suaranurani.com | JAKARTA – Kepergian selebgram sekaligus artis berbakat, Lula Lahfah meninggalkan duka mendalam bagi orang-orang terdekatnya.
Sebelumnya, Lula dikabarkan meninggal dunia pada sebuah apartemennya, pada Jumat, 23 Januari 2026, dan kini jenazahnya telah dimakamkan oleh pihak keluarga.
Perihal kepergian sang selebgram, YouTuber kenamaan sekaligus pasangan dari Lula, Reza Arap Oktovian akhirnya angkat bicara melalui akun media sosial pribadinya, terkait kepergian kekasih tercinta.
Setelah 7 hari melewati masa berkabung, Arap menuturkan perasaan hatinya setelah kepergian Lula Lahfah.
Pria berusia 38 tahun itu menyadari, kehadirannya dalam kehidupan Lula Lahfah baru terjalin secara intens dalam kurun waktu sekitar 1 tahun terakhir.
Oleh sebab itu, Arap menegaskan pihak yang paling berhak menerima dukungan moral adalah orang-orang terdekat yang telah menemani Lula sejak lama.
“Tidak ada yang lebih layak untuk mendapatkan dukungan dari segala bentuk ‘grief’ dan ‘duka’ selain keluarga dan sahabat-sahabat terdekat yang sudah menemani Almarhumah selama bertahun-tahun,” tulis Arap sebagaimana dikutip dari cuitan X pribadinya @yourbae, pada Kamis, 29 Januari 2026.
Dalam cuitan itu, Arap menuangkan kesedihan sekaligus permintaan khusus kepada publik agar empati lebih difokuskan kepada keluarga inti dan sahabat lama almarhumah.
Hubungan yang Memiliki Makna Mendalam
Dalam pernyataannya, Arap tidak menampik terkait hubungannya dengan Lula memiliki makna yang mendalam.
Terlebih, YouTuber itu mengungkapkan adanya rencana besar yang sempat mereka susun bersama.
Hal tersebut, termasuk melibatkan keluarga, meskipun kini harus terhenti akibat kepergian sang kekasih hati.
“Walaupun saya mengenal Almarhumah sejak lama, tapi saya hanya mengambil sebagian kecil dari kenangan atau memori Almarhumah selama hampir satu tahun ke belakang,” terang Arap.
“Dan (yang tadinya) rencana-rencana kami berdua dan keluarga di masa depan,” sambungnya.
Pamit ke Publik dan Ingin Tenangkan Diri
Pada postingan itu, Arap meminta publik untuk tidak berspekulasi yang tidak perlu atas perasaan dukanya.
Musisi Disc Jockey (DJ) itu juga menegaskan, saat ini, dirinya membutuhkan ruang pribadi untuk memproses kehilangan tersebut secara perlahan.
Terlebih, Arap mengakui kondisi mentalnya pun diakui tengah berada pada titik terendah.
“Bohong kalau saya bilang saya tidak lemah dan hancur. Sementara itu, biarkan saya fokus sama diri sendiri,” tuturnya.
“Sampai nanti akan ada saatnya saya butuh kalian,” imbuh Arap.
Di sisi lain, Arap menyampaikan janjinya untuk kembali berinteraksi dengan publik ketika sudah siap secara emosional.
“When the time’s comes (Saat waktunya tiba). Pasti, saya pasti akan minta tolong,” tandasnya.(ist)

