Selasa, 28 September 2021

Big Bos

Buruh Bangunan Ditangkap Polsek Delitua Lantaran Siram Air Keras

 


Cinta itu memang buta, dan juga keras bagaikan batu. Cinta bukan saja selalu membawa kemesraan dan kebahagian, tapi terkadang cinta itu bisa juga membawa malapetaka bagi orang yang menjalinya.


Seperti kisah cinta seorang pelajar dengan seorang karyawan bangunan 
yang sama sama tinggal di jalan 
Sejati Gg. Imam Kel. Sarirejo Kec. Medan Polonia.

Cinta sepasang kekasih ini kandas di tengah jalan gegara akibat cemburu buta, dan hingga menyebabkan terjadinya malapetaka bagi keduanya. Satu diantaranya meninggal dunia dan satunya lagi masuk ke jeruji besi. 

Ceritanya, pada hari Sabtu tgl 25 September 2021 sekira Pukul 20.30 Wib, Putra Nakula (26) yang keseharianya bekerja di bangunan, beralamat Jl. Sejati gg. Imam Kel. Sarirejo Kec. Medan Polonia datang ke rumah pacarnya Syahbila Nur Rohima (15) yang masih seorang pelajar di Jl. Sejati gg. Imam No. 11 Lk VIII Kel. Sarirejo Kec. Medan Polonia yang tak seberapa jauh dari rumah pelaku.

Setibanya di rumah Syahbila, sepasang kekasih ini sempat makan bersama, dan setelah selesai makan sekira Pukul 21.00 Wib,  Putra Nakula balik kerumahnya dan mengambil Air keras dari dalam kamarnya lalu memindahkannya ke Plastik Gula dan memasukkanya kedalam Plastik Kresek warna merah,  kemudian menggantungkannya di dekat Radiator Sp. Motor Kawasaki Ninja miliknya.

Kemudian Putra Nakula kembali kerumah Syahbila dan mengajaknya jalan-jalan. Dan sekira pukul 21.22 wib  sepasang kekasih itu  berangkat dari rumah Syahbila dengan perjalanan mengarah Jln. Apros, kemudian ke jalan Brigjen Katamso dan lanjut ke lapangan merdeka sampai ke depan Yuki. Lalu lanjut ke Jln.S.M. Raja sampai Simpang Limun, dan dari Simpang Limun ke Marindal dan di marindal Putra dan Syahbila sempat berhenti sejenak untuk membeli minuman dan jajanan berupa Yakult, LE. Mineral, dan Citato.

Dan setelah selesai membeli jajanan sepasang kekasih Itu melajukan perjalananya mengarah Jalan STM Tritura dan ke Jalan Besar Delitua, kemudian belok kanan ke Jalan Stasiun mengarah Kuburan Cina, dan sebelum sampai gudang, Putra putar arah balik dan berhenti di pinggir jalan didekat sebuah pohon dengan alasan kepada Syahbila  kalau Ban Sp. Motor yang mereka tumpangi kurang angin, lalu Putra berpura-pura mengecek Ban Sp.Motornya sambil mengambil Air keras yang di gantungkanya di Sp.Motornya dan langsung menyiramkan ke tubuh kekasihnya Syahbila sebelah kiri sehingga Syahbila menjerit merasakan kesakitan dan kepanasan.

Mendengar kekasihnya menjerit kesakitan akhirnya Putra membawa Syahbila pulang ke rumahnya, dan sesampainya di rumahnya ayah Syahbila yang bernama Legiman (52) menayakan kepada Putra  kenapa dengan anak gadisnya, dan Putra menerangkan kepada Legiman kalau Syahbila di sirim air keras oleh orang tak di kenal di Jln.  Stasiun Desa Suka Makmur Kec.  Delitua Pembuangan sampah Kuburan Cina.

Mendengar keterangan Putra maka Legiman mengajak Putra untuk langsung membawa Syahbila berobat ke Klinik BINA di jalan Cinta Karya, tapi karena luka bakar di tubuh Syahbila begitu parah hingga perawat di klinik BINA tidak mampu menanganinya  dan menyarankan kepada Ayah Syahbila supaya membawa anaknya ke RSU Mitra Sejati. 

Tanpa ada rasa curiga akhirnya Legiman mengajak Putra untuk membawa Syahbila ke RSU Mitra Sejati, dan tak berselang lama ditangani oleh tim medis RSU Mitra Sejati akhirnya Syahbila dinyatakan meninggal dunia.

Tak terima anaknya diperlakukan begitu  kemudian ayah korban Legiman mendatangi Mako Polsek  Delitua guna membuat laporan. 

" Setelah menerima laporan dari orang tua korban akhirnya Piket 7.0 yang dipimpin Panit Luar Ipda Syawal Sitepu,SH langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP," Kata Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap.

Dijelasakan Kapolsek, berdasarkan dari hasil Cek TKP dan Penyelidikan dan setelah dilakukan Pra Rekon di TKP oleh Unit Reskrim Polsek Delitua yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Delta Iptu Martua Manik, SH, MH, bersama Panit Luar Ipda Syawal Sitepu, SH dan Panit dalam Ipda Virza Nur Adha, STrK, MH, bahwa pelaku yang melakukan pembunuhan terhadap korban Syahbila adalah Pacarnya sendiri An. Putra Nakula dengan cara menyiram korban dengan Air Keras.

" Dan akhirnya pada hari Minggu tanggal 26 September 2021 Sekira Pukul 17.00 Wib, Unit Reskrim menangkap pelaku Putra Nakula di Pinggir Jln. Stasiun Desa Suka Makmur Kec. Delitua," Jelas Kapolsek.

Dari hasil Introgasi petugas, bahwa Pelaku mengakui perbuatannya melakukan Pembunuhan terhadap korban dengan cara menyiramkan air keras ke tubuh korban dikarenakan cemburu.

" Sekarang tersangka An. Putra Nakula
 beserta beberapa barang bukti berupa
1 unit Sp. Motor Kawasaki Ninja warna hijau BK 3290 AAS, 1Plastik kantongan kresek warna merah, 1 botol plastik Kecil warna putih tutup Hijau, 1 potong baju kaos warna merah( milik pelaku), 1 celana pendek warna biru(milik pelaku) dan1 sendal swallow warna putih( milik pelaku) sudah diboyong ke Mako Polsek Delitua guna sidik Lanjut," Terang Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap,SH.(jp)

Big Bos

About Big Bos

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :