Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dari Limbah Jadi Cuan: Produk Warga Tuban Tembus Panggung Nasional, Buka Peluang Ekonomi Baru

    September 27, 2026

    TPS Sediakan Ruang Tunggu Nyaman bagi Pengemudi Truk, Wujud Peningkatan Layanan dan Kepedulian terhadap Pengguna Jasa

    September 26, 2026

    Verifikasi Proper Teguhkan Komitmen PT Terminal Teluk Lamong Perkuat Implementasi Green Port

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dari Limbah Jadi Cuan: Produk Warga Tuban Tembus Panggung Nasional, Buka Peluang Ekonomi Baru
    • TPS Sediakan Ruang Tunggu Nyaman bagi Pengemudi Truk, Wujud Peningkatan Layanan dan Kepedulian terhadap Pengguna Jasa
    • Verifikasi Proper Teguhkan Komitmen PT Terminal Teluk Lamong Perkuat Implementasi Green Port
    • KSOP Utama Tanjung Perak Tinjau Kesiapan E-RTG Baru di Terminal Petikemas Nilam
    • Viral Dugaan Pelecehan Berkedok Konten Boneka di Surabaya, Korban Akhirnya Speak Up Lewat Medsos
    • Kontroversi KPK vs Mahfud MD usai Nusron Wahid Dibayangi Kasus Suap Anak Buah yang Urus HGB Summarecon
    • Bea Cukai Temukan Ratusan Ton Beras dan Garam dalam Importasi yang Diberitahukan sebagai Ammonium Chloride
    • Dari Sablon hingga Teknisi AC, Solusi Bangun Indonesia Dorong Warga Tuban Jadi Wirausaha Mandiri
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • Bogasari
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
      • Solusi Bangun Indonesia
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
      • Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Film»Film ‘Gowok’ Kamasutra Jawa Dibikin Dua Versi, Untuk Jangkauan Lebih Luas
    Film

    Film ‘Gowok’ Kamasutra Jawa Dibikin Dua Versi, Untuk Jangkauan Lebih Luas

    suaranuraniBy suaranuraniMay 29, 2025No Comments282 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Film 'Gowok' Kamasutra Jawa Dibikin Dua Versi, Untuk Jangkauan Lebih Luas (dokpri)
    Film 'Gowok' Kamasutra Jawa Dibikin Dua Versi, Untuk Jangkauan Lebih Luas (dokpri)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | SURABAYA – MVP Pictures kembali menghadirkan sebuah karya sinema yang berani dan penuh makna lewat film, Gowok Kamasutra Jawa, yang diproduseri oleh Raam Punjabi dan disutradarai oleh Hanung Bramantyo. 

    Film ini mengangkat kisah sejarah dan tradisi lama dari budaya Jawa, khususnya wilayah Banyumasan, yang nyaris terlupakan namun sarat nilai-nilai mendalam tentang hubungan, seksualitas, dan kesetaraan gender.

    Raam Punjabi, selaku produser, mengungkapkan antusiasmenya atas proyek ini.

    “Menghadirkan cerita-cerita yang segar dan berbeda selalu menjadi visi MVP Pictures. Lewat film Gowok Kamasutra Jawa, kami mengangkat kembali sebuah kisah sejarah yang nyaris terlupakan, namun sarat makna dan nilai budaya. Saya sangat mengapresiasi dedikasi luar biasa dari Hanung, para pemain, serta seluruh tim kreatif yang telah mencurahkan energi dan semangatnya demi mewujudkan film ini. Sebuah karya yang tidak hanya menghibur, tapi juga mengajak kita merenungkan kembali warisan sejarah kita.”

    Hanung Bramantyo pun menuturkan ketertarikannya menggali budaya Jawa dari sudut pandang yang jarang tersorot.

    “Saya selalu tertarik memfilmkan budaya saya: Jawa. Saya merasa Jawa, yang dianggap budaya Indonesia paling besar dan dominan, selalu ditafsirkan sebagai budaya yang patriarkal (laki-laki centris), terutama urusan ke-rumah tangga-an. Namun lewat Gowok, saya tersadar, bahwa Jawa tidak selalu Patriarki. Terkhusus daerah di luar Jogja-Solo, baik Jawa Pesisiran Tegal hingga Rembang, maupun Jawa Ngapak : Banyumas-Temanggung hingga Cilacap,” jelas Hanung.

    “Dalam tradisi Gowok yang saya gali dengan sangat terbatas ini, disampaikan bahwa laki-laki harus memiliki pemahaman atas tubuh perempuan, sebelum dia menjalani pernikahan. Sebab keharmonisan dalam rumah tangga ditentukan pada bagaimana hubungan suami-isteri di ruang privat. Selama ini, yang saya pahami sebagai laki-laki Jawa, perempuan dituntut melayani laki-laki dalam hal seksualitas. Namun lewat tradisi Gowok, ternyata sebaliknya. Laki-laki harus memahami tubuh perempuan agar dalam melakukan hubungan terjadi kesetaraan. Perempuan tidak sekedar menjadi pemuas laki-laki, tapi juga sebaliknya. Laki-laki harus berkewajiban memuaskan perempuan,” lanjutnya.

