Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Uang Rp17 Miliar Diklaim Lenyap, 4 Tahun Linawati Mencari Keadilan: Malah Di-Pingpong BTN?

    October 11, 2026

    Siap Kibarkan Merah Putih di Mandalika, Veda Ega Optimis Tampil Cepat dari Grid Ke-7

    October 11, 2026

    Nasabah BTN Klaim Uang Rp17 Miliar Lenyap, Pelaku Masuk Bui tapi Uang Masih Hilang

    October 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Uang Rp17 Miliar Diklaim Lenyap, 4 Tahun Linawati Mencari Keadilan: Malah Di-Pingpong BTN?
    • Siap Kibarkan Merah Putih di Mandalika, Veda Ega Optimis Tampil Cepat dari Grid Ke-7
    • Nasabah BTN Klaim Uang Rp17 Miliar Lenyap, Pelaku Masuk Bui tapi Uang Masih Hilang
    • Arus Peti Kemas TPS pada September 2026 Tetap Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal
    • Inovasi Biodrying RDF Antar Solusi Bangun Indonesia Raih ASEAN Energy Awards 2026 di Filipina
    • Lamong Cukur: Inovasi TJSL Dari PT Terminal Teluk Lamong
    • 8 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Betrand Peto Bantah Dugaan Kekerasan Seksual
    • Kronologi Turis Indonesia Viral di Nara Park Jepang, Terciduk Kamera Diduga Sedang Beri Plastik ke Rusa
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • Bogasari
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
      • Solusi Bangun Indonesia
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
      • Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Berita»Belum Ada Tersangka di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Mantan Pimpinan KPK: Publik dan Pencari Keadilan Dibuat Menunggu
    Berita

    Belum Ada Tersangka di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji, Mantan Pimpinan KPK: Publik dan Pencari Keadilan Dibuat Menunggu

    suaranuraniBy suaranuraniDecember 29, 2025No Comments380 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Mantan pimpinan KPK, Bambang Widjojanto soroti lamanya penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji. (YouTube Bambang Widjojanto)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | JAKARTA – Kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2024 saat ini masih terus diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Berbagai pihak mulai dari mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, pengusaha travel, hingga ustaz kondang Khalid Basalamah pun telah dipanggil untuk memberikan keterangan.

    Namun, hingga saat ini, KPK belum mengeluarkan nama yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tersebut.

    Menyoroti lamanya waktu penanganan kasus tersebut, mantan pimpinan KPK periode 2011-2015, Bambang Widjojanto, menyatakan bahwa ada kebijakan yang berbeda di lembaga antirasuah itu.

    “Dulu itu, tidak akan mungkin menyatakan proses penyidikan dilakukan tanpa menyebut tersangka,” ucap Bambang dalam podcast yang diunggah di kanal YouTube Bambang Widjojanto pada Minggu, 28 Desember 2025.

    “Jadi, begitu ada peningkatan status dari penyelidikan ke penyidikan, maka tersangka sudah harus ditetapkan,” lanjutnya.

    Menurutnya, publik dibuat menunggu dan ada ketidakpastian yang timbul ketika kasus sudah naik ke tahap penyidikan tapi belum ada tersangka yang ditetapkan.

    “Apakah kebijakan seperti ini mau diteruskan? Karena ternyata publik, pencari keadilan, dibikin menunggu-nunggu dan dibuat tidak pasti apakah seseorang atau proses penyidikan belum ada tersangkanya,” terangnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga mengungkapkan ada beberapa hal menarik yang mengikuti perjalanan kasus dugaan korupsi kuota haji.

    Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Terungkap dari DPR

    Bambang mengatakan bahwa kasus kuota haji tersebut terbongkar dari DPR.

    “Ada skandal politik yang menjadi awal karena ada begitu banyak atau hebat DPR bertarung dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan di situ Presiden Joko Widodo disebut-sebut,” ucapnya.

