deny lantas menguraikan penjelasan tentang perubahan air sungai tersebut dengan analogi sederhana.

    Tour guide di Kalimantan itu menyebut, proses penguraian warna dari tumbuhan ke air sungai itu seperti daun teh yang diseduh.

    “Baiklah jadi mari kita buat ini lebih mudah kita pahami,” ucap Deny.

    “Ini mirip dengan membuat teh, sehingga air sungai menjadi seperti itu,” terangnya.

    “Air sungai itu tidak berlumpur, sebenarnya sangat jernih. Ia menyerap sinar matahari, bukan memantulkannya,” sambung Deny.

    Kendati demikian, Deny menyoroti fenomena yang ia dapati kini, yaitu warna sungai itu yang terlihat cokelat, bukan hitam pekat sebagaimana berasal proses alaminya.

    Ironi yang Kini Terjadi

    Deny mengaku takjub saat sebelumnya pernah memasukkan air sungai hitam itu ke dalam sebuah botol bening.

    “Jika kalian menuangkan air sungai hitam ke dalam botol, itu akan tampak persis seperti teh atau coca-cola,” terangnya.

    Keindahan itu semakin nyata, saat Deny menunjukkan air di dalam botol itu tersinari matahari.

    “Jika kalian menyinari cahaya, itu akan menjadi indah dengan warna kuning keemasan,” terangnya.

    Meski begitu, Deny menutup pernyataan dalam videonya dengan menyinggung limbah akibat aktivitas tambang emas di Kalimantan.

    “Kalian tahu apa hal yang paling menyedihkan tentang ini?” tanya Deny.

    Deny menilai, aktivitas tambang itu telah mencemari keindahan sungai air hitam di wilayah tersebut.

    “Di Kalimantan banyak sungai air hitam telah berubah warna karena tambang emas,” ungkapnya.

    “Jadi, lain kali, jika kalian melihat sungai air hitam di hutan hujan tropis, harap diingat, itu sebenarnya tidak kotor,” tutup Deny. (ist)

    air hitam Deny Priyatna hutan rawa Kalimantan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    67 Hari Berjibaku dengan Api Karhutla, Relawan di Kalbar Saling Berpelukan saat Hujan Akhirnya Tiba

    September 16, 2026

    Terbalik di Perairan Jawa, Posisi KM Virgo Dinilai Berisiko hingga Tim Penyelam Tak Bisa Dipaksa Masuk

    September 16, 2026

    Kapal Virgo Transport 8 Hilang di Laut Jawa: Kronologi, Jumlah Penumpang, hingga Lokasi Terakhir

    September 13, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969

    Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala

    September 13, 2026861
    Don't Miss
    Peristiwa

    67 Hari Berjibaku dengan Api Karhutla, Relawan di Kalbar Saling Berpelukan saat Hujan Akhirnya Tiba

    By suaranuraniSeptember 16, 2026345

    suaranurani.com | KALIMANTAN BARAT – Beredar rekaman video di media sosial, yang memperlihatkan momen haru…

    Siapa Gus Arif? Orang Dekat Nusron Wahid yang Diduga Jadi Pengepul Duit Pertanahan di ATR/BPN

    September 16, 2026

    Terbalik di Perairan Jawa, Posisi KM Virgo Dinilai Berisiko hingga Tim Penyelam Tak Bisa Dipaksa Masuk

    September 16, 2026

    Jejak Karier Purbaya Yudhi Sadewa di Lingkungan Istana RI, dari Stafsus hingga Kursi Menkeu RI

    September 16, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    67 Hari Berjibaku dengan Api Karhutla, Relawan di Kalbar Saling Berpelukan saat Hujan Akhirnya Tiba

    September 16, 2026

    Siapa Gus Arif? Orang Dekat Nusron Wahid yang Diduga Jadi Pengepul Duit Pertanahan di ATR/BPN

    September 16, 2026

    Terbalik di Perairan Jawa, Posisi KM Virgo Dinilai Berisiko hingga Tim Penyelam Tak Bisa Dipaksa Masuk

    September 16, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.