Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    60 Seconds To Seoul : Hadirkan Pengalaman K-Pop Noraebang di Bekasi

    April 20, 2026

    Ascott Soiree : Perayaan World Art Day Melalui Museum Visit and Sound Healing Experience

    April 18, 2026

    Kolaborasi Terminal Teluk Lamong Dengan KSOP Utama Tanjung Perak, Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    April 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • 60 Seconds To Seoul : Hadirkan Pengalaman K-Pop Noraebang di Bekasi
    • Ascott Soiree : Perayaan World Art Day Melalui Museum Visit and Sound Healing Experience
    • Kolaborasi Terminal Teluk Lamong Dengan KSOP Utama Tanjung Perak, Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan
    • Polsek Pasar Minggu Diduga Sepelekan Laporan Temuan Nenek Hilang di Jaksel, Prosedur Penanganan Warga Kini Dipertanyakan
    • Viral Dugaan Chat Ortu Mahasiswa FH UI usai Anaknya Terlibat Kasus Pelecehan, Minta Tak Ada Sanksi DO
    • Kinerja PT Terminal Teluk Lamong Kuartal I Tahun 2026 Tumbuh 4,5%, Semakin Perkuat Layanan Logistik Nasional
    • Skandal Pelecehan Seksual oleh 16 Mahasiswa FH UI: Pelaku Dipecat dari IKM, Berujung Sidang yang Picu Emosi Massa
    • Usai Viral Kisruh Penertiban PKL di Ciracas Jaktim, Protes Keras Kini Menyasar Oknum Aparat Satpol PP
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Beranda
    • Berita
      • Politik Pemerintahan
      • Hukum & Kriminal
      • Ekbis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Hiburan
      • Musik
      • Film
      • Selebrita
    • Hotel
    • Gaya Hidup
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Parenting
      • Tips
    • Lain-Lain
      • Advertorial
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Film»Navigating Stories: dari Asmara Abigail hingga Sineas Muda Dunia di CFF 2025
    Film

    Navigating Stories: dari Asmara Abigail hingga Sineas Muda Dunia di CFF 2025

    suaranuraniBy suaranuraniMay 31, 2025No Comments252 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Navigating Stories: dari Asmara Abigail hingga Sineas Muda Dunia di CFF 2025 (foto : ist)
    Navigating Stories: dari Asmara Abigail hingga Sineas Muda Dunia di CFF 2025 (foto : ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | SURABAYA – Sorotan utama hari keempat 4th Ciputra Film Festival 2025 jatuh pada Expert Session bertajuk “From Script To Screen: Navigating Actress Journey” bersama aktris ternama Asmara Abigail, yang berlangsung di Dian Auditorium, Universitas Ciputra Surabaya. Sesi ini menarik antusiasme peserta dari kalangan pelajar film, mahasiswa, dan penggiat industri kreatif yang ingin memahami lebih dalam perjalanan dan tantangan dunia akting dari perspektif profesional.

    Bintang dari film-film seperti Perempuan Tanah Jahanam dan Pengabdi Setan 1-2 ini, membagikan kisahnya memulai dari figuran, saat rumahnya dijadikan lokasi syuting. Saat itu dia hanya muncul sebagai pemain latar yang terlihat melintas menggunakan helm. Namun dari situ kecintaannya pada proses pembuatan film terbentuk. Dia mulai mengikuti casting dalam berbagai film dan menjajal berbagai peran. Hingga suatu hari dia mencoba casting dalam film besutan Joko Anwar, Pengabdi Setan, sebagai Rini, pemeran utama wanitanya. Namun dia malah ditawarkan berperan sebagai Darminah. Saat itu, Asmara bisa saja menolak karena peran Darminah cukup kecil dan durasi penampilannya pun singkat. Namun dia memilih untuk tetap menerima tawaran itu karena ingin sekali bekerjasama dengan Joko Anwar. Bahkan untuk peran kecilnya, dia mencurahkan seluruh emosi dan kemampuannya hingga karakter Darminah menjadi begitu populer dan melambungkan namanya.

    Dari situ Asmara memberikan pesan kepada seluruh sineas maupun aktor-aktris muda untuk mau menghargai setiap peran, sekecil apapun itu. Secara khusus dalam mengembangkan akting, Asmara juga menyarankan para aktor-aktris untuk mengisi jiwa dengan kegiatan-kegiatan yang mungkin bukan komersial, namun memiliki nilai yang mampu membangun kualitas diri. Dia juga mengingatkan para sineas untuk pandai menjalin relasi dan memanfaatkan berbagai kesempatan untuk membangun jejaring. Salah satunya seperti pada 4th Ciputra Film Festival yang bisa mempertemukan penggiat dan pecinta dunia perfilman.

