Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Terminal Teluk Lamong Fasilitasi Transfer Ilmu Budidaya Kepiting Soka Antar Kelompok Nelayan Kota Surabaya

    January 13, 2026

    Tali Sudah Lepas dan Tinggal Berangkat, Pelayaran Kapal di Kupang Ini Justru Ditunda Gegara Ada Anak Nangis Mencari Bapaknya

    January 13, 2026

    Beda dengan Patrick Kluivert, Gaya Main John Herdman Disebut Cenderung Lebih Fleksibel dan Sering Eksperimen Taktik di Lapangan

    January 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Terminal Teluk Lamong Fasilitasi Transfer Ilmu Budidaya Kepiting Soka Antar Kelompok Nelayan Kota Surabaya
    • Tali Sudah Lepas dan Tinggal Berangkat, Pelayaran Kapal di Kupang Ini Justru Ditunda Gegara Ada Anak Nangis Mencari Bapaknya
    • Beda dengan Patrick Kluivert, Gaya Main John Herdman Disebut Cenderung Lebih Fleksibel dan Sering Eksperimen Taktik di Lapangan
    • Viral Seorang Tour Guide Jelaskan Penyebab Air Sungai di Kalimantan Berwarna Hitam, Berujung Kritik Tajam
    • Munculnya Sinkhole Bikin Geger Warga di Sumbar, Ada yang Bawa Galon untuk Diisi dan Dibawa Pulang
    • Bukan soal Laporan Dugaan Penistaan Agama di Mens Rea, Abraham Samad Justru Cemaskan Pandji Pragiwaksono Terjerat Hal Ini
    • Sempat Viral Relawan Kemenkes Berompi Biru Disangka Tim Medis dari Malaysia, Menkes Budi Blak-blakan Curhat Tiket Pesawat ke Aceh Mahal
    • Pandji Pragiwaksono Ngaku Ogah Singgung Anies Baswedan di Mens Rea, Lihat Lagi saat Eks Gubernur DKI Itu Sempat Digeruduk Warganet
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Beranda
    • Berita
      • Politik Pemerintahan
      • Hukum & Kriminal
      • Ekbis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Hiburan
      • Musik
      • Film
      • Selebrita
    • Hotel
    • Gaya Hidup
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Parenting
      • Tips
    • Lain-Lain
      • Advertorial
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Film»Navigating Stories: dari Asmara Abigail hingga Sineas Muda Dunia di CFF 2025
    Film

    Navigating Stories: dari Asmara Abigail hingga Sineas Muda Dunia di CFF 2025

    suaranuraniBy suaranuraniMay 31, 2025No Comments251 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Navigating Stories: dari Asmara Abigail hingga Sineas Muda Dunia di CFF 2025 (foto : ist)
    Navigating Stories: dari Asmara Abigail hingga Sineas Muda Dunia di CFF 2025 (foto : ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | SURABAYA – Sorotan utama hari keempat 4th Ciputra Film Festival 2025 jatuh pada Expert Session bertajuk “From Script To Screen: Navigating Actress Journey” bersama aktris ternama Asmara Abigail, yang berlangsung di Dian Auditorium, Universitas Ciputra Surabaya. Sesi ini menarik antusiasme peserta dari kalangan pelajar film, mahasiswa, dan penggiat industri kreatif yang ingin memahami lebih dalam perjalanan dan tantangan dunia akting dari perspektif profesional.

    Bintang dari film-film seperti Perempuan Tanah Jahanam dan Pengabdi Setan 1-2 ini, membagikan kisahnya memulai dari figuran, saat rumahnya dijadikan lokasi syuting. Saat itu dia hanya muncul sebagai pemain latar yang terlihat melintas menggunakan helm. Namun dari situ kecintaannya pada proses pembuatan film terbentuk. Dia mulai mengikuti casting dalam berbagai film dan menjajal berbagai peran. Hingga suatu hari dia mencoba casting dalam film besutan Joko Anwar, Pengabdi Setan, sebagai Rini, pemeran utama wanitanya. Namun dia malah ditawarkan berperan sebagai Darminah. Saat itu, Asmara bisa saja menolak karena peran Darminah cukup kecil dan durasi penampilannya pun singkat. Namun dia memilih untuk tetap menerima tawaran itu karena ingin sekali bekerjasama dengan Joko Anwar. Bahkan untuk peran kecilnya, dia mencurahkan seluruh emosi dan kemampuannya hingga karakter Darminah menjadi begitu populer dan melambungkan namanya.

    Dari situ Asmara memberikan pesan kepada seluruh sineas maupun aktor-aktris muda untuk mau menghargai setiap peran, sekecil apapun itu. Secara khusus dalam mengembangkan akting, Asmara juga menyarankan para aktor-aktris untuk mengisi jiwa dengan kegiatan-kegiatan yang mungkin bukan komersial, namun memiliki nilai yang mampu membangun kualitas diri. Dia juga mengingatkan para sineas untuk pandai menjalin relasi dan memanfaatkan berbagai kesempatan untuk membangun jejaring. Salah satunya seperti pada 4th Ciputra Film Festival yang bisa mempertemukan penggiat dan pecinta dunia perfilman.

