Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Arus Petikemas Tumbuh 12,38%, PT Terminal Teluk Lamong Bukukan Kinerja Positif Hingga Agustus 2026

    September 17, 2026

    Di Balik Momen Pencopotan Purbaya, Ada Pilu Istrinya yang Mendadak Diminta Jemput ke Kantor

    September 16, 2026

    Cerita Gubernur Sherly soal Polemik Pengurusan Tanah di ATR/BPN: Sudah Sejak 2025, Belum Ada Hasilnya

    September 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Arus Petikemas Tumbuh 12,38%, PT Terminal Teluk Lamong Bukukan Kinerja Positif Hingga Agustus 2026
    • Di Balik Momen Pencopotan Purbaya, Ada Pilu Istrinya yang Mendadak Diminta Jemput ke Kantor
    • Cerita Gubernur Sherly soal Polemik Pengurusan Tanah di ATR/BPN: Sudah Sejak 2025, Belum Ada Hasilnya
    • 67 Hari Berjibaku dengan Api Karhutla, Relawan di Kalbar Saling Berpelukan saat Hujan Akhirnya Tiba
    • Siapa Gus Arif? Orang Dekat Nusron Wahid yang Diduga Jadi Pengepul Duit Pertanahan di ATR/BPN
    • Terbalik di Perairan Jawa, Posisi KM Virgo Dinilai Berisiko hingga Tim Penyelam Tak Bisa Dipaksa Masuk
    • Jejak Karier Purbaya Yudhi Sadewa di Lingkungan Istana RI, dari Stafsus hingga Kursi Menkeu RI
    • PT Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Budaya Integritas Dengan Sosialisasi WBS & Anti-Gratifikasi
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • Bogasari
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
      • Solusi Bangun Indonesia
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
      • Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Berita»Sorotan Khusus: Rekam Jejak Awardee LPDP yang Ogah Anaknya WNI, Berujung Kena Cancel Berkarier di Pemerintah
    Berita

    Sorotan Khusus: Rekam Jejak Awardee LPDP yang Ogah Anaknya WNI, Berujung Kena Cancel Berkarier di Pemerintah

    suaranuraniBy suaranuraniFebruary 24, 2026No Comments341 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Menyoroti polemik awardee LPDP yang sempat viral karena pamerkan paspor luar negeri anaknya di medsos. (Instagram.com / @pandemictalks - @menkeuri)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | JAKARTA – Sedang hangat diperbincangkan sebagian publik di media sosial (medsos), tentang kontroversi seorang awardee LPDP, Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas.

    Sebelumnya, Tyas menyampaikan dirinya enggan anaknya memiliki status kewarganegaraan sebagai warga negara Indonesia (WNI) melalui akun Threads miliknya, @sasetyaningtyas.

    “Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan,” ucap Tyas dalam unggahannya tersebut.

    Hal tersebut, memicu kemarahan sebagian kalangan publik yang menilai Tyas tidak pantas mengungkapkan hal tersebut di medsos.

    Kini, polemik kian panjang setelah mendapatkan sorotan tajam dari Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa.

    Menkeu Purbaya: Tak Bisa Kerja Lagi

    Purbaya mengungkapkan, pemerintah akan memasukan Tyas dan suaminya, Arya Iwantoro ke dalam daftar hitam atau blacklist untuk menjalani karier di pemerintahan.

    “Blacklist artinya nanti mereka tidak bisa kerja lagi (berhubungan) dengan pemerintah di sini, selama saya di sini atau diblacklist permanen,” kata Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta, pada Senin, 23 Februari 2026.

    “Dua-duanya (Dwi Sasetningtyas dan Arya Iwantoro),” tegasnya.

    Berkaca dari hal itu, sebagian publik kini penasaran dengan rekam jejak karier dan pendidikan Tyas, sang awardee LPDP yang kini terkena blacklist oleh Menkeu Purbaya.

    CEO Sustaination dan Alumni Kampus Belanda

    Berdasarkan penelusuran, Tyas diketahui menempuh studi sarjana di jurusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB).

