Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mantan Jaksa Febrie Adriansyah Ditahan, Penampilannya Disorot usai Tak Kenakan Rompi Tahanan dan Tanpa Borgol

    July 25, 2026

    Ngeyel saat Ditegur Satpam di Bundaran HI, Aparat Pengemudi Alphard Kini Diproses Propam Meski Sudah Ngaku Salah

    July 25, 2026

    Dokter Tanggapi Cerita Sudaryono Banyak Makan Telur hingga Sebabkan Bisul usai Dilantik jadi Kepala BGN

    July 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Mantan Jaksa Febrie Adriansyah Ditahan, Penampilannya Disorot usai Tak Kenakan Rompi Tahanan dan Tanpa Borgol
    • Ngeyel saat Ditegur Satpam di Bundaran HI, Aparat Pengemudi Alphard Kini Diproses Propam Meski Sudah Ngaku Salah
    • Dokter Tanggapi Cerita Sudaryono Banyak Makan Telur hingga Sebabkan Bisul usai Dilantik jadi Kepala BGN
    • Safety Forum Jadi Momentum TPK Teluk Lamong Perkuat Budaya K3 Menuju Operasional Yang Andal
    • Sudaryono Maju Gantikan Posisi Nanik Deyang, Eks Kepala BGN Itu Sempat Ngaku Mundur Gegara Stres Kelola Anggaran
    • Solusi Bangun Indonesia dan Dinas Kesehatan Tuban Perkuat Pengasuhan Anak untuk Dukung Indonesia Emas 2045
    • Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026
    • PT Terminal Teluk Lamong Group Catat Pertumbuhan 13,3% Pada Semester I 2026, Perkuat Konetivitas Maritim dan Transformasi Digital
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
      • Solusi Bangun Indonesia
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Gaya Hidup»Hotel»Keseruan Anak-anak Down Syndrome saat Belajar Membuat Kopi di Java Paragon Hotel & Residences Surabaya
    Hotel

    Keseruan Anak-anak Down Syndrome saat Belajar Membuat Kopi di Java Paragon Hotel & Residences Surabaya

    suaranuraniBy suaranuraniMarch 22, 2024No Comments7 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Keseruan Anak-anak Down Syndrome saat Belajar Membuat Kopi di Java Paragon Hotel & Residences Surabaya (foto : ist)
    Keseruan Anak-anak Down Syndrome saat Belajar Membuat Kopi di Java Paragon Hotel & Residences Surabaya (foto : ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | SURABAYA – Memperingati Hari Dwon Syndrome Sedunia pada 21 Maret, Java Paragon Hotel & Residences Surabaya menggelar event Nyeduh Kopi bareng Insan Down Syndrome. Bersama Komunitas Kopi Jatim, anak-anak Down Syndrome belajar membuat kopi secara manual.

    Menurut General Manager Java Paragon Hotel & Residences Surabaya event ini sebagai dukungan terhadap anak-anak Down Syndrome untuk menambah skill mereka.

    “Kami percaya bahwa setiap insan memiliki kemampuan yang luar biasa. Tidak terkecuali temen-temen Down Syndrome. Maka dari itu, di hari spesial ini, kita mengajak mereka untuk menambah skill mereka dengan membuat kopi. Ternyata mereka bisa lho membuat kopi. Siapa tahu ini bisa jadi bekal mereka untuk membuka kedai kopi atau coffee shop,” ujar Erly Rizka General Manager Java Paragon Hotel & Residences Surabaya.

    Sebanyak 20 anak Down Syndrome dari Persatuan Orang Tua Anak Dengan Down Syndrome (POTADS) sangat antusias saat belajar menyeduh kopi. Salah satunya adalah Triyana Prasetyo Mulya.

    “Tadi saya bikin kopi bareng temen-temen. Cara buatnya gampang. Seneng banget bisa ikut ini. Nanti saya mau buka usaha cafe,” cerita Triyana Prasetyo Mulya salah satu peserta Nyeduh Kopi Bareng Insan Down Syndrome.

    Tidak hanya Triyana, peserta lainnya Putri Primadani Mooduto juga mengaku senang saat mengikuti pelatihan ini.

    “Hari ini seru soalnya bikin kopi. Tidak susah buatnya. Nanti mau buatin ibu kopi kalau di rumah,” terang Putri dengan antusias.

    Orang tua dari anak-anak Down Syndrome mengaku senang dengan adanya pelatihan ini. salah satunya adalah Endah Sugiarti.

    “Alhamdulillah ya mas, akhirnya anak-anak bisa belajar membuat kopi hari ini. ini adalah salah satu impian kami. Mereka bisa belajar langsung bagaimana cara membuat kopi yang benar. Selama ini, anka-anak pernah belajar melukis, silat, bermain angklung, dan fashion show juga pernah. Kalau membuat kopi ini baru pertama kali,” jelas Endah Sugiarti dengan bangga.

