Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    September 23, 2026

    Kontroversi KPK vs Mahfud MD usai Nusron Wahid Dibayangi Kasus Suap Anak Buah yang Urus HGB Summarecon

    September 23, 2026

    Bea Cukai Temukan Ratusan Ton Beras dan Garam dalam Importasi yang Diberitahukan sebagai Ammonium Chloride

    September 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Kontroversi KPK vs Mahfud MD usai Nusron Wahid Dibayangi Kasus Suap Anak Buah yang Urus HGB Summarecon
    • Bea Cukai Temukan Ratusan Ton Beras dan Garam dalam Importasi yang Diberitahukan sebagai Ammonium Chloride
    • Dari Sablon hingga Teknisi AC, Solusi Bangun Indonesia Dorong Warga Tuban Jadi Wirausaha Mandiri
    • Viral Video Call Sambil Julurkan Lidah saat Rapat DPR, Moreno Soeprapto Sebut Sedang Hibur Anak yang Baru Keluar RS
    • TPS Perkuat Komitmen ESG Melalui Konversi Kendaraan Operasional Berbasis Listrik
    • PT Terminal Teluk Lamong Perkuat Kolaborasi Dengan OOCL Untuk Mendukung Konektivitas Logistik Indonesia Timur
    • Jejak Pendidikan Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan: SR Cirebon sampai Magister di Unpad
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • Bogasari
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
      • Solusi Bangun Indonesia
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
      • Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Gaya Hidup»Revitalisasi Kawasan Eropa Kota Lama Surabaya: Sejarawan Unair Turut Terlibat
    Gaya Hidup

    Revitalisasi Kawasan Eropa Kota Lama Surabaya: Sejarawan Unair Turut Terlibat

    suaranuraniBy suaranuraniJune 21, 2024No Comments6 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Foto : Gedung Internatio yang merupakan kantor dagang dan perkreditan zaman kolonial Belanda (doc: Samas Thoriq)
    Foto : Gedung Internatio yang merupakan kantor dagang dan perkreditan zaman kolonial Belanda (doc: Samas Thoriq)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | SURABAYA – Revitalisasi Kota Lama Surabaya merupakan proyek penting yang melibatkan berbagai pihak, mulai pemerintah kota hingga akademisi. Seperti halnya, seorang sejarawan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR), Prof. Dr. Purnawan Basundoro, S.S., M.Hum. sekaligus tim ahli cagar budaya Kota Surabaya.

    Seperti halnya Jakarta yang memiliki Kota Tua sebagai destinasi wisata sejarah yang populer, kini Surabaya memiliki Kota Lama yang terbagi atas beberapa kawasan. Mulai kawasan Pecinan, Arab, hingga Eropa yang baru saja selesai direvitalisasi. Kawasan di jalanan Rajawali Surabaya itu dipenuhi dengan bangunan-bangunan bernuansa Eropa yang dulunya diisi dengan berbagai aktivitas kolonial Belanda pada masanya.

    “Dulunya pada abad ke-18, terdapat beberapa aktivitas, mulai pemukiman, perkantoran seperti kantor presiden, polisi, hingga kantor militer. Jadi, memang sebagian besar kawasan tersebut merupakan kawasan untuk pejabat kolonial,” ujar Prof Purnawan kepada Unair News. Rabu, (19/6/2024).

    Pemertahanan Keaslian Bangunan Bersejarah

    Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya telah memiliki banyak bangunan konvensional modern di berbagai titik kotanya. Bahkan, dua mall terbesar di Indonesia berlokasi di Surabaya. Namun, sebagai Kota Pahlawan, Surabaya tidak pernah menghapuskan nilai-nilai historikal yang pernah hidup di kotanya.

    Bangunan-bangunan yang ada, perlu dipertahankan corak ataupun gaya bangunannya yang merupakan salah satu cagar budaya yang dimiliki. Untuk itu, sebagai pemerhati sejarah perkotaan, dalam proyek tersebut Prof Purnawan pun turut berkontribusi dalam pemertahanan sifat cagar budaya dari bangunan-bangunan yang ada di kawasan revitalisasi.