    Awardee LPDP itu kemudian melanjutkan studi magister di Delft University of Technology, Belanda, pada program Sustainable Energy Technology dengan dukungan beasiswa LPDP dan dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017.

    Di samping itu, Tyas dikenal sebagai pendiri sekaligus CEO Sustaination.

    Sustaination adalah sebuah platform yang mengangkat isu gaya hidup berkelanjutan melalui edukasi dan kurasi produk ramah lingkungan.

    Tyas mulai merintis perusahaannya pada 2018, semasa dirinya tinggal di Belanda.

    Setelah kembali ke Indonesia, Sustaination berkembang menjadi toko daring yang menyeleksi berbagai produk berkelanjutan agar lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.

    Buntut dari polemik ini, Tyas telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui akun media sosialnya.

    Akui Ucapannya Berasal dari Emosi Pribadi

    Secara terpisah, Tyas mengklarifikasi terkait ucapan ‘cukup saya yang WNI, anak jangan’, melalui akun Threads pribadinya, pada Sabtu, 21 Februari 2026.

    “Sehubungan dengan unggahan saya sebelumnya yang memuat kalimat cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan,” ungkapnya.

    “Dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung, maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut,” sambung Tyas.

    Awardee LPDP itu menjelaskan, unggahan tersebut dipicu oleh kondisi emosional pribadi.

    “Pernyataan tersebut lahir sepenuhnya dari rasa kecewa, lelah, dan frustrasi pribadi saya sebagai Warga Negara Indonesia terhadap berbagai kondisi yang saya rasakan,” ucap Tyas.

    Meski begitu, Tyas mengakui kesalahannya dalam berkomunikasi di ruang publik.

    “Saya menyadari bahwa kekecewaan tersebut tidak seharusnya disampaikan dengan cara yang berpotensi melukai perasaan banyak orang,” terangnya.

    “Terlebih berkaitan dengan identitas kebangsaan yang kita junjung bersama,” tandasnya.(ist)

    Arya Iwantoro Jakarta LPDP medsos pemerintah Tyas
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Di Balik Momen Pencopotan Purbaya, Ada Pilu Istrinya yang Mendadak Diminta Jemput ke Kantor

    September 16, 2026

    Cerita Gubernur Sherly soal Polemik Pengurusan Tanah di ATR/BPN: Sudah Sejak 2025, Belum Ada Hasilnya

    September 16, 2026

    Jejak Karier Purbaya Yudhi Sadewa di Lingkungan Istana RI, dari Stafsus hingga Kursi Menkeu RI

    September 16, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969

    Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala

    September 13, 2026861
    Don't Miss
    PT Terminal Teluk Lamong

    Arus Petikemas Tumbuh 12,38%, PT Terminal Teluk Lamong Bukukan Kinerja Positif Hingga Agustus 2026

    By suaranuraniSeptember 17, 2026471

    suaranurani.com | SURABAYA – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatatkan kinerja positif hingga Agustus 2026…

    Di Balik Momen Pencopotan Purbaya, Ada Pilu Istrinya yang Mendadak Diminta Jemput ke Kantor

    September 16, 2026

    Cerita Gubernur Sherly soal Polemik Pengurusan Tanah di ATR/BPN: Sudah Sejak 2025, Belum Ada Hasilnya

    September 16, 2026

    67 Hari Berjibaku dengan Api Karhutla, Relawan di Kalbar Saling Berpelukan saat Hujan Akhirnya Tiba

    September 16, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Arus Petikemas Tumbuh 12,38%, PT Terminal Teluk Lamong Bukukan Kinerja Positif Hingga Agustus 2026

    September 17, 2026

    Di Balik Momen Pencopotan Purbaya, Ada Pilu Istrinya yang Mendadak Diminta Jemput ke Kantor

    September 16, 2026

    Cerita Gubernur Sherly soal Polemik Pengurusan Tanah di ATR/BPN: Sudah Sejak 2025, Belum Ada Hasilnya

    September 16, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.