    “(Jokowi) Dipakai pada saat itu bahwa kasus ini karena kebijakan Presiden Jokowi,” lanjutnya.

    Menyeret Ormas Islam Terbesar di Indonesia

    Pendiri Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) itu juga menyebutkan bahwa dugaan korupsi telah menyeret salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia

    “Itu kemudian sebagiannya diduga mempengaruhi apa yang terjadi hari ini, bukan hanya soal isu tambangnya,” tambahnya.

    “Bukan intervensi, itu menjadi penyebab karena kemudian ditarik-tarik juga tuh isu ini ke salah satu organisasi Islam terbesar,”sambungnya.

    Banyak Pihak Dimintai Keterangan oleh KPK

    Bambang lantas menyoroti sejumlah pihak yang telah dipanggil oleh KPK terkait kasus kuota haji.

    “Ratusan biro umrah travel, umrah haji, beberapa nama kondang juga disebut. Kalau masih ingat ada Khalid Basalamah. Jadi, kasus ini dapat perhatian publik dan jadi spotlight,” kata Bambang lagi.

    Mengingat dalam beberapa bulan ke depan akan masuk Idul Adha dan masa haji, Bambang mengatakan bahwa kasus tersebut akan makin menarik perhatian masyarakat.

    “Kalau sampai kasus ini tidak bisa dibongkar, masa sudah setahun lebih, mau menjelang Idul Adha belum selesai juga?” tuturnya.

    Pelanggaran Pembagian Kuota Jadi Akar Dugaan Korupsi

    Kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 ini bermula dari tambahan kuota yang diberikan Arab Saudi sejumlah 20.000.

    Menurut aturan Undang-Undang kuota tambahan harusnya dialokasikan 92 persen untuk jemaah reguler dan 8 persen untuk jemaah khusus.

    Persoalan pembagian kuota tersebut tercantum dalam Pasal 64 ayat 2 Undang Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

    Dalam realisasinya, kuota yang diberikan kemudian menjadi 50:50 hingga ada ada dugaan aliran dana untuk mempercepat keberangkatan haji. (ist)

    Bambang Widjojanto korupsi kuota haji 2024 mantan Menag Ormas Islam
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Gibran Tak Mengundurkan Diri, PDIP Sebut DPR Harus Tindak Lanjuti Putusan MK

    October 9, 2026

    Anies dan Mahfud Kompak Unggah Pertemuan di Jogja, Ada Kenangan tentang Rasyid Baswedan

    October 5, 2026

    Anies Sambangi Rumah Ganjar, Momen Dua Eks Capres Ini Jadi Sorotan

    October 5, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969

    Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo

    October 8, 2026896
    Don't Miss
    Hukum & Kriminal

    Uang Rp17 Miliar Diklaim Lenyap, 4 Tahun Linawati Mencari Keadilan: Malah Di-Pingpong BTN?

    By suaranuraniOctober 11, 2026666

    suaranurani.com | JAKARTA – Bayangkan memiliki simpanan hingga belasan miliar rupiah, tetapi suatu hari mendapati…

    Siap Kibarkan Merah Putih di Mandalika, Veda Ega Optimis Tampil Cepat dari Grid Ke-7

    October 11, 2026

    Nasabah BTN Klaim Uang Rp17 Miliar Lenyap, Pelaku Masuk Bui tapi Uang Masih Hilang

    October 11, 2026

    Arus Peti Kemas TPS pada September 2026 Tetap Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal

    October 11, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Uang Rp17 Miliar Diklaim Lenyap, 4 Tahun Linawati Mencari Keadilan: Malah Di-Pingpong BTN?

    October 11, 2026

    Siap Kibarkan Merah Putih di Mandalika, Veda Ega Optimis Tampil Cepat dari Grid Ke-7

    October 11, 2026

    Nasabah BTN Klaim Uang Rp17 Miliar Lenyap, Pelaku Masuk Bui tapi Uang Masih Hilang

    October 11, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.