suaranurani.com | ACEH – Pesan menyentuh, datang dari seorang influencer, Azzahra Putri Santi yang membagikan pengalamannya saat melakukan aksi kemanusiaan pascabencana di Sumatera.
Azzahra sebelumnya telah menyambangi sejumlah lokasi bencana di Aceh sebagai salah satu wilayah terdampak banjir bandang pada akhir November 2025 lalu.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan influencer asal Sumatera itu memikat perhatian publik di media sosial, setelah memposting momen kebersamaan dengan anak-anak di daerah setempat.
Melalui unggahan Instagram pribadinya, @azzahraputrisanti_ pada 30 Desember 2025 lalu, Azzahra sempat membagikan momen nyanyian viral berjudul ‘Tor Monitor Ketua’ bersama anak-anak yang menjadi korban bencana di Aceh.
“Sore di Desa Sekumur Aceh, indah sekali bersama adik-adik hebat ini,” ungkapnya.
Azzahra menuturkan, hal yang membuatnya kecewa yaitu terdapat banyaknya gelondongan kayu di tengah-tengah mereka.
“Yang tidak indah hanyalah pemandangan kayu gelondongan akibat keserakahan manusia,” tuturnya.
Terlihat dalam momen itu, senyum bahagia tersimpul pada wajah anak-anak yang ikut bernyanyi di dekat Azzahra.
Setelah viral bernyanyi bersama para korban pascabencana banjir bandang, Azzahra membagikan postingan terbarunya tentang pembersihan sekolah yang rusak akibat banjir bandang di Aceh.
Pesan Menyentuh untuk Anak-anak Indonesia
Dalam postingan Instagram berbeda yang tayang pada Jumat, 2 Januari 2026, Azzahra memberi pesan menyentuh untuk anak-anak Indonesia.
Terkhusus, Mahasiswa Berprestasi Utama di IPB tahun 2023 itu meminta agar generasi muda di Tanah Air rajin belajar dalam menempuh dunia pendidikan.
“Teruntuk anak-anak Indonesia, belajar yang rajin ya,” ucap Azzahra.
Azzahra juga membagikan poin-poin alasan anak-anak Indonesia agar tumbuh menjadi orang yang bermanfaat di lingkungan sekitarnya.
“Biar kalau sudah besar, bisa bedakan yang mana sawit, yang mana pohon,” demikian tertulis dalam postingannya.
Agar Kelak Memiliki Rasa Empati
Rasa empati yang tumbuh di kalangan generasi muda Indonesia juga turut menjadi perhatian Azzahra Putri.
“Biar kalau sudah besar, punya rasa empati,” tulisnya.
Hal tersebut, tidak terlepas dari kasus penebangan pohon di daerah hulu Sumatera yang disinyalir menjadi salah satu penyebab utama bencana banjir bandang.
“Biar kalau sudah besar, tidak menebang pohon sembarangan,” tandasnya. 9ist)

