Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Di Balik Momen Pencopotan Purbaya, Ada Pilu Istrinya yang Mendadak Diminta Jemput ke Kantor

    September 16, 2026

    Cerita Gubernur Sherly soal Polemik Pengurusan Tanah di ATR/BPN: Sudah Sejak 2025, Belum Ada Hasilnya

    September 16, 2026

    67 Hari Berjibaku dengan Api Karhutla, Relawan di Kalbar Saling Berpelukan saat Hujan Akhirnya Tiba

    September 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Di Balik Momen Pencopotan Purbaya, Ada Pilu Istrinya yang Mendadak Diminta Jemput ke Kantor
    • Cerita Gubernur Sherly soal Polemik Pengurusan Tanah di ATR/BPN: Sudah Sejak 2025, Belum Ada Hasilnya
    • 67 Hari Berjibaku dengan Api Karhutla, Relawan di Kalbar Saling Berpelukan saat Hujan Akhirnya Tiba
    • Siapa Gus Arif? Orang Dekat Nusron Wahid yang Diduga Jadi Pengepul Duit Pertanahan di ATR/BPN
    • Terbalik di Perairan Jawa, Posisi KM Virgo Dinilai Berisiko hingga Tim Penyelam Tak Bisa Dipaksa Masuk
    • Jejak Karier Purbaya Yudhi Sadewa di Lingkungan Istana RI, dari Stafsus hingga Kursi Menkeu RI
    • PT Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Budaya Integritas Dengan Sosialisasi WBS & Anti-Gratifikasi
    • Kapal Virgo Transport 8 Hilang di Laut Jawa: Kronologi, Jumlah Penumpang, hingga Lokasi Terakhir
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • Bogasari
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
      • Solusi Bangun Indonesia
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
      • Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Peristiwa»Cuaca Hambat Evakuasi Longsor Cilacap, BNPB dan BMKG Siapkan Rekayasa Awan
    Peristiwa

    Cuaca Hambat Evakuasi Longsor Cilacap, BNPB dan BMKG Siapkan Rekayasa Awan

    suaranuraniBy suaranuraniNovember 16, 2025No Comments257 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Tangkapan layar proses evakuasi korban longsor di Cilacap. (Dok BNPB)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | CILACAP – Operasi pencarian dan penyelamatan korban tanah longsor di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terus berlanjut memasuki hari ketiga.

    Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhamad Abdullah, melaporkan perkembangan terbaru yang mencakup penemuan korban, pembagian sektor pencarian, pengerahan alat utama, hingga rencana penanganan kendala cuaca yang menghambat proses evakuasi.

    Dalam konferensi pers pada Sabtu, 15 November 2025, Abdullah menyampaikan bahwa tim SAR gabungan kembali menemukan dua korban meninggal dunia.

    Kedua korban atas nama Muhammad Hafiz (6) dan Nur Isnaini (30) ditemukan di area worksite A2, lokasi yang sejak pagi menjadi fokus pencarian tim.

    “Terupdate barusan kami mendapat informasi di lapangan pukul 11:37 menit di posisi A2 terevakuasi satu body part,” ujar Abdullah.

    Temuan ini menambah daftar korban yang berhasil ditemukan pada hari ketiga operasi.

    Abdullah menjelaskan bahwa sejak pagi tim telah memulai pencarian terhadap 20 korban yang dilaporkan hilang.

    Adapun dari jumlah tersebut, tiga korban berhasil ditemukan, sedangkan pencarian terhadap 17 korban lainnya masih terus dilanjutkan.

    “Di pagi hari kita melakukan proses pencarian 20, sudah ketemu 3, dan kami masih melanjutkan proses pencarian masih 17 (korban),” katanya.

    Pembagian Sektor dan Pengerahan Alat Berat

    Operasi SAR di Cilacap dilakukan dengan sistem pembagian sektor pencarian untuk mempercepat identifikasi lokasi korban.