    Film ini juga menghadirkan Lola Amaria sebagai salah satu pemeran utama. Ia menekankan pentingnya mengangkat kembali isu-isu yang berkaitan dengan perempuan dan seksualitas dalam bingkai budaya:

    “Film Gowok Kamasutra Jawa bicara tentang budaya Jawa (Banyumasan) masa lalu, tradisi lama yang mungkin sudah tidak ada tapi tetap relevan dibicarakan karena berkaitan dengan persoalan perempuan dan seks.”

    Gowok Kamasutra Jawa tidak hanya menyoroti aspek budaya dan sejarah, namun juga mengajak penonton untuk membuka ruang dialog tentang relasi, tubuh, dan peran gender dalam masyarakat, dengan narasi yang kuat serta visual yang memikat.

    Nobar di Cinema XXI Tunjungan Plaza Surabaya

    Pada Rabu (28/05/25) sore, dua pemeran yaitu Alika dan Nayla hadir di tengah pengunjung nobar untuk menceritakan keseruan pada saat syuting. Disamping itu, berdiskusi dan merespon beberapa pertanyaan dari penonton.

    Selain menceritakan tantangan selama syuting, Alika juga menceritakan bagaimana proses syuting yang harus melalui ijin dari orang tua. Bagaimana mamanya selalu mendampingi selama syuting, juga persyaratan-persyaratan yang harus diajukan.

    Alika juga menjelaskan bahwa kehadiran film ini dalam dua klasifikasi usia yakni 17+ dan 21+ bukanlah versi cut dan uncut. Versi 21+ merupakan original dari Film Gowok dan dikirim untuk Festival Film Internasional Rotterdam. Mengingat keterbatasan jam tayang untuk film adegan klasifikasi 21+ yang akan dirilis, diceritakan Alika, Hanung akhirnya memutuskan untuk membuat versi 17+ untuk menjangkau penonton lebih luas.

    “Sebenarnya inginnya 21+ tapi karena nggak bisa tayang siang, harus di jam tertentu. Maka diadakan 17+ supaya lebih banyak yang menonton karena ini insightfull (beri wawasan luas) banget untuk perempuan dan laki-laki,” ujarnya.

    Selain Lola Amaria, Gowok Kamasutra Jawa juga dibintangi oleh Raihaanun, Reza Rahadian, Devano Danendra, Alika Jantinia, Ali Fikry, Nayla Purnama, Donny Damara, Djenar Maesa Ayu, Slamet Rahardjo dan Aldy Bisl.

    Gowok Kamasutra Jawa akan tayang di bioskop pada 5 Juni dalam dua versi, yaitu versi 17+ dan Uncut Version 21+.(dms)

    Film Film Gowok Film Indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Bak Film Romantis, Viral Warga Jetiskapuan Kudus Bagikan Momen saat Berangkat Kerja Pakai Perahu

    January 28, 2026

    Film Modual Nekad : Menghibur tapi Menegangkan, Siap Tayang Akhir Tahun

    December 30, 2025

    Film Dopamin : Kolaborasi Maut Angga Yunanda-Shenina Cinnamon Sangat Memuaskan

    November 17, 2025
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969

    Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala

    September 13, 2026862
    Don't Miss
    Solusi Bangun Indonesia

    Dari Limbah Jadi Cuan: Produk Warga Tuban Tembus Panggung Nasional, Buka Peluang Ekonomi Baru

    By suaranuraniSeptember 27, 2026500

    suaranurani.com | TUBAN – Produk kreatif warga Desa Mliwang dan Kedungrejo, Kabupaten Tuban, berhasil menembus…

    TPS Sediakan Ruang Tunggu Nyaman bagi Pengemudi Truk, Wujud Peningkatan Layanan dan Kepedulian terhadap Pengguna Jasa

    September 26, 2026

    Verifikasi Proper Teguhkan Komitmen PT Terminal Teluk Lamong Perkuat Implementasi Green Port

    September 25, 2026

    KSOP Utama Tanjung Perak Tinjau Kesiapan E-RTG Baru di Terminal Petikemas Nilam

    September 23, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Dari Limbah Jadi Cuan: Produk Warga Tuban Tembus Panggung Nasional, Buka Peluang Ekonomi Baru

    September 27, 2026

    TPS Sediakan Ruang Tunggu Nyaman bagi Pengemudi Truk, Wujud Peningkatan Layanan dan Kepedulian terhadap Pengguna Jasa

    September 26, 2026

    Verifikasi Proper Teguhkan Komitmen PT Terminal Teluk Lamong Perkuat Implementasi Green Port

    September 25, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.