Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dari Juara Olimpiade hingga Diplomat, Lima Perempuan Indonesia Bicara tentang Kekuatan

    April 23, 2026

    TTL Cetak Prestasi! Kampung Hidroponik Antarkan Penghargaan Sektor TJSL Raih Berita Jatim Award

    April 22, 2026

    Blak-blakan Menteri ESDM: Ingatkan Pengguna BBM Nonsubsidi Tak Beralih ke Subsidi hingga Beberkan Nasib Harga Pertamax

    April 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Dari Juara Olimpiade hingga Diplomat, Lima Perempuan Indonesia Bicara tentang Kekuatan
    • TTL Cetak Prestasi! Kampung Hidroponik Antarkan Penghargaan Sektor TJSL Raih Berita Jatim Award
    • Blak-blakan Menteri ESDM: Ingatkan Pengguna BBM Nonsubsidi Tak Beralih ke Subsidi hingga Beberkan Nasib Harga Pertamax
    • Jokowi Akhirnya Respons JK usai Viral Pernyataan Kontroversial Eks Wapres RI Itu Buntut Tuduhan Penistaan Agama
    • Risty Ang Kolaborasi Bareng Syafii Efendi di Single Anyar “Jadilah Pemenang”
    • ARTOTEL Harmoni Jakarta Rayakan Hari Kartini dengan Memberdayakan Talenta Anak Disabilitas Tanpa Batas
    • Beredar Dugaan Truk Sound Horeg di Tlogowungu Pati Nyaris Terguling saat Nanjak, 2 Motor Kena Seruduk
    • Aston Imperial Bekasi Hotel Hadirkan Keceriaan dan Kehangatan Paskah, Momen Keluarga di Akhir Pekan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Beranda
    • Berita
      • Politik Pemerintahan
      • Hukum & Kriminal
      • Ekbis
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Hiburan
      • Musik
      • Film
      • Selebrita
    • Hotel
    • Gaya Hidup
      • Fashion
      • Kecantikan
      • Kesehatan
      • Parenting
      • Tips
    • Lain-Lain
      • Advertorial
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Film»Film ‘Gowok’ Kamasutra Jawa Dibikin Dua Versi, Untuk Jangkauan Lebih Luas
    Film

    Film ‘Gowok’ Kamasutra Jawa Dibikin Dua Versi, Untuk Jangkauan Lebih Luas

    suaranuraniBy suaranuraniMay 29, 2025No Comments272 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Film 'Gowok' Kamasutra Jawa Dibikin Dua Versi, Untuk Jangkauan Lebih Luas (dokpri)
    Film 'Gowok' Kamasutra Jawa Dibikin Dua Versi, Untuk Jangkauan Lebih Luas (dokpri)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | SURABAYA – MVP Pictures kembali menghadirkan sebuah karya sinema yang berani dan penuh makna lewat film, Gowok Kamasutra Jawa, yang diproduseri oleh Raam Punjabi dan disutradarai oleh Hanung Bramantyo. 

    Film ini mengangkat kisah sejarah dan tradisi lama dari budaya Jawa, khususnya wilayah Banyumasan, yang nyaris terlupakan namun sarat nilai-nilai mendalam tentang hubungan, seksualitas, dan kesetaraan gender.

    Raam Punjabi, selaku produser, mengungkapkan antusiasmenya atas proyek ini.

    “Menghadirkan cerita-cerita yang segar dan berbeda selalu menjadi visi MVP Pictures. Lewat film Gowok Kamasutra Jawa, kami mengangkat kembali sebuah kisah sejarah yang nyaris terlupakan, namun sarat makna dan nilai budaya. Saya sangat mengapresiasi dedikasi luar biasa dari Hanung, para pemain, serta seluruh tim kreatif yang telah mencurahkan energi dan semangatnya demi mewujudkan film ini. Sebuah karya yang tidak hanya menghibur, tapi juga mengajak kita merenungkan kembali warisan sejarah kita.”

    Hanung Bramantyo pun menuturkan ketertarikannya menggali budaya Jawa dari sudut pandang yang jarang tersorot.

    “Saya selalu tertarik memfilmkan budaya saya: Jawa. Saya merasa Jawa, yang dianggap budaya Indonesia paling besar dan dominan, selalu ditafsirkan sebagai budaya yang patriarkal (laki-laki centris), terutama urusan ke-rumah tangga-an. Namun lewat Gowok, saya tersadar, bahwa Jawa tidak selalu Patriarki. Terkhusus daerah di luar Jogja-Solo, baik Jawa Pesisiran Tegal hingga Rembang, maupun Jawa Ngapak : Banyumas-Temanggung hingga Cilacap,” jelas Hanung.

    “Dalam tradisi Gowok yang saya gali dengan sangat terbatas ini, disampaikan bahwa laki-laki harus memiliki pemahaman atas tubuh perempuan, sebelum dia menjalani pernikahan. Sebab keharmonisan dalam rumah tangga ditentukan pada bagaimana hubungan suami-isteri di ruang privat. Selama ini, yang saya pahami sebagai laki-laki Jawa, perempuan dituntut melayani laki-laki dalam hal seksualitas. Namun lewat tradisi Gowok, ternyata sebaliknya. Laki-laki harus memahami tubuh perempuan agar dalam melakukan hubungan terjadi kesetaraan. Perempuan tidak sekedar menjadi pemuas laki-laki, tapi juga sebaliknya. Laki-laki harus berkewajiban memuaskan perempuan,” lanjutnya.

