Jumat, 28 Agustus 2020

Big Bos

Polsek Patumbak Ungkap Peredaran Sabu Sebanyak 10 Kg

Polsek Patumbak acap kali meringkus para kurir maupun bandar (BD) narkoba jenis sabu-sabu. Hal itu terbukti dari hasil pengembangan tersangka Azwani dan kawan-kawan yang ditangkap pada Jumat (14/08/2020) lalu, Polsek Patumbak mendapat kabar akan ada pengiriman 10 kg narkoba jenis sabu-sabu ke Kabupaten Langkat.‬

‪Mendapat informasi yang sangat berharga tersebut, Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza, bersama Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba dan Panit Idik Reskrim Ipda M. Yusuf Dabutar, langsung melakukan penyelidikan di lapangan.‬

“Setelah sepekan lebih melakukan pengendapan, usaha petugas akhirnya membuahkan hasil. Selanjutnya, Sabtu (22/8/2020) malam, mobil Panther pik-up warna hitam BL 8269 KI yang dinanti pun akhirnya melintas di Jl. Medan-Binjai tepatnya di Jl. Megawati. Saat itu mobil petugas dengan mobil yang dikemudikan kedua tersangka kurir sabu terjadi aksi kejar-kejaran. Alhasil, polisi pun berhasil menghentikan laju mobil tersebut sekira pukul 23.00 WIB,” kata Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza, saat menggelar press rilis di Mapolsek Patumbak, Jumat (28/8/2020) siang.

Saat dilakukan penggeledahan, sambungnya, di dalam bak mobil ditemukan satu karung yang berisikan 10 kilogram sabu yang terbungkus dalam kemasan teh china dan langsung diamankan petugas.‬ Berdasarkan temuan barang bukti tersebut, petugas pun meringkus pengemudi mobil dan menginterogasinya.‬ ‪Saat diinterogasi, diketahui pengemudi mobil tersebut bernama Basri (40) warga Aceh.

Dari keterangan Basri, petugas kemudian mengetahui kalau barang haram tersebut merupakan millik Muhammad Hasbi alias Habibi alias Brewok.‬ ‪Tak mau buang waktu lagi, petugas langsung melakukan pengembangan dan menangkap tersangka Muhammad Hasbi alias Habibi alias Brewok di Jl. Iskandar Muda Medan tepatnya di Lantai V ruangan VIP VI Diskotik Krypton.

Selanjutnya, dengan tangan diborgol, kedua tersangka dan barang bukti diboyong ke Mapolsek Patumbak untuk dilakukan proses lanjut.‬

‪”Kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 subs pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang kepemilikan narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara, pungkasnya. *

Big Bos

About Big Bos

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :