suaranurani.com | BANTEN – Sebagian publik di Tanah Air tengah menanti kabar pencarian 5 orang jurnalis yang hilang kontak saat peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Banten, sejak Senin, 7 September 2026.
Hingga Jumat, 11 September 2026, pencarian Tim SAR Gabungan memasuki hari ke-5 untuk mencari total 8 orang yang hilang kontak di Perairan Banten, yakni terdiri dari 5 jurnalis dan 3 kru kapal.
Sebelumnya diketahui, mereka bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi.
Identitas 5 korban di antaranya merupakan jurnalis, yakni M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudistiro Pranoto, Firman Daus dan Donal Husni.
3 korban lainnya, yakni Warta sebagai kapten kapal, Surakman sebagai anak buah kapal dan Heriyanto sebagai pemandu.
Pencarian 8 orang yang diketahui sempat melakukan perjalanan menggunakan kapal cepat Arupadhatu 1 itu, sampai saat ini masih berlangsung.
Keluarga Korban: Semoga Ditemukan Sehat
Sedikitnya, 10 kapal pencarian telah diterjunkan dan di tengah pencarian itu, keluarga korban hanya berharap mereka segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Desi yang merupakan istri salah satu korban jurnalis M Bagus Khoirunnas, mengatakan pencarian masih dilakukan bersama sejumlah kapal.
Desi bersama keluarga dan rekan-rekan korban terus menunggu kabar terbaru dari lapangan.
“Masih melakukan pencarian, sudah ada 10 kapal yang melakukan pencarian,” kata Desi di lokasi pencarian, pada Kamis, 10 September 2026 malam.
“Dan juga tentunya kita semua mendoakan Mas Bagus bisa ditemukan dalam keadaan sehat,” imbuhnya.
Ikut Pantau Keterlibatan Nelayan
Di samping itu, Desi mengatakan informasi terkait perkembangan pencarian juga diperoleh dari sejumlah pihak, termasuk nelayan yang ikut bergerak menuju lokasi.
Menurutnya, keterlibatan nelayan menjadi salah satu informasi yang terus dipantau keluarga karena mereka memiliki pengetahuan mengenai perairan di sekitar wilayah pencarian.
Desi juga berharap pencarian dapat menjangkau area yang belum tersentuh tim pencarian, seraya menunggu informasi lebih lanjut dari Basarnas terkait perkembangan operasi di lapangan.
Terkait dukungan pemerintah, Desi menyebut keluarga telah berkomunikasi dengan pemerintah daerah.
Hingga berita ini terbit, pihak keluarga korban masih menunggu hasil pencarian dan berharap 8 orang tersebut segera ditemukan.(ist)