    Film ini juga menghadirkan Lola Amaria sebagai salah satu pemeran utama. Ia menekankan pentingnya mengangkat kembali isu-isu yang berkaitan dengan perempuan dan seksualitas dalam bingkai budaya:

    “Film Gowok Kamasutra Jawa bicara tentang budaya Jawa (Banyumasan) masa lalu, tradisi lama yang mungkin sudah tidak ada tapi tetap relevan dibicarakan karena berkaitan dengan persoalan perempuan dan seks.”

    Gowok Kamasutra Jawa tidak hanya menyoroti aspek budaya dan sejarah, namun juga mengajak penonton untuk membuka ruang dialog tentang relasi, tubuh, dan peran gender dalam masyarakat, dengan narasi yang kuat serta visual yang memikat.

    Nobar di Cinema XXI Tunjungan Plaza Surabaya

    Pada Rabu (28/05/25) sore, dua pemeran yaitu Alika dan Nayla hadir di tengah pengunjung nobar untuk menceritakan keseruan pada saat syuting. Disamping itu, berdiskusi dan merespon beberapa pertanyaan dari penonton.

    Selain menceritakan tantangan selama syuting, Alika juga menceritakan bagaimana proses syuting yang harus melalui ijin dari orang tua. Bagaimana mamanya selalu mendampingi selama syuting, juga persyaratan-persyaratan yang harus diajukan.

    Alika juga menjelaskan bahwa kehadiran film ini dalam dua klasifikasi usia yakni 17+ dan 21+ bukanlah versi cut dan uncut. Versi 21+ merupakan original dari Film Gowok dan dikirim untuk Festival Film Internasional Rotterdam. Mengingat keterbatasan jam tayang untuk film adegan klasifikasi 21+ yang akan dirilis, diceritakan Alika, Hanung akhirnya memutuskan untuk membuat versi 17+ untuk menjangkau penonton lebih luas.

    “Sebenarnya inginnya 21+ tapi karena nggak bisa tayang siang, harus di jam tertentu. Maka diadakan 17+ supaya lebih banyak yang menonton karena ini insightfull (beri wawasan luas) banget untuk perempuan dan laki-laki,” ujarnya.

    Selain Lola Amaria, Gowok Kamasutra Jawa juga dibintangi oleh Raihaanun, Reza Rahadian, Devano Danendra, Alika Jantinia, Ali Fikry, Nayla Purnama, Donny Damara, Djenar Maesa Ayu, Slamet Rahardjo dan Aldy Bisl.

    Gowok Kamasutra Jawa akan tayang di bioskop pada 5 Juni dalam dua versi, yaitu versi 17+ dan Uncut Version 21+.(dms)

    Film Film Gowok Film Indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Bak Film Romantis, Viral Warga Jetiskapuan Kudus Bagikan Momen saat Berangkat Kerja Pakai Perahu

    January 28, 2026

    Film Modual Nekad : Menghibur tapi Menegangkan, Siap Tayang Akhir Tahun

    December 30, 2025

    Film Dopamin : Kolaborasi Maut Angga Yunanda-Shenina Cinnamon Sangat Memuaskan

    November 17, 2025
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    SDM Andal Siap Dukung Transformasi Melalui Pelatihan CTO Di Terminal Petikemas Berlian

    April 4, 2026654

    Pesta Rakyat di Ponpes Ora Aji, Gus Miftah: Bukan Sekadar Tradisi, tapi Cara Kami Rawat Hubungan dengan Warga

    March 27, 2026600

    Kenang sang Putri, Bu Tatu Sebut Lula Lahfah Anugerah Terindah dari Tuhan: Selamanya Kamu Ada di Hati Mama

    March 25, 2026598
    Don't Miss
    ParagonCorp

    Dari Juara Olimpiade hingga Diplomat, Lima Perempuan Indonesia Bicara tentang Kekuatan

    By suaranuraniApril 23, 2026437

    suaranurani.com | JAKARTA – Dalam momentum Hari Kartini, ParagonCorp sebagai Purposeful Beauty Tech Company asal…

    TTL Cetak Prestasi! Kampung Hidroponik Antarkan Penghargaan Sektor TJSL Raih Berita Jatim Award

    April 22, 2026

    Blak-blakan Menteri ESDM: Ingatkan Pengguna BBM Nonsubsidi Tak Beralih ke Subsidi hingga Beberkan Nasib Harga Pertamax

    April 22, 2026

    Jokowi Akhirnya Respons JK usai Viral Pernyataan Kontroversial Eks Wapres RI Itu Buntut Tuduhan Penistaan Agama

    April 21, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Dari Juara Olimpiade hingga Diplomat, Lima Perempuan Indonesia Bicara tentang Kekuatan

    April 23, 2026

    TTL Cetak Prestasi! Kampung Hidroponik Antarkan Penghargaan Sektor TJSL Raih Berita Jatim Award

    April 22, 2026

    Blak-blakan Menteri ESDM: Ingatkan Pengguna BBM Nonsubsidi Tak Beralih ke Subsidi hingga Beberkan Nasib Harga Pertamax

    April 22, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,560

    SDM Andal Siap Dukung Transformasi Melalui Pelatihan CTO Di Terminal Petikemas Berlian

    April 4, 2026654

    Pesta Rakyat di Ponpes Ora Aji, Gus Miftah: Bukan Sekadar Tradisi, tapi Cara Kami Rawat Hubungan dengan Warga

    March 27, 2026600
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.