Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bappenas Tinjau Pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak dan Konektivitas Logistik Nasional di TPS

    October 27, 2026

    Kunjungi TPS, Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Tinjau Penguatan Konektivitas Maritim dan Multimoda di Pelabuhan Tanjung Perak

    October 23, 2026

    Tinggal Dekat Area Tambang, Solusi Bangun Indonesia Bekali Warga dengan Pengetahuan Keselamatan

    October 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Bappenas Tinjau Pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak dan Konektivitas Logistik Nasional di TPS
    • Kunjungi TPS, Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Tinjau Penguatan Konektivitas Maritim dan Multimoda di Pelabuhan Tanjung Perak
    • Tinggal Dekat Area Tambang, Solusi Bangun Indonesia Bekali Warga dengan Pengetahuan Keselamatan
    • Fairfield by Marriott Bali Legian: Kenyamanan Menginap dan Pengalaman Bali dalam Satu Tempat
    • Bangun Budaya Transportasi Publik Sejak Dini, Hampir 39 Ribu Anak Ikuti Edutrain LRT Jabodebek
    • Pengguna Jasa Apresiasi Tata Kelola TPS, Survei Tunjukkan 100 Persen Bebas Pungli dan Gratifikasi
    • Arus Petikemas Kian Ramai, Terminal Teluk Lamong Tembus 2,29 Juta TEUs Hingga September 2026
    • Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Suara NuraniSuara Nurani
    Demo
    • Berita
      • Peristiwa
      • Hukum & Kriminal
      • Olahraga
    • Ekonomi Bisnis
      • Bogasari
      • PT Terminal Petikemas Surabaya
      • PT Terminal Teluk Lamong
      • Solusi Bangun Indonesia
    • Hotel
      • Aston Imperial Bekasi
      • Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali
    • Hiburan
      • Film
      • Musik
      • Selebrita
    • ParagonCorp
    • Lain-Lain
    Suara NuraniSuara Nurani
    Home»Berita»Sempat Labeli Jurnalis Pengecut, Hotman Paris Kini Minta Maaf dan Singgung soal Hidden Agenda Kasus Korupsi Jampidsus
    Berita

    Sempat Labeli Jurnalis Pengecut, Hotman Paris Kini Minta Maaf dan Singgung soal Hidden Agenda Kasus Korupsi Jampidsus

    suaranuraniBy suaranuraniJuly 20, 2026No Comments477 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Menyoroti klarifikasi pengacara eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris usai melontarkan pernyataan tak etis ke awak media. (Instagram.com/@hotmanparisoffcial)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    suaranurani.com | JAKARTA – Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea menyatakan permintaan maaf kepada wartawan dan seluruh organisasi wartawan atas pernyataannya saat konferensi pers (konpers) kasus korupsi eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.

    Sebelumnya, kuasa hukum Febrie Adriansyah itu dinilai telah merendahkan martabat dan profesi wartawan atas pernyataan yang tak etisnya dalam konpers tersebut.

    “Pernyataan maaf dari saya, Hotman Paris. Sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga rekan-rekan wartawan lainnya,” kata Hotman dalam unggahan Instagramnya, @hotmanparisofficial, pada Senin, 20 Juli 2026.

    “Dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan ‘lo punya otak gak sih?’,” sambungnya.

    Klarifikasi yang disampaikan Hotman itu lantas menuai sorotan sebagian publik yang turut mengulik kembali kronologi peristiwa tersebut.

    Ngaku Emosi saat Dicecar Pertanyaan

    Dalam penuturannya, Hotman menjelaskan kronologi peristiwa hingga keluar ucapan yang dinilai merendahkan wartawan.

    Pengacara kondang itu menyebut, saat keluar ucapan itu, kondisinya sedang emosi lantaran dicecar dua pertanyaan beruntun.

    “Akhirnya saya emosi karena saya sudah bolak balik mengatakan saya tidak tahu,” ungkap Hotman.

    Singgung soal Hidden Agenda Kasus Febrie

    Hotman menuturkan, pertanyaan pertama yang dilontarkan wartawan, yakni terkait dugaan soal hidden agenda atau agenda tersembunyi dari sebuah institusi di kasus eks Jampidsus.

    “Maksudnya, saya sudah jawab tadi saya tidak tahu. Sebab saya tidak mungkin bertanya apa hidden agenda dari suatu institusi penegak hukum,” sambungnya.

    Atas insiden itu, Hotman lantas menyatakan tidak ada niat apapun di balik pernyataan tersebut.

    “Cuma karena diberondong dengan dua pertanyaan yang saya sudah bilang saya tidak bisa jawab karena saya tidak punya kapasitas menjawab,” bebernya.

    “Tapi ditanya lagi ditanya lagi sehingga saya jadi emosional,” imbuh Hotman.

