Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Layanan SCJX X-Press Feeders Masuk TPK Teluk Lamong, Perkuat Akses Perdagangan Surabaya-Tiongkok

    June 3, 2026

    Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan Sistem Manajemen Mutu Berbasis ISO 9001:2015 di TPS

    June 3, 2026

    Update Kasus Hanania Travel: Ratusan Lembar Visa Jemaah jadi Barbuk hingga Potensi Panggil Selebgram yang Endorse Paket Umrah

    June 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Layanan SCJX X-Press Feeders Masuk TPK Teluk Lamong, Perkuat Akses Perdagangan Surabaya-Tiongkok
    • Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan Sistem Manajemen Mutu Berbasis ISO 9001:2015 di TPS
    • Update Kasus Hanania Travel: Ratusan Lembar Visa Jemaah jadi Barbuk hingga Potensi Panggil Selebgram yang Endorse Paket Umrah
    • Kronologi Kasus Mahasiswa PNJ yang Ketahuan Ciuman dengan Pasangan Sesama Jenis: dari Video Viral hingga Sikap Kampus yang Bakal Tindak Tegas
    • Prabowo Rombak Pimpinan BGN, Dadan Hindayana Digantikan Nanik S Deyang
    • Insiden Kebakaran Besar Landa Permukiman Semi Permanen di Kemayoran, Berhasil Padam Setelah 7 Jam Operasi Damkar
    • Tanggapi Kritik soal Kunker Prabowo, Seskab Teddy Beberkan Alasan RI Harus Panen Hubungan Baik dengan Negara Lain
    • AMBARASA NUSANTARA: Aroma, Arca dan Jejak Peradaban Pameran Tunggal Putu Wardhani di Soga Too – Titik Koma, Malang
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Ekbis
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Peristiwa»48 Rumah Roboh Imbas Insiden Longsor di Banjarnegara, Proses Evakuasi Dibayangi Runtuhan Susulan Akibat Hujan
    Peristiwa

    48 Rumah Roboh Imbas Insiden Longsor di Banjarnegara, Proses Evakuasi Dibayangi Runtuhan Susulan Akibat Hujan

    suaranuraniBy suaranuraniNovember 21, 2025No Comments264 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Menyoroti fakta terkini terkait insiden longsor yang terjadi di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. (X.com/@KemenPU)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | BANJARNEGARA – Sebagian publik Tanah Air tengah ramai menyoroti insiden longsor yang melanda Desa Pandanarum di Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Kamis, 20 November 2025.

    Sebelumnya diketahui, kekuatan longsoran di desa tersebut, menyapu permukiman warga dan menyisakan kerusakan berat.

    Hingga Jumat, 21 November 2025 pukul 09.00 WIB, jumlah korban tewas dilaporkan mencapai 10 orang.

    Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan perkembangan terbaru proses evakuasi.

    Abdul Muhari menjelaskan, situasi di lokasi bencana masih penuh ketidakpastian. Tim penyelamat mencatat ada 18 warga yang diduga masih hilang.

    “Atas penemuan ini, jumlah korban meninggal dunia menjadi 10 orang, sementara 18 orang masih dalam pencarian,” kata Abdul Muhari dalam keterangan resminya, pada Jumat, 21 November 2025.

    Di sisi lain, Rasa cemas menggelayuti keluarga korban yang terus menunggu kabar dari proses pencarian yang berlangsung di 3 sektor berbeda.

    Kerusakan fisik di desa itu juga sangat besar. Puluhan rumah roboh dan ratusan lainnya terdampak. Ribuan warga terpaksa mengungsi ke sejumlah titik yang disiapkan pemerintah daerah.

    Terlihat, suasana posko dipenuhi rasa takut dan trauma, terutama bagi mereka yang menyaksikan langsung amukan tanah dari lereng yang jebol.

    Menurut data awal yang dihimpun, hingga Kamis malam, bencana ini menyebabkan 7 warga terluka, 48 rumah roboh atau hilang, 195 rumah terdampak, dan total pengungsi mencapai 934 jiwa.

    Lantas, bagaimana fakta terkini terkait proses evakuasi para korban longsor di Banjarnegara? Berikut ulasan selengkapnya.

    Upaya Pencarian dan Kendala di Lapangan

    Operasi pencarian masih berlangsung dengan pengerahan sekitar 700 personel gabungan.

    Mereka terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan dan berbagai unsur pendukung lain. Pencarian dilakukan dengan peralatan seperti alkon, anjing pelacak, dan dukungan alat berat.

    Abdul Muhari menjelaskan, medan pencarian sangat menantang karena longsoran masih labil dan hujan terus mengguyur wilayah itu.

    “Ada potensi longsor susulan akibat hujan, kubangan air di area longsoran, serta aliran mata air yang terus mengalir, sehingga memperlambat proses evakuasi,” ujarnya.

