Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Terbalik di Perairan Jawa, Posisi KM Virgo Dinilai Berisiko hingga Tim Penyelam Tak Bisa Dipaksa Masuk

    September 16, 2026

    Jejak Karier Purbaya Yudhi Sadewa di Lingkungan Istana RI, dari Stafsus hingga Kursi Menkeu RI

    September 16, 2026

    PT Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Budaya Integritas Dengan Sosialisasi WBS & Anti-Gratifikasi

    September 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Terbalik di Perairan Jawa, Posisi KM Virgo Dinilai Berisiko hingga Tim Penyelam Tak Bisa Dipaksa Masuk
    • Jejak Karier Purbaya Yudhi Sadewa di Lingkungan Istana RI, dari Stafsus hingga Kursi Menkeu RI
    • PT Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Budaya Integritas Dengan Sosialisasi WBS & Anti-Gratifikasi
    • Kapal Virgo Transport 8 Hilang di Laut Jawa: Kronologi, Jumlah Penumpang, hingga Lokasi Terakhir
    • Kebakaran Meluas hingga Area Kafe, Kawasan Wisata Bromo Ditutup Total
    • Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala
    • Peringati Bulan Pelanggan, TPS Perkuat Pemahaman Proses Impor melalui Sosialisasi Bisnis Operasional Bersama GINSI Jawa Timur
    • Kronologi Mobil Listrik Ioniq 6 Terbakar usai Tabrak Separator, Picu Kemacetan di Slipi Jakbar
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • Bogasari
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
      • Solusi Bangun Indonesia
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
      • Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Peristiwa»Hari ke-4 Pencarian Korban Longsor di Cilacap: 11 Orang Diduga Masih Tertimbun Reruntuhan Material
    Peristiwa

    Hari ke-4 Pencarian Korban Longsor di Cilacap: 11 Orang Diduga Masih Tertimbun Reruntuhan Material

    suaranuraniBy suaranuraniNovember 17, 2025No Comments254 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Menyoroti fakta terkini proses evakuasi korban bencana longsor di Majenang, Cilacap, pada Minggu, 16 November 2025. (Dok. Pemprov Jateng)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | CILACAP – Pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) kembali menunjukkan perkembangan baru, pada Minggu, 16 November 2025.

    Tim SAR gabungan menemukan 1 orang korban perempuan pada Minggu siang, sementara 11 orang lainnya masih diduga tertimbun material longsor.

    Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah, menuturkan jasad korban ditemukan di kawasan Worksite A-2 Dusun Cibuyut.

    “Korban ditemukan pukul 12.03 WIB di area Worksite A-2. Teridentifikasi bernama Kasrinah berusia 47 tahun,” ujar Abdullah kepada wartawan di lokasi kejadian, Cilacap, pada Minggu, 16 November 2025.

    Abdullah menambahkan, masih ada 3 korban lain yang belum ditemukan di sektor yang sama.

    Hingga kini, hari pencarian telah memasuki hari ke-4 dan tim terus melakukan penyesuaian strategi untuk mempercepat proses evakuasi.

    Perubahan Strategi di Pencarian Hari ke-4

    Basarnas sebelumnya menjelaskan, operasi dibagi dalam dua sektor, yaitu sektor A dan sektor B.

    Meski begitu, kondisi lapangan yang dinamis membuat tim harus menyesuaikan metode di beberapa titik.

    4 orang korban sebelumnya, yang ditemukan pada hari-hari pertama pencarian, seluruhnya berada dalam kondisi meninggal dunia.

    Salah satu tantangan terbesar adalah cuaca. Hujan yang turun hampir setiap hari membuat pergerakan alat berat terbatas dan medan menjadi lebih licin.

    BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca

    Terkini, untuk mengatasi kendala hujan, BNPB mengerahkan operasi modifikasi cuaca.

    Secara terpisah, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan menjelaskan langkah tersebut dilakukan untuk memberi ruang bagi tim SAR bekerja lebih optimal.

    “Modifikasi cuaca sudah dilakukan hari ini. Kami berharap bisa berhasil ya, karena ini tergantung angin,” kata Budi saat meninjau lokasi kejadian, Cilacap, pada Minggu, 16 November 2025.

    Budi menuturkan, ahli dari BMKG ikut berada dalam pesawat untuk mengidentifikasi awan.

