suaranurani.com | SURABAYA – Beredar video di media sosial, yang memperlihatkan insiden kecelakaan maut yang melibatkan wanita berinisial ENR (32) pengemudi Mitsubishi Outlander di kawasan Jalan Taman Apsari, Surabaya, Jawa Timur.
Dalam unggahan Instagram @sekitaransurabaya.id, pada Senin, 24 Agustus 2026, mobil yang dikemudikan ENR dilaporkan menabrak 2 kendaraan pada 2 lokasi berbeda, hingga menyebabkan seorang warga tewas.
“Diduga mabuk, pengemudi outlander tabrak 2 kendaraan hingga 1 orang tewas,” tulis postingan Instagram @sekitaransurabaya.id, pada Senin, 24 Agustus 2026.
Hal yang menuai kecaman, saat tampak pengemudi yang bukannya meminta pertolongan, malah menantang warga yang mengamankannya sambil marah-marah.
Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi kecelakaan maut yang melibatkan pengemudi Mitsubishi Outlander di Surabaya itu? Berikut ulasannya.
Jadi Tersangka usai Diamankan Polisi
Sejauh ini, polisi telah menetapkan ENR sebagai tersangka dan kini pelaku masih menjalani pemeriksaan.
Hal tersebut disampaikan Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayi Raditya dalam keterangannya, pada Senin, 24 Agustus 2026.
Galih menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan tes urine, tersangka tidak dalam pengaruh narkoba.
“Sudah tersangka, negatif (narkoba),” kata Galih.
Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. ENR dijerat Pasal 310 ayat (4) dan ayat (1) juncto Pasal 106 ayat (1) serta Pasal 312 juncto Pasal 231 UU LLAJ 2009.
Hantam Taksi yang Terparkir
Berdasarkan laporan di lapangan, peristiwa itu terjadi pada Minggu, 23 Agustus 2026, sekitar pukul 03.30 WIB.
Polisi menyebut, rangkaian kecelakaan bermula di Jalan Taman Apsari Surabaya.
Saat itu, ENR mengendarai Outlander dari arah selatan menuju utara di kawasan Taman Apsari.
Ketika berbelok ke kiri, kendaraan tersebut tiba-tiba kehilangan konsentrasi dan menghantam taksi listrik berjenis VinFast bernopol L-1611-UG yang sedang terparkir di sisi kanan jalan.
Namun, benturan pertama tidak membuat ENR menghentikan lajunya, sehingga mobil meninggalkan lokasi menuju Jalan Gubernur Suryo.
Nubruk Warga di Depan Alun-Alun
Rangkaian kecelakaan berlanjut ketika Outlander tiba di sekitar depan Alun-Alun Surabaya.
Di lokasi tersebut, kendaraan kembali terlibat kecelakaan, dan korban kali ini adalah RPK yang sedang menaikkan barang ke mobil pikap Mitsubishi L300 miliknya yang sedang terparkir.
Kala itu, benturan keras dari hantaman mobil pelaku, membuat RPK mengalami luka berat.
Korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke UGD RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan.
Namun, luka yang dialaminya sangat parah hingga nyawanya tidak tertolong.
Pengemudi Malah Tantang Warga
Dalam video yang beredar, situasi semakin memanas setelah kecelakaan maut tersebut.
Tampak seorang wanita yang mengenakan baju merah menunjuk-nunjuk warga sambil marah.
Suara sorakan warga terdengar ketika dirinya justru menantang orang-orang yang berada di sekitar lokasi.
ENR bahkan sempat memanjat dari sisi pintu mobil sambil menunjukkan sikap menantang sebelum akhirnya diamankan petugas.(ist)