    Setelah sesi expert tersebut, rangkaian festival berlanjut di XXI Ciputra World Mall Surabaya dengan pemutaran film kompetisi dari dua kategori utama: High School Student Competition dan Fiction Competition. Dalam kategori pelajar, sejumlah karya dari Korea Selatan, Indonesia, dan United Kingdom ditayangkan, antara lain:

    • Goodbye War (Director : Nathan Ko) – Korea
    • The Safe House (Director : Refino Kresnada Divantama) – Indonesia
    • A Blue Marked Disc (Director : Ayyub Basya) – Indonesia
    • ⁠⁠Moerija (Animasi) (Director : Diandra Nayla Rasyif, Muhammad Fakhruzzaky Al Hariz, Bernessa Egalita Adli Buwana) – Indonesia
    • Saka Suwung (Director : Muhammad Asrul Mufadlol) – Indonesia
    • Ruined (Director : Joseph Stephen Sharp) – United Kingdom

    Sementara itu, kategori kompetisi fiksi menampilkan keragaman budaya lewat karya dari Bangladesh, Iran, Turki, India, dan Indonesia. Beberapa film unggulan yang diputar di antaranya:

    • Pencatat Rindu yang Datang di Tengah Malam (Director : Wisnu Surya Pratama) – Indonesia
    • ⁠A Cat Can Look At a King (Director : Deris Muhamad) – Indonesia
    • Whisper of The Ink (Director :Ishtiyaj Ahmad Zinad) – Bangladesh
    • ⁠Two Slaps (Director : Kianoush Eslami) – Iran
    • ⁠Life Goes On (Director : Hümam Özkara) – Turkey
    • ⁠A Deal (Director : Ajay Kannaujiya) – India

    Selain penayangan film di XXI,  terdapat juga 4 sesi Open Air Cinema yang digelar dengan tema “The People’s Echo”, “The Missing Space”, “Erratic Identity”, dan “Boundless Bridges”. Pemutaran film di open air ini menyuguhkan karya-karya sineas dari berbagai negara seperti Indonesia, Kenya, India, Uzbekistan, Iran, Swiss, Kanada, dan China. Tidak hanya pemutaran film, CFF 2025 juga menghadirkan berbagai Fringe Events yang terbuka untuk umum, seperti Cangkruk Cuy, Storytelling Wall, AI Voice Cloning, hingga pertunjukan panggung langsung. Ciputra Film Festival 2025 terus membuktikan komitmennya sebagai panggung kreatif internasional yang inklusif dan inspiratif bagi generasi muda dunia perfilman. (acs)

    4th Ciputra Film Festival 2025 Asmara Abigail Film
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Film Modual Nekad : Menghibur tapi Menegangkan, Siap Tayang Akhir Tahun

    December 30, 2025

    Film Dopamin : Kolaborasi Maut Angga Yunanda-Shenina Cinnamon Sangat Memuaskan

    November 17, 2025

    Fillm Pencarian Terakhir, Starvision Ingin Mengulang Sukses Film Pendakian Gunung

    September 10, 2025
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,559

    Disambut Antusias 5.500 Emak-Emak Pekerja PT Kareb Bojonegoro, Khofifah Dinobatkan Sebagai Ibunya Pekerja SKT

    September 13, 2024562

    The Alana Surabaya Tingkatkan Kesiapsiagaan Karyawan

    May 15, 2025428

    Dukung Perkembangan Pariwisata Jawa Barat, Archipelago Buka Hotel Neo Kota Baru Parahyangan

    December 20, 2025426
    Don't Miss
    Ekbis

    Terminal Teluk Lamong Fasilitasi Transfer Ilmu Budidaya Kepiting Soka Antar Kelompok Nelayan Kota Surabaya

    By suaranuraniJanuary 13, 2026336

    suaranurani.com | SURABAYA – Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Kalitangi Asri Romokalisari – Kota Surabaya menghadiri…

    Tali Sudah Lepas dan Tinggal Berangkat, Pelayaran Kapal di Kupang Ini Justru Ditunda Gegara Ada Anak Nangis Mencari Bapaknya

    January 13, 2026

    Beda dengan Patrick Kluivert, Gaya Main John Herdman Disebut Cenderung Lebih Fleksibel dan Sering Eksperimen Taktik di Lapangan

    January 13, 2026

    Viral Seorang Tour Guide Jelaskan Penyebab Air Sungai di Kalimantan Berwarna Hitam, Berujung Kritik Tajam

    January 13, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Terminal Teluk Lamong Fasilitasi Transfer Ilmu Budidaya Kepiting Soka Antar Kelompok Nelayan Kota Surabaya

    January 13, 2026

    Tali Sudah Lepas dan Tinggal Berangkat, Pelayaran Kapal di Kupang Ini Justru Ditunda Gegara Ada Anak Nangis Mencari Bapaknya

    January 13, 2026

    Beda dengan Patrick Kluivert, Gaya Main John Herdman Disebut Cenderung Lebih Fleksibel dan Sering Eksperimen Taktik di Lapangan

    January 13, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,559

    Disambut Antusias 5.500 Emak-Emak Pekerja PT Kareb Bojonegoro, Khofifah Dinobatkan Sebagai Ibunya Pekerja SKT

    September 13, 2024562

    The Alana Surabaya Tingkatkan Kesiapsiagaan Karyawan

    May 15, 2025428
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.
    • Redaksi
    • Kilas Hiburan
    • Peristiwa

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.