    “Sebagai akademisi, kami memberikan advice atau masukan-masukan yang terkait dengan pemertahanan bangunan, gaya bangunan dan sebagainya, agar tetap terjaga aspek kebudayaannya,” tutur Purnawan.

    Selain itu, sebagai ahli di bidang sejarah, Prof Purnawan pun turut terlibat dalam penulisan narasi-narasi yang ada pada bangunan bersejarah yang ada pada kawasan Kota Lama. Sehingga tidak hanya sebagai destinasi wisata, kawasan Kota Lama juga dapat menjadi media edukasi bagi para pengunjung.

    “Karena dibutuhkannya narasi sejarah yang sebisa mungkin harus mampu menjelaskan kawasan ataupun bangunan di sana dari aspek kesejarahannya,” bebernya.

    Kemudian, sebagai ahli sejarah perkotaan, Prof Purnawan pun mengusulkan penataan wilayah bersejarah yang lebih terintegrasi. Ia mengusulkan tema-tema dari aspek kesejarahannya yang dapat menjadi satu kesatuan, sehingga dapat lebih memikat masyarakat untuk berwisata ke Surabaya.

    “Ada tema perkantoran, religi, perdagangan yang berupa pasar-pasar tradisional, tema transportasi darat maupun sungai, tema etnis dan tema perkampungan yang ada di Surabaya. Jadi, semua tema itu akan diintegrasikan menjadi satu kesatuan,” sambungnya.

    Rencana Jangka Panjang

    Sebagai proyek besar yang melibatkan banyak pihak dan ahli, tentu revitalisasi Kota Lama dilakukan bukan tanpa tujuan ataupun rencana kedepannya. Keberlanjutan diperlukan agar bangunan-bangunan lama bernuansa Eropa itu tetap hidup dan bermanfaat bagi masyarakat.

    Prof Purnawan mengatakan bahwa. dalam rencana jangka panjangnya, penataan wilayah menjadi hal yang harus dilakukan. Tidak hanya satu kawasan saja, tetapi juga diperluas ke kawasan Kota Lama lainnya. Dengan penataan yang baik, tempat-tempat tersebut dapat menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan.

    “Untuk jangka panjangnya, saya pikir itu mengenai bagaimana agar bangunan-bangunan bersejarah yang ada, bukan hanya yang telah ditetapkan, tetapi seluruh kawasan menjadi tertata secara keseluruhan, sehingga menjadi lebih nyaman untuk orang-orang berkunjung,” tutup Purnawan. (ifa/fen/ari)

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Satu Semangat, Satu Keluarga Hospitality: Midtown Residence Surabaya Rayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

    August 17, 2026

    Ketika Rooftop Tak Lagi Sekadar Tempat Nongkrong: Midtown Residence Surabaya Hadirkan Ruang Kolaborasi Komunitas

    July 29, 2026

    Memperingati World Mangrove Day : Somerset Berlian Jakarta Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu

    July 26, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969

    Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala

    September 13, 2026862
    Don't Miss
    Peristiwa

    By suaranuraniSeptember 23, 2026466

    suaranurani.com | SURABAYA – Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti kasus dugaan pelecehan…

    Kontroversi KPK vs Mahfud MD usai Nusron Wahid Dibayangi Kasus Suap Anak Buah yang Urus HGB Summarecon

    September 23, 2026

    Bea Cukai Temukan Ratusan Ton Beras dan Garam dalam Importasi yang Diberitahukan sebagai Ammonium Chloride

    September 22, 2026

    Dari Sablon hingga Teknisi AC, Solusi Bangun Indonesia Dorong Warga Tuban Jadi Wirausaha Mandiri

    September 21, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    September 23, 2026

    Kontroversi KPK vs Mahfud MD usai Nusron Wahid Dibayangi Kasus Suap Anak Buah yang Urus HGB Summarecon

    September 23, 2026

    Bea Cukai Temukan Ratusan Ton Beras dan Garam dalam Importasi yang Diberitahukan sebagai Ammonium Chloride

    September 22, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.