Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tata Kelola Klaim TPS Mendapat Apresiasi Pelanggan, Wujud Komitmen atas Layanan yang Responsif dan Transparan

    October 15, 2026

    Raline Shah Mengundurkan Diri sebagai Staf Khusus Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital di Komdigi RI

    October 14, 2026

    Tahun PLN NPC, Perkuat Peran Membangun Infrastruktur Energi hingga Wilayah Terisolir

    October 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Tata Kelola Klaim TPS Mendapat Apresiasi Pelanggan, Wujud Komitmen atas Layanan yang Responsif dan Transparan
    • Raline Shah Mengundurkan Diri sebagai Staf Khusus Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital di Komdigi RI
    • Tahun PLN NPC, Perkuat Peran Membangun Infrastruktur Energi hingga Wilayah Terisolir
    • Kinerja Bongkar Muat Batu Bara KAI Logistik Meningkat Signifikan, Perkuat Keandalan Rantai Pasok Energi Nasional
    • TPS Konsisten Melakukan Pembibitan dan Penanaman Mangrove, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir dan Lingkungan Pelabuhan
    • Bali Dilanda Kelangkaan BBM, Antrean SPBU Pertamina Bikin Warga Ketar-ketir
    • Serangan Houthi ke Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang, Jamaah Umrah Jadi Korban
    • Double Pedal Drummer Rusak di Awal Konser, Avenged Sevenfold Bikin JIS Heboh hingga Bawakan Dear God
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • Bogasari
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
      • Solusi Bangun Indonesia
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
      • Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Hukum & Kriminal»Kontroversi KPK vs Mahfud MD usai Nusron Wahid Dibayangi Kasus Suap Anak Buah yang Urus HGB Summarecon
    Hukum & Kriminal

    Kontroversi KPK vs Mahfud MD usai Nusron Wahid Dibayangi Kasus Suap Anak Buah yang Urus HGB Summarecon

    suaranuraniBy suaranuraniSeptember 23, 2026No Comments503 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Menyoroti fakta di balik kasus korupsi HGB Summarecon yang menjerat oknum pejabat ATR/BPN hingga orang kepercayaan Nusron Wahid. (Instagram.com / @jktinfo - @kualimerahputih)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    kilasmetro.com | JAKARTA – Sebagian publik di Tanah Air, tengah ramai menyoroti kasus dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) PT Summarecon Agung dan penerimaan lain di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

    Sebelumnya diketahui, dalam perkara ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan 8 orang sebagai tersangka.

    KPK juga sempat menyebut, 4 tersangka di antaranya merupakan orang yang disebut memiliki kedekatan dengan Nusron Wahid, yakni Arif Sugiyanto (ARF), Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq (FEZ), Erwin (ERW), dan Muhammad Fakhry (MF).

    Belakangan, kasus ini memicu kritik dari sebagian kalangan usai KPK belum kunjung memeriksa Nusron Wahid selaku Menteri ATR/BPN, di tengah pengusutan kasus suap HGB Summarecon yang masih berjalan.

    Salah satunya, datang dari mantan Menko Polhukam, Mahfud MD yang mendesak agar KPK memperjelas posisi Nusron Wahid atas skandal korupsi ini.

    Terkini, KPK menanggapi kritikan Mahfud MD yang mempertanyakan belum dipanggilnya Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

    Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan pemeriksaan saksi dalam kasus tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan penyidik.

    Budi menyebutkan, seluruh penyidikan berjalan sesuai prosedur, termasuk dalam menentukan pihak yang akan dimintai keterangan.

    “Yang pertama, tentu pemanggilan saksi semuanya bergantung pada kebutuhan penyidik, ya,” kata Budi dalam keterangannya, pada Rabu, 22 September 2026.

    KPK Klaim Masih Fokus Cari Bukti

    Budi menjelaskan, saat ini penyidik masih fokus mengumpulkan alat bukti tambahan berupa dokumen serta barang bukti elektronik dari sejumlah lokasi yang telah digeledah.

