suaranurani.com | JAKARTA – Sebagian publik di media sosial (medsos) tengah ramai menyoroti insiden mobil-mobil yang terparkir di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, mendadak kempes secara bersamaan.
Diduga insiden itu disebabkan oleh oknum juru parkir (jukir) liar terhadap mobil milik para pengunjung di kawasan Monas.
Dalam unggahan Instagram @jabodetabek24info, pada Senin, 23 Maret 2026, terlihat para pemilik mobil-mobil yang terparkir di area tersebut memperbaiki kondisi ban yang telah bocor atau kempes.
“Parkir di Monas berujung ban dikempeskan, pengunjung mengaku jadi korban,” demikian tertulis dalam postingan tersebut.
Salah seorang pengunjung yang mengaku berasal dari luar kota, mengaku merasa dirugikan karena telah mengikuti arahan saat parkir, tanpa mengetahui situasi sebenarnya di lapangan.
Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi yang terjadi dalam insiden di kawasan Monas tersebut? Berikut ini ulasan selengkapnya.
Bikin Pengunjung Monas Geram
Dalam insiden itu, terdengar suara pengunggah video yang mengaku mengalami kejadian tak menyenangkan saat memarkir kendaraannya di area parkir Monas.
Pengunjung Monas itu mengaku geram terhadap oknum jukir liar hingga melaporkan hal tersebut kepada pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta.
“Halo Dishub Jakarta, ini kenapa ban-ban mobil dari area Monumen Nasional (Monas) ini bagaimana ya maksudnya?” ungkapnya.
Ia pun berharap pihak terkait dapat memberikan klarifikasi sekaligus menindak tegas oknum-oknum yang meresahkan tersebut.
“Ini pengunjung yang mau pulang jadi susah. Mohon informasinya lebih lanjut, dilihat nih,” sambung pengunggah video.
Diduga Ulah Jukir Liar
Pengunjung Monas itu mengungkapkan dirinya sempat diarahkan oleh sejumlah oknum yang diduga sebagai jukir liar.
Tak lama berselang, puluhan mobil yang diduga terparkir oleh jukir liar di lokasi itu justru ditemukan dalam kondisi ban kempes.
Bahkan, sejumlah mobil di antaranya kehilangan pentil pada bagian ban kendaraan milik para pengunjung.
Dalam video yang beredar, terlihat pula pengunjung yang berupaya menenangkan situasi agar masalah itu dapat terselesaikan.
“Mbak, jangan bikin panik, kita lagi pada emosi ini, sudah mending ke sana saja,” ungkap seorang pria.
“Maaf, daripada kena lempar dongkrak nanti,” imbuhnya.
Sampai berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Monas maupun otoritas kepolisian setempat atas insiden tersebut.
Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan di area publik serta memastikan menggunakan lokasi parkir resmi guna menghindari kejadian serupa.(ist)