    Setelah sesi expert tersebut, rangkaian festival berlanjut di XXI Ciputra World Mall Surabaya dengan pemutaran film kompetisi dari dua kategori utama: High School Student Competition dan Fiction Competition. Dalam kategori pelajar, sejumlah karya dari Korea Selatan, Indonesia, dan United Kingdom ditayangkan, antara lain:

    • Goodbye War (Director : Nathan Ko) – Korea
    • The Safe House (Director : Refino Kresnada Divantama) – Indonesia
    • A Blue Marked Disc (Director : Ayyub Basya) – Indonesia
    • ⁠⁠Moerija (Animasi) (Director : Diandra Nayla Rasyif, Muhammad Fakhruzzaky Al Hariz, Bernessa Egalita Adli Buwana) – Indonesia
    • Saka Suwung (Director : Muhammad Asrul Mufadlol) – Indonesia
    • Ruined (Director : Joseph Stephen Sharp) – United Kingdom

    Sementara itu, kategori kompetisi fiksi menampilkan keragaman budaya lewat karya dari Bangladesh, Iran, Turki, India, dan Indonesia. Beberapa film unggulan yang diputar di antaranya:

    • Pencatat Rindu yang Datang di Tengah Malam (Director : Wisnu Surya Pratama) – Indonesia
    • ⁠A Cat Can Look At a King (Director : Deris Muhamad) – Indonesia
    • Whisper of The Ink (Director :Ishtiyaj Ahmad Zinad) – Bangladesh
    • ⁠Two Slaps (Director : Kianoush Eslami) – Iran
    • ⁠Life Goes On (Director : Hümam Özkara) – Turkey
    • ⁠A Deal (Director : Ajay Kannaujiya) – India

    Selain penayangan film di XXI,  terdapat juga 4 sesi Open Air Cinema yang digelar dengan tema “The People’s Echo”, “The Missing Space”, “Erratic Identity”, dan “Boundless Bridges”. Pemutaran film di open air ini menyuguhkan karya-karya sineas dari berbagai negara seperti Indonesia, Kenya, India, Uzbekistan, Iran, Swiss, Kanada, dan China. Tidak hanya pemutaran film, CFF 2025 juga menghadirkan berbagai Fringe Events yang terbuka untuk umum, seperti Cangkruk Cuy, Storytelling Wall, AI Voice Cloning, hingga pertunjukan panggung langsung. Ciputra Film Festival 2025 terus membuktikan komitmennya sebagai panggung kreatif internasional yang inklusif dan inspiratif bagi generasi muda dunia perfilman. (acs)

    4th Ciputra Film Festival 2025 Asmara Abigail Film
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Bak Film Romantis, Viral Warga Jetiskapuan Kudus Bagikan Momen saat Berangkat Kerja Pakai Perahu

    January 28, 2026

    Film Modual Nekad : Menghibur tapi Menegangkan, Siap Tayang Akhir Tahun

    December 30, 2025

    Film Dopamin : Kolaborasi Maut Angga Yunanda-Shenina Cinnamon Sangat Memuaskan

    November 17, 2025
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    SDM Andal Siap Dukung Transformasi Melalui Pelatihan CTO Di Terminal Petikemas Berlian

    April 4, 2026654

    Pesta Rakyat di Ponpes Ora Aji, Gus Miftah: Bukan Sekadar Tradisi, tapi Cara Kami Rawat Hubungan dengan Warga

    March 27, 2026600

    Kenang sang Putri, Bu Tatu Sebut Lula Lahfah Anugerah Terindah dari Tuhan: Selamanya Kamu Ada di Hati Mama

    March 25, 2026598
    Don't Miss
    Aston Imperial Bekasi

    60 Seconds To Seoul : Hadirkan Pengalaman K-Pop Noraebang di Bekasi

    By suaranuraniApril 20, 2026547

    suaranurani.com | BEKASI – Aston Imperial Bekasi Hotel & Conference Center dengan bangga menghadirkan pengalaman…

    Ascott Soiree : Perayaan World Art Day Melalui Museum Visit and Sound Healing Experience

    April 18, 2026

    Kolaborasi Terminal Teluk Lamong Dengan KSOP Utama Tanjung Perak, Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    April 18, 2026

    Polsek Pasar Minggu Diduga Sepelekan Laporan Temuan Nenek Hilang di Jaksel, Prosedur Penanganan Warga Kini Dipertanyakan

    April 15, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    60 Seconds To Seoul : Hadirkan Pengalaman K-Pop Noraebang di Bekasi

    April 20, 2026

    Ascott Soiree : Perayaan World Art Day Melalui Museum Visit and Sound Healing Experience

    April 18, 2026

    Kolaborasi Terminal Teluk Lamong Dengan KSOP Utama Tanjung Perak, Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    April 18, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    SDM Andal Siap Dukung Transformasi Melalui Pelatihan CTO Di Terminal Petikemas Berlian

    April 4, 2026654

    Pesta Rakyat di Ponpes Ora Aji, Gus Miftah: Bukan Sekadar Tradisi, tapi Cara Kami Rawat Hubungan dengan Warga

    March 27, 2026600
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.