suaranurani.com | SUMATERA – Beredar di media sosial video curhatan seorang ibu bersama anak kecilnya yang mengeluh karena asap rokok di dalam bus ber-AC.
Menurut pengakuannya, sebelum memesan tiket dari bus tersebut sudah dipastikan bahwa itu adalah unit dengan AC, yang seharusnya ada larangan untuk merokok di dalamnya.
“Di terminal dan di aplikasi juga sudah konfirmasi ini kan bus AC, nggak boleh ada rokok, kalau ada yang ngerokok, bisa saya tegur,” tulisnya dalam keterangan di unggahan akun Instagram @nurohmahkd, dikutip pada Rabu, 25 Maret 2026.
Sempat Menegur, tapi Merasa Dipojokkan
Dalam keterangannya, penumpang tersebut mengaku sudah sempat menegur sopir yang merokok, namun merasa dipojokkan oleh penumpang lainnya.
“Waktu saya tegur, yang terjadi malah penumpang lain ikut menyudutkan saya, dibilangnya mana kuat sopir kalau nggak sambil ngerokok,” ujarnya.
“Dan penumpang lain pas aku perhatikan kalau lagi berhenti, bapak-bapaknya itu semua ngerokok kecuali Aa,” lanjutnya.
Hal yang membuatnya geram karena sebagian merokok tak hanya di tempat-tempat pemberhentian, tapi di dalam bus.
“Oke lah ngerokok di tempat istirahat, nggak di bus gitu. Ini sopir, terus ada satu penumpang, mereka duduk di depan dengan alasan ada jendela depan dibuka, asapnya keluar,” terangnya.
Merokok dan Suara Speaker yang Mengganggu
Asap rokok dari penumpang dan sopir yang merokok di dalam bus, menurutnya sampai ke tempat duduknya, meski di awal berdalih asapnya keluar lewat jendela yang terbuka.
“Kenyataannya, asapnya sampai ke penumpang belakang, saya di-double masker tetep kehirup, Dyandra juga sampai muntah,” tuturnya.
Tak hanya persoalan rokok, menurutnya fasilitas bus yakni speaker yang terpasang pun turut mengecewakan.
“Bus AC, merokok, suara speaker nggak jelas, macet. Bayangin perjuangan anakku untuk datang ke rumah kakeknya. Mohon doanya ya, sedih kesel, marah,” ucapnya dalam video tersebut.
“Speaker rusak kayak gitu dipaksain tetap dinyalain coba. Pengin nangis, pengin keluar dari bus ini,” sambungnya.
Tulisan pada captionnya juga meminta doa agar dirinya tetap sehat sampai kembali Bandung karena perjalanannya yang penuh asap rokok.
“Ingin rasanya turun terus ke bandara naik pesawat, tapi nggak mungkin. Cuma bisa berdoa supaya paru-paru kami tetap diberi perlindungan, kami tetap sehat, aman, selamat sampai Bandung,” tambahnya.
Setidaknya, ada 3 anak kecil yang berada di dalam bus tersebut saat sejumlah orang dewasa tetap merokok.
Mengintip dari kolom komentar, pengunggah video sudah mengadukannya melalui DM di media sosial, tapi belum mendapatkan respons.
“Bus Antar Lintas Sumatera sudah ku DM, sudah ku WhatsApp nomor yang tercantum di bus, ku telepon-telepon, tak ada tanggapan sama sekali. Masa harus viral dulu?” tulisnya menjawab salah satu warganet. (ist)

