suaranurani.com | KUDUS – Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengakibatkan sebagian wilayah terendam banjir, salah satunya di Desa Jetiskapuan, Kecamatan Jati.
Suasana banjir menjadi berbeda usai salah satu warga mengunggah kondisi desanya yang terendam air.
Meski aktivitas warga mulai berjalan seperti biasa, mobilitas masyarakat menggunakan perahu kayu yang didayung.
Momen Mendayung Perahu Seperti di Film
Sebuah unggahan dari akun TikTok @lutfaaaaa96 viral usai mengabadikan momen saat hendak bepergian menggunakan perahu.
“Kalian yang lahir tahun 90-an, pasti keinget film kisah percintaan yang satu ini. Ada yang tahu?” tulisnya di keterangan video yang diunggah pada Senin, 26 Januari 2026.
Video yang sudah diputar lebih dari 48 ribu kali penayangan tersebut juga ditambah dengan lagu My Heart, dinyanyikan oleh Irwansyah dan Acha Septriasa.
Sementara film yang dimaksud berjudul Heart dan dirilis pada tahun 2006, di mana salah satu adegan ikoniknya adalah mendayung perahu di sebuah danau.
Perahu untuk Kegiatan Sehari-hari
Selama banjir masih menggenang, warga menggunakan perahu tersebut agar tetap bisa beraktivitas dengan normal.
“Tapi ini bukan tentang cinta, tapi perjuangan orang tua mengantarkan anaknya untuk ke sekolah dan kerja dalam keadaan banjir. Tetap semangat,” tulisnya lagi.
Bikin Nostalgia dan Ramai Dukungan Warganet
Mengintip dari kolom komentar, tak sedikit warganet yang mengaku merasa bernostalgia dengan unggahan tersebut.
Namun, warganet juga tetap memberi dukungan dan semangat kepada korban banjir.
Beberapa komentar dari warganet seperti, “My Heart banget nggak tuh?” tulis akun @it*****e
“Berasa jadi Irwansyah dan Acha,” tulis akun @far*****a
“Alat transport Jetis, semangat Mba,” tulis akun @An****
“Tiap tahun kebanjiran, yang sabar ya,” tulis akun @meka*****l
Penanganan Banjir di Kudus
Sejumlah wilayah di Kudus mengalami banjir pada 9 Januari 2026 dan menurut pengakuan pemilik video, di daerahnya kini masih tergenang air.
Sementara menurut catatan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, masih ada delapan desa di tiga kecamatan yang masih tergenang banjir.
Sebanyak 7.164 warga di 2.264 Kepala Keluarga (KK) masih terdampak bencana hidrometeorologi tersebut.
BPBD juga mencatat bahwa awalnya ada 2.467 di 958 KK, tapi sebagian besar sudah kembali ke rumah meski air masih belum surut sepenuhnya.
Lebih lanjut, sebanyak 23 dapur umum juga telah ditutup menyusul kepulangan warga yang mengungsi. (ist)

