Selasa, 01 Desember 2020

Big Bos

Pelaku Peredaran Upal Diringkus Polsek Patumbak

Polsek Patumbak Ungkap Peredaran Upal & Ringkus Tersangkanya

Tekab Polsek Patumbak mengungkap peredaran uang palsu dengan meringkus seorang tersangkanya. Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza, saat menggelar konferensi pers di Mapolsek Patumbak, Selasa (1/12/2020) siang, mengatakan, tersangka yang diamankan bernama Bobby Hartanto (34) warga Jl. Delitua, Gg. Sei Deli, Kel. Suka Makmur, Kec. Delitua. Dijelaskan Arfin, penangkapan tersangka bermula, saat korban Rizky Ananda (20) warga Jl. Garu VI, Gg. Marbuk, Kec. Medan Amplas, bertransaksi dengan tersangka hendak menjual hp merk Vivo Y17 seharga Rp. 1.750.000 melalui aplikasi OLX, Rabu (25/11/2020) sekira pukul 21.00 WIB. Kemudian korban menawarnya seharga Rp 1,7 juta. Setelah sepakat, korban dan tersangka berjanji untuk bertemu dan bertransaksi di rumah korban. Lalu tersangka memberikan uang tunai sebesar Rp 1,7 juta kepada korban. Namun, pada saat menerima uang dari tersangka, korban merasa curiga dengan uang tersebut sehingga korban memanggil temannya untuk memeriksa uang yang diberikan tersangka. Setelah diperiksa ternyata uang tersebut palsu. Setelah mendapat laporan dari korban, Tekab Polsek Patumbak dipimpin Panit I Reskrim, Ipda M. Yusuf Dabutar langsung meluncur ke TKP dan langsung mengamankan tersangka dan membawanya ke Mapolsek Patumbak guna proses hukum lebih lanjut. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 19 lembar uang palsu pecahan Rp. 100 ribu, 1 unit sepeda motor Honda Vario 125 BK 4922 AFT, sebuah dompet warna coklat dan KTP. “Selanjutnya, kita lakukan pengembangan, Jumat (27/11/2020) sekira pukul 22.00 WIB dengan melakukan penggeledahan di rumah tersangka. Dari dalam rumah tersangka ditemukan 1 unit mesin printer merk Cannon (alat untuk mencetak uang palsu) dan 17 lembar uang kertas palsu pecahan Rp. 100.000,” terangnya. Kemudian, barang bukti lain yang diamankan yakni, 1 buah penggaris rol besi, 1 unit pisau cutter, 5 buah suntik printer dengan isi tinta warna berbagai jenis, 1 buah ember berisi tinta bekas, 1 Rim kertas HVS uk A4, 2 amplop dan 1 buah botol tinta. “Jadi total barang bukti uang palsu yang diamankan dari tersangka sebanyak 36 lembar uang kertas palsu pecahan Rp. 100 ribu,” ujarnya. Sementara, tersangka saat diwawancarai mengaku nekat mencetak uang palsu untuk biaya hidup dan belanja kehidupan sehari-hari. “Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari. Saya membuat uang palsu itu belajar dari Youtube,” ucapnya. *

Big Bos

About Big Bos

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :