suaranurani.com | JAKARTA – Artis sekaligus aktor kenamaan, Eddi Hidayatullah atau akrab disapa Eddi Brokoli melakukan aksi kemanusian untuk para korban bencana di Sumatera.
Sebelumnya, peristiwa banjir bandang dan tanah longsor sempat melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pada akhir November 2025 lalu.
Kerusakan pada sejumlah infrastruktur hingga tempat tinggal para warga yang terdampak bencana, hingga kini menjadi perhatian publik Tanah Air.
Banyak dari berbagai kalangan publik, termasuk pemerintah dan para relawan yang bahu-membahu demi pulihnya kondisi para korban pascabencana di Sumatera.
Kini, bantuan untuk para korban bencana Sumatera juga digencarkan oleh Eddi Brokoli, dengan aksi memotong rambut kribo yang telah menjadi ciri khasnya, dengan potongan gundul.
Rupanya, aksi itu bukan tanpa alasan. Eddy menyebut aksinya menunjukkan komitmennya untuk membersamai para korban di tengah duka pascabencana di Sumatera.
“Biar kami yang gundul, hutan Indonesia jangan,” ungkap Eddi sebagaimana dikutip dari unggahan Instagramnya @eddikrokoli, pada Selasa, 3 Februari 2026.
Kumpulkan Donasi Lebih dari Rp195 Juta
Dalam pernyataannya, Eddi menuturkan aksi solidaritas itu untuk membantu para korban bencana di Aceh dan Sumatera.
Terlihat, Eddi menepati janjinya dalam aksi itu dengan tampil kinclong tanpa rambut kribo yang selama ini menjadi ciri khasnya.
Pada postingan tersebut, Eddi menyebutkan dirinya telah berhasil mengumpulkan donasi hingga lebih dari Rp195 juta untuk para korban bencana Sumatera.
“Alhamdulillah, lebih dari 195 juta rupiah, Terima kasih untuk semua yang terlibat,” ungkapnya.
Eddi Brokoli: 100 Persen untuk Rehabilitasi Air Bersih
Pada postingan yang berbeda pada 26 Januari 2025 lalu, Eddi sempat membagikan poster aksi kemanusiaan itu yang bertajuk ‘Soleddirity’.
Pemeran pendukung dalam film ‘Ada Apa dengan Cinta’ (2002) itu menjelaskan dalam aksinya, 100 persen donasi tersebut akan dialokasikan untuk rehabilitasi air bersih di sejumlah titik pascabencana Sumatera.
“100 persen yang diterima, akan dialokasikan Yayasan WANADRI untuk rehabilitasi air bersih di beberapa titik bencana daerah Tamiang, Bireuen, dan beberapa di titik terdampak lainnya di Sumatera Utara,” terang Eddi.
Dalam aksinya, Eddi juga sempat melakukan aktivitas jalan dan bersepeda bersama para relawan, dari Jalan Aceh hingga Jalan Sumatera di kawasan Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu, 31 Januari 2026.
“Di titik finish, Eddi Brokoli akan digundulin sama anak tercinta, sebagai simbol ‘biar kami yang gundul, hutan Indonesia jangan’, ada yang mau digunduli?” demikian tertulis dalam postingan tersebut.
Sampai dengan Selasa, 3 Februari 2026, postingan tersebut telah disukai oleh 34,7 ribu pengguna Instagram.(ist)