    Sejumlah alat berat dikerahkan untuk menggeser material longsor yang menimbun permukiman warga, terutama pada area yang memiliki kedalaman timbunan paling ekstrem.

    Selain alat berat, tim gabungan menggunakan peralatan manual seperti cangkul dan sekop untuk menjangkau area sempit yang tidak bisa diakses mesin.

    Koordinasi dilakukan secara intensif antara Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan pemerintah daerah guna memastikan setiap sektor bisa dipantau dan dibersihkan secara bertahap.

    Kendala Cuaca dan Rencana Modifikasi Awan

    Cuaca menjadi tantangan besar dalam proses pencarian. Intensitas hujan yang masih tinggi berpotensi memicu longsor susulan dan menghambat pergerakan alat berat.

    Untuk mengatasi masalah tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan langkah mitigasi tambahan melalui modifikasi cuaca.

    Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala BNPB untuk segera melakukan rekayasa cuaca di wilayah Cilacap.

    “Tadi saya sudah berkoordinasi dengan Kepala BNPB, kami minta agar untuk di wilayah sini di Kabupaten Cilacap diadakan modifikasi (cuaca),” kata Budi.

    Langkah modifikasi cuaca akan dilakukan dengan bantuan BMKG, yang akan memberikan supervisi dan ikut serta dalam operasi penebaran garam dari udara.

    Proses tersebut ditujukan untuk merangsang hujan di area yang lebih aman atau mengendalikan pembentukan awan, sehingga cuaca dapat lebih bersahabat bagi tim SAR.

    “BMKG akan membantu ikut ke dalam pesawat untuk menebar garam pada awan yang mengandung bibit air,” jelas Budi Irawan.

    Hingga kini, tim SAR masih berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban yang tersisa.

    Melalui dukungan modifikasi cuaca, pembagian sektor yang lebih detail, serta tambahan bantuan alat berat, operasi diharapkan dapat mempercepat evakuasi.(ist)

    BMKG Kabupaten Cilacap Kepala Kantor SAR Cilacap Operasi SAR
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    67 Hari Berjibaku dengan Api Karhutla, Relawan di Kalbar Saling Berpelukan saat Hujan Akhirnya Tiba

    September 16, 2026

    Terbalik di Perairan Jawa, Posisi KM Virgo Dinilai Berisiko hingga Tim Penyelam Tak Bisa Dipaksa Masuk

    September 16, 2026

    Kapal Virgo Transport 8 Hilang di Laut Jawa: Kronologi, Jumlah Penumpang, hingga Lokasi Terakhir

    September 13, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969

    Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala

    September 13, 2026861
    Don't Miss
    Berita

    Di Balik Momen Pencopotan Purbaya, Ada Pilu Istrinya yang Mendadak Diminta Jemput ke Kantor

    By suaranuraniSeptember 16, 2026456

    suaranurani.com | JAKARTA – Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti sambatan atau keluh…

    Cerita Gubernur Sherly soal Polemik Pengurusan Tanah di ATR/BPN: Sudah Sejak 2025, Belum Ada Hasilnya

    September 16, 2026

    67 Hari Berjibaku dengan Api Karhutla, Relawan di Kalbar Saling Berpelukan saat Hujan Akhirnya Tiba

    September 16, 2026

    Siapa Gus Arif? Orang Dekat Nusron Wahid yang Diduga Jadi Pengepul Duit Pertanahan di ATR/BPN

    September 16, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Di Balik Momen Pencopotan Purbaya, Ada Pilu Istrinya yang Mendadak Diminta Jemput ke Kantor

    September 16, 2026

    Cerita Gubernur Sherly soal Polemik Pengurusan Tanah di ATR/BPN: Sudah Sejak 2025, Belum Ada Hasilnya

    September 16, 2026

    67 Hari Berjibaku dengan Api Karhutla, Relawan di Kalbar Saling Berpelukan saat Hujan Akhirnya Tiba

    September 16, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.