suaranurani.com | LOMBOK, NTB – Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan penampilan impresif saat melakoni sesi kualifikasi Moto3 Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (10/10/2026)
Tampil penuh percaya diri di hadapan penggemar sendiri, pembalap Honda Team Asia nomor motor 9 tersebut berhasil mengamankan posisi start ketujuh (P7) pada sesi Kualifikasi 2 (Q2).
Veda berhasil membukukan catatan waktu terbaik 1 menit 37,246 detik dan hanya terpaut 0,385 detik dari sang peraih pole position, Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo.
Guna menghadapi balapan utama, tim dan sang pembalap telah menyiapkan strategi matang untuk memanfaatkan posisi start di baris ketiga.
“Start dari baris ketiga adalah posisi yang sangat bagus untuk balapan. Kami bekerja dengan baik selama Q2, dan selisih waktu ke barisan depan sangatlah tipis. Saya akan memberikan yang terbaik untuk meraih hasil maksimal di hadapan para pendukung di rumah sendiri,” tulis Honda Team Asia di situs resminya yang diakses Minggu (11/10/2026).
Perjuangan Solid Sejak Sesi Latihan
Performa apik Veda di Mandalika sudah terlihat sejak rangkaian latihan bebas. Ia berhasil memastikan tiket langsung ke sesi Q2 tanpa harus melewati Q1 setelah menembus jajaran pembalap tercepat pada sesi Practice.
Pada awal sesi Q2, Veda sempat tertahan di urutan ke-12. Memasuki menit-menit akhir kualifikasi, ia kembali ke paddock untuk melakukan sedikit penyesuaian pada setelan motor Honda NSF250R miliknya.
Strategi tersebut terbukti ampuh. Begitu kembali ke lintasan, pembalap berusia 17 tahun ini langsung mempertajam catatan waktunya hingga merangsek naik ke urutan ketujuh.
Modal Penting di Baris Ketiga Grid Start
Hasil kualifikasi ini menempatkan Veda Ega di baris ketiga (third row) grid start bersama Matteo Bertelle dan Adrian Cruces. Memulai balapan dari baris ketiga memberikan modal yang sangat strategis bagi Veda untuk langsung bersaing di kelompok barisan depan sejak awal lap.
Sementara itu, posisi pole position direbut oleh Brian Uriarte (1:36,861), disusul David Almansa di posisi kedua dan Alvaro Carpe di urutan ketiga. Adapun rival terdekat Veda asal Malaysia, Hakim Danish, harus puas mengawali balapan dari baris belakang.
Motivasi Tinggi Meraih Hasil Terbaik
Balapan kandang (home race) di Sirkuit Mandalika memberikan dorongan motivasi ekstra bagi Veda Ega Pratama.
Dukungan riuh dari ribuan penggemar balap tanah air yang memadati tribun menjadi modal mental berharga baginya untuk bertarung merebut poin maksimal.
Dengan ritme balap yang lumayan konsisten selama sesi latihan dan kualifikasi, Veda berpeluang besar untuk mencetak hasil manis dan mengibarkan bendera Merah Putih di kandang sendiri.(ist)