    “Kalau anginnya sesuai prediksi BMKG saya yakin hujan tidak akan turun. Kalau turun paling rintik. Tapi kalau anginnya di luar prediksi ya hujan tetap bisa turun,” jelasnya.

    Terkait insiden ini, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menegaskan koordinasi terus dilakukan agar pencarian tidak terhambat.

    “Sudah diminta untuk modifikasi cuaca dan sudah dilakukan oleh BNPB,” ujarnya saat memimpin rapat evaluasi di Posko Lapangan Desa Cibeunying, Cilacap, Jateng, pada hari yang sama.

    Kendala Cuaca Batasi Durasi Pencarian

    Kalakhar BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan menjelaskan, pencarian hanya bisa dilakukan sampai 18.00 WIB setiap harinya.

    “Waktunya hanya bisa dimulai pukul 6 pagi sampai 6 sore. Ini karena cuaca yang jadi kendala di hari-hari ini,” ucap Bergas dalam keterangan resminya, pada Minggu, 16 November 2025.

    Ia menyebutkan, hingga kini sudah 11 korban ditemukan, sementara sekitar 10 orang lainnya masih dicari.

    “Update temuan terbaru masih menunggu rilis resmi dari Basarnas,” terang Bergas.

    BMKG Jelaskan Penyebab Lereng Menjadi Rentan

    Di lain pihak, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya rangkaian hujan berintensitas tinggi yang turun di wilayah Cilacap beberapa hari sebelum longsor terjadi.

    Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, memberikan penjelasan rinci mengenai kondisi tersebut.

    “Rangkaian hujan membuat kondisi tanah semakin basah dan lereng menjadi lebih rentan terhadap pergerakan,” tutur Guswanto dalam keterangan resminya, pada Sabtu, 15 November 2025.

    Ia memaparkan, Pos Hujan Majenang mencatat curah hujan mencapai 98 koma 4 milimeter dan 68 milimeter per hari pada 10 dan 11 November 2025.

    Setelahnya, wilayah tersebut masih diguyur hujan ringan yang membuat kadar air dalam tanah tetap tinggi.

    Selain itu, lanjut Guswanto, fenomena atmosfer seperti MJO yang melintas dan adanya pusaran angin di perairan barat Lampung hingga selatan Bali memperkuat pembentukan awan hujan.

    “Kondisi atmosfer tersebut mendorong terbentuknya awan konvektif yang dapat menimbulkan hujan sedang hingga lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang,” tandasnya.(ist)

    Basarnas BMKG Cilacap Gubernur Jawa Tengah korban
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Terbalik di Perairan Jawa, Posisi KM Virgo Dinilai Berisiko hingga Tim Penyelam Tak Bisa Dipaksa Masuk

    September 16, 2026

    Kapal Virgo Transport 8 Hilang di Laut Jawa: Kronologi, Jumlah Penumpang, hingga Lokasi Terakhir

    September 13, 2026

    Kebakaran Meluas hingga Area Kafe, Kawasan Wisata Bromo Ditutup Total

    September 13, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969

    Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala

    September 13, 2026861
    Don't Miss
    Peristiwa

    Terbalik di Perairan Jawa, Posisi KM Virgo Dinilai Berisiko hingga Tim Penyelam Tak Bisa Dipaksa Masuk

    By suaranuraniSeptember 16, 2026574

    suaranurani.com | BANJARMASIN – Proses evakuasi korban kecelakaan kapal feri penumpang KM Virgo Transport 8…

    Jejak Karier Purbaya Yudhi Sadewa di Lingkungan Istana RI, dari Stafsus hingga Kursi Menkeu RI

    September 16, 2026

    PT Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Budaya Integritas Dengan Sosialisasi WBS & Anti-Gratifikasi

    September 13, 2026

    Kapal Virgo Transport 8 Hilang di Laut Jawa: Kronologi, Jumlah Penumpang, hingga Lokasi Terakhir

    September 13, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Terbalik di Perairan Jawa, Posisi KM Virgo Dinilai Berisiko hingga Tim Penyelam Tak Bisa Dipaksa Masuk

    September 16, 2026

    Jejak Karier Purbaya Yudhi Sadewa di Lingkungan Istana RI, dari Stafsus hingga Kursi Menkeu RI

    September 16, 2026

    PT Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Budaya Integritas Dengan Sosialisasi WBS & Anti-Gratifikasi

    September 13, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.