    Endah Sugiarti berharap anak-anak Down Syndrome bisa manfaatkan pelatihan ini untuk kedepannya.

    “Harapan kami anak-anak kedepan bisa unjuk kebolehan minimal untuk menyuguhkan kopi di dalam keluarga sendiri. Syukur alhamdulillah bila sampai punya usaha sendiri meskipun harus ada yang mendampingi,” tambahnya.

    Sementara itu, ketua komunitas Kopi Jatim Dirganto mengatakan kegiatan ini cukup menantang bagi anggota Komunitas Kopi Jatim.

    “Asik sih ini acaranya. Ini adalah pertama kali kami mengajari anak-anak Down Syndrome membuat kopi. Sebelumnya kami pernah membuat acara serupa dengan temen-temen tunawicara dan tunarungu,” ucap Om Gantok sapaan akrab Dirganto.

    Selain itu, Om Gantok ingin banyak orang memahami secara benar tentang kopi.

    “Justru dengan anak Down Syndrome ini bisa jadi motivasi bagi semua orang untuk belajar tentang membuat kopi dan cara menikmati kopi dengan benar. Kami akan berikan cara membuat kopi yang simple yang penting bisa cara membuatnya dan menikmati kopi tanpa gula,” tambah Om Gantok.

    Dirganto menambahkan, acara Nyeduh Kopi Bareng Insan Down Syndrome ini diharapkan mampu menambah rasa percaya diri untuk anak-anak Down Syndrome.

    “Harapannya mampu membangkitkan semangat dan kepercayaan diri mereka bahwa mereka ya sama dengan orang lain dalam hal belajar membuat kopi,” tutup Om Gantok.

    Selain itu, Erly Rizka General Manager Java Paragon Hotel & Residences Surabaya juga berharap pelatihan ini mampu jadi bekal untuk anak-anak Down Syndrome untuk lebih mandiri.

    “Selain untuk menyadarkan masyarakat bahwa kita memiliki kesempatan yang sama, bahwa semua orang punya kesempatan untuk belajar dan menikmati kopi yang benar. Tapi juga kami berharap anak-anak Down Syndrome bisa lebih mandiri dan tentunya bisa jadi ide untuk berbisnis kedepannya,” tutup Erly sapaan akrab Erly Rizka.

    Perlu diketahui bahwa Hari Down Syndrome Sedunia diperingati setiap tanggal 21 Maret. Sebuah perayaan yang mengangkat kesadaran untuk mendukung, menginspirasi, dan menyemangati anak-anak dengan Down Syndrome.(ref)

    Hotel Hotel Surabaya Java Paragon Hotel & Residences
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Libur Telah Tiba! Liburan Sekolah Makin Seru di Swiss Belresidences Rasuna Epicentrum

    June 26, 2026

    Somerset Berlian Jakarta Perkuat Komitmen Sustainable Living Melalui Program Pengelolaan Minyak Jelantah Bersama TUKR

    June 24, 2026

    Peringati Hari Laut Sedunia, Innit Lombok Berkolaborasi dengan Indonesia Biru Foundation untuk Restorasi Terumbu Karang di Teluk Ekas

    June 10, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,561

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026970

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026968

    Imlek Lebih Berhoki! “Ember of Prosperity” Buffet Dinner Siap Meriahkan Midtown Residence Surabaya

    January 28, 2026785
    Don't Miss
    Hukum & Kriminal

    Mantan Jaksa Febrie Adriansyah Ditahan, Penampilannya Disorot usai Tak Kenakan Rompi Tahanan dan Tanpa Borgol

    By suaranuraniJuly 25, 2026438

    suaranurani.com | JAKARTA – Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah resmi…

    Ngeyel saat Ditegur Satpam di Bundaran HI, Aparat Pengemudi Alphard Kini Diproses Propam Meski Sudah Ngaku Salah

    July 25, 2026

    Dokter Tanggapi Cerita Sudaryono Banyak Makan Telur hingga Sebabkan Bisul usai Dilantik jadi Kepala BGN

    July 25, 2026

    Safety Forum Jadi Momentum TPK Teluk Lamong Perkuat Budaya K3 Menuju Operasional Yang Andal

    July 24, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Mantan Jaksa Febrie Adriansyah Ditahan, Penampilannya Disorot usai Tak Kenakan Rompi Tahanan dan Tanpa Borgol

    July 25, 2026

    Ngeyel saat Ditegur Satpam di Bundaran HI, Aparat Pengemudi Alphard Kini Diproses Propam Meski Sudah Ngaku Salah

    July 25, 2026

    Dokter Tanggapi Cerita Sudaryono Banyak Makan Telur hingga Sebabkan Bisul usai Dilantik jadi Kepala BGN

    July 25, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,561

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026970

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026968
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.