    Untuk mengurangi risiko, tim gabungan menjalankan operasi modifikasi cuaca dan membuat jalur pembuangan air agar area longsoran tidak semakin jenuh.

    Terdapat pula, 12 unit excavator serta 12 alkon dikerahkan untuk mempercepat pembukaan jalur material.

    Evakuasi Dibayangi Ancaman Susulan

    Kerusakan akibat longsor meluas hingga ke permukiman yang berada di radius beberapa ratus meter dari titik amblasnya lereng.

    Banyak rumah tertimbun material lumpur tebal. Warga yang selamat mengisahkan bagaimana mereka harus berlari meninggalkan rumah tanpa sempat menyelamatkan barang.

    Terkait hal itu, Abdul Muhari menegaskan bahwa situasi di lapangan masih sangat dinamis akibat risiko hujan lebat.

    “Untuk mengurangi risiko, BNPB bersama lintas instansi melakukan operasi modifikasi cuaca serta menyiapkan aliran agar air dapat mengalir langsung ke sungai,” ungkapnya.

    Cerita Pilu Korban yang Berlarian ke Hutan

    Di tengah upaya penyelamatan, kisah para penyintas menggambarkan detik-detik bencana berlangsung begitu cepat.

    Saat itu, suara gemuruh besar menjadi tanda bahaya pertama bagi warga setempat.

    Sumarti, salah satu warga yang selamat, masih menitikkan air mata saat mengenang kejadian itu.

    “Waktu kejadian itu terdengar suara gemuruh. Beberapa warga memastikan kondisi daerah atas. Tapi ternyata longsor itu membesar, saya pun lari menyelamatkan diri,” katanya di tempat pengungsian pada Senin, 17 November 2025 malam.

    Korban insiden longsor di Desa Pandanarum itu menceritakan, awalnya warga berlari ke arah makam dusun untuk menghindari jalur longsor.

    Kendati demikian, kondisi semakin memburuk sehingga mereka terpaksa melarikan diri lebih jauh menuju hutan.

    “Setelah sampai di hutan, kami dijemput oleh petugas. Lalu dibawa ke puskesmas dan kemudian di posko pengungsian,” ujar Sumarti. (ist)

    Banjarnegara Basarnas BNPB longsor
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Insiden Kebakaran Besar Landa Permukiman Semi Permanen di Kemayoran, Berhasil Padam Setelah 7 Jam Operasi Damkar

    June 2, 2026

    Momen KRL Duri-Tangerang Didorong Kereta Lain, Viral Insiden Mogok di Tengah Perjalanan

    May 28, 2026

    Viral Salat Idul Adha di Lapangan Garung Wonosobo, Terungkap Parkiran Mobil Full Sejak Malam Sebelumnya

    May 28, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    SDM Andal Siap Dukung Transformasi Melalui Pelatihan CTO Di Terminal Petikemas Berlian

    April 4, 2026665

    Angkat Tema Visit Malaysia 2026, Tourism Malaysia Gelar Misi Promosi Pariwisata di Tiga Kota Besar Indonesia

    April 24, 2026660

    Siksaan Tentara Israel terhadap Relawan GSF usai Kamera di Kapal Mati: Terjadi Penembakan untuk Takuti Mental

    May 26, 2026659
    Don't Miss
    Ekbis

    Layanan SCJX X-Press Feeders Masuk TPK Teluk Lamong, Perkuat Akses Perdagangan Surabaya-Tiongkok

    By suaranuraniJune 3, 2026427

    suaranurani.com | SURABAYA – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) kembali memperkuat konektivitas pelayaran internasional dengan…

    Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan Sistem Manajemen Mutu Berbasis ISO 9001:2015 di TPS

    June 3, 2026

    Update Kasus Hanania Travel: Ratusan Lembar Visa Jemaah jadi Barbuk hingga Potensi Panggil Selebgram yang Endorse Paket Umrah

    June 3, 2026

    Kronologi Kasus Mahasiswa PNJ yang Ketahuan Ciuman dengan Pasangan Sesama Jenis: dari Video Viral hingga Sikap Kampus yang Bakal Tindak Tegas

    June 3, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Layanan SCJX X-Press Feeders Masuk TPK Teluk Lamong, Perkuat Akses Perdagangan Surabaya-Tiongkok

    June 3, 2026

    Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan Sistem Manajemen Mutu Berbasis ISO 9001:2015 di TPS

    June 3, 2026

    Update Kasus Hanania Travel: Ratusan Lembar Visa Jemaah jadi Barbuk hingga Potensi Panggil Selebgram yang Endorse Paket Umrah

    June 3, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    SDM Andal Siap Dukung Transformasi Melalui Pelatihan CTO Di Terminal Petikemas Berlian

    April 4, 2026665

    Angkat Tema Visit Malaysia 2026, Tourism Malaysia Gelar Misi Promosi Pariwisata di Tiga Kota Besar Indonesia

    April 24, 2026660
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.