    Juru Bicara KPK itu menuturkan, pengumpulan bukti tersebut dilakukan untuk memperkuat konstruksi perkara dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Agung dan penerimaan lain di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

    Menurut Budi, penyidik nantinya akan melakukan konfirmasi kepada sejumlah saksi terkait temuan yang diperoleh dari operasi tangkap tangan (OTT) hingga penggeledahan di berbagai lokasi.

    “Pemeriksaan pada saksi terbuka kemungkinan untuk penyidik melakukan pemanggilan kepada pihak-pihak yang memang diduga mengetahui bagaimana konstruksi perkara ini,” beber Budi.

    Ada pun, lokasi yang sebelumnya digeledah, antara lain 3 ruangan direktorat jenderal di Kementerian ATR/BPN, kantor pusat PT Summarecon Agung di Jakarta Timur.

    Penggeledahan lainnya terjadi di rumah Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, serta kantor Summarecon Bogor.

    Mahfud MD Minta Posisi Nusron Diperjelas

    Dalam kesempatan berbeda, Mahfud MD sebelumnya menyoroti belum adanya informasi mengenai kemungkinan pemeriksaan terhadap Nusron Wahid.

    Mahfud menilai, KPK perlu menjelaskan kepada publik apakah Nusron akan dipanggil atau setidaknya dimintai keterangan dalam perkara yang tengah disidik.

    “Menurut saya, demi keterbukaan mestinya segera dijelaskan oleh KPK apakah sekarang ini ada niatan memanggil Nusron, minimal memeriksa Nusron,” kata Mahfud dalam sebuah program televisi, pada Jumat, 18 September 2026.

    Mahfud menuturkan, pemeriksaan terhadap Nusron menjadi hal yang dipertanyakan publik lantaran perkara tersebut berkaitan dengan lingkungan kementerian yang dipimpinnya.

    “Tidak masuk di akal publik yang begini ini tidak diperiksa. Enggak masuk akal. Sudah disebut kok terang-terangan,” ungkapnya.

    Di sisi lain, Mahfud menilai, apabila KPK tidak memanggil Nusron, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai posisi Menteri ATR/BPN dalam perkara tersebut.

    “Menurut saya, KPK akan menambah sejumlah pertanyaan lagi kalau Nusron ini tidak dipanggil dan dijelaskan posisinya karena ini pejabat publik,” tandasnya.(ist)

    HGB KPK Mahfud MD Nusron Wahid
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Dana Nasabah Belum Kembali, Nasabah Minta Direksi BTN Turun Tangan

    October 11, 2026

    Uang Rp17 Miliar Diklaim Lenyap, 4 Tahun Linawati Mencari Keadilan: Malah Di-Pingpong BTN?

    October 11, 2026

    Nasabah BTN Klaim Uang Rp17 Miliar Lenyap, Pelaku Masuk Bui tapi Uang Masih Hilang

    October 11, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969

    Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo

    October 8, 2026896
    Don't Miss
    PT Terminal Petikemas Surabaya

    Tata Kelola Klaim TPS Mendapat Apresiasi Pelanggan, Wujud Komitmen atas Layanan yang Responsif dan Transparan

    By suaranuraniOctober 15, 2026566

    suaranurani.com | SURABAYA – Komitmen berkesinambungan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dalam meningkatkan kualitas layanan…

    Raline Shah Mengundurkan Diri sebagai Staf Khusus Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital di Komdigi RI

    October 14, 2026

    Tahun PLN NPC, Perkuat Peran Membangun Infrastruktur Energi hingga Wilayah Terisolir

    October 13, 2026

    Kinerja Bongkar Muat Batu Bara KAI Logistik Meningkat Signifikan, Perkuat Keandalan Rantai Pasok Energi Nasional

    October 13, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Tata Kelola Klaim TPS Mendapat Apresiasi Pelanggan, Wujud Komitmen atas Layanan yang Responsif dan Transparan

    October 15, 2026

    Raline Shah Mengundurkan Diri sebagai Staf Khusus Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital di Komdigi RI

    October 14, 2026

    Tahun PLN NPC, Perkuat Peran Membangun Infrastruktur Energi hingga Wilayah Terisolir

    October 13, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.