    Bagaimana Kasus Ini Bermula?

    Usut punya usut, insiden ini bermula saat Hotman tengah bersuara atas nama kliennya, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, yang kini berstatus tersangka dalam kasus korupsi.

    Ucapan Hotman yang merendahkan profesi jurnalis keluar saat sesi konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), pada Jumat, 17 Juli 2026.

    Alih-alih menjawab secara profesional, Hotman merespons cecaran pertanyaan jurnalis dengan kata-kata yang dianggap menghina dan mengintimidasi.

    Kala itu, Hotman melontarkan kalimat seperti “lu punya otak enggak?” dan menyuruh jurnalis untuk “shut up” (diam).

    Hal yang tak kalah menyita perhatian, saat pengacara itu turut melabeli jurnalis sebagai “pengecut” jika tidak berani bertanya ke Mabes Polri.

    Atas perbuatannya, Hotman Paris telah mendapatkan kecaman keras dari sejumlah organisasi wartawan, antara lain dari PWI, Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum), Forum Pemred hingga Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).

    Direspon Tegas Organisasi Wartawan

    Secara terpisah, Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan menegaskan pertanyaan kritis dari jurnalis bukanlah upaya mencari masalah, melainkan bagian dari kewajiban profesi demi menghasilkan berita yang berimbang (cover both sides).

    Herik menilai, tindakan verbal Hotman mencederai nilai-nilai profesionalisme dan Pasal 1 serta 3 Kode Etik Jurnalistik.

    “IJTI mengingatkan pentingnya sikap saling menghormati dan menjaga etika komunikasi antarprofesi,” kata Herik dalam keterangannya, pada Sabtu, 18 Juli 2026.

    “(Hotman) mengeluarkan pernyataan yang merendahkan profesi lain sama saja dengan mencederai nilai-nilai profesionalisme itu sendiri,” tandasnya. (ist)

    Febrie Adriansyah Hotman Paris Hutapea Jampidsus korupsi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    suaranurani
    • Website

    Related Posts

    Bangun Budaya Transportasi Publik Sejak Dini, Hampir 39 Ribu Anak Ikuti Edutrain LRT Jabodebek

    October 22, 2026

    Tahun PLN NPC, Perkuat Peran Membangun Infrastruktur Energi hingga Wilayah Terisolir

    October 13, 2026

    Kinerja Bongkar Muat Batu Bara KAI Logistik Meningkat Signifikan, Perkuat Keandalan Rantai Pasok Energi Nasional

    October 13, 2026
    Demo
    Top Posts

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969

    Fairfield by Marriott Bali Legian: Kenyamanan Menginap dan Pengalaman Bali dalam Satu Tempat

    October 23, 2026896
    Don't Miss
    PT Terminal Petikemas Surabaya

    Bappenas Tinjau Pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak dan Konektivitas Logistik Nasional di TPS

    By suaranuraniOctober 27, 20262

    suaranuranicom | SURABAYA – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 menerima kunjungan Tim Kementerian Perencanaan…

    Kunjungi TPS, Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Tinjau Penguatan Konektivitas Maritim dan Multimoda di Pelabuhan Tanjung Perak

    October 23, 2026

    Tinggal Dekat Area Tambang, Solusi Bangun Indonesia Bekali Warga dengan Pengetahuan Keselamatan

    October 23, 2026

    Fairfield by Marriott Bali Legian: Kenyamanan Menginap dan Pengalaman Bali dalam Satu Tempat

    October 23, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    Tentang Kami
    Tentang Kami

    Suara Nurani adalah media digital yang lahir dari semangat untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga menjadi suara nurani masyarakat dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan budaya.

    Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
    Our Picks

    Bappenas Tinjau Pengembangan Pelabuhan Tanjung Perak dan Konektivitas Logistik Nasional di TPS

    October 27, 2026

    Kunjungi TPS, Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Tinjau Penguatan Konektivitas Maritim dan Multimoda di Pelabuhan Tanjung Perak

    October 23, 2026

    Tinggal Dekat Area Tambang, Solusi Bangun Indonesia Bekali Warga dengan Pengetahuan Keselamatan

    October 23, 2026
    Most Popular

    Rayakan Harpelnas 2024, 500 Perwakilan Manajemen Kawan Lama Group Terjun Sapa Pelanggan di 600 Toko

    September 10, 20242,563

    Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Raih Pengakuan Dunia, Masuk Daftar Perdana TIME100 Most Influential People in Sports 2026

    July 22, 2026976

    Rampungkan Transformasi Peralatan dan Fasilitas, TPS Siap Melayani Kembali Dengan Layanan Yang Lebih Baik

    July 9, 2026969
    © 2026 Suara Nurani. Designed by Cakpras.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.