Jumat, 17 Juli 2020

Big Bos

Pelaku Pengelapan Sepmor Diamankan Polsek Delitua

Ngelapkan Sepmor, Pria Ini Diamankan Polsek Delitua


Unit Reskrim Polsek Delitua berhasil menangkap satu dari dua pelaku penggelapan motor modus pura-pura beri bantuan, Rabu (15/7/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. Satu pelaku yang berhasil diamankan yakni AYM alias BG (23) warga Dusun 1, Desa Langau Seorang, Blok E 5, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang. Sementara seorang rekannya masuk daftar pencarian orang (DPO). Penangkapan terhadap pelaku merupakan tindak lanjut dari laporan korban yang tertuang dalam, Nomor LP/590/K/SPKT/SEK DELTA.

AYM diduga melakukan penggelapan sepeda motor Honda Honda Vario 125 milik Doarjo Sasan Basri Sipangkir (33) warga Dusun II, Kelurahan Ujung Serdang, Kecamatan Tanjung Morawa. Penggelapan terhadap sepeda motor milik korban terjadi pada Selasa (19/5/2020) lalu. Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Imanuel Ginting mengatakan, penangkapan terhadap tersangka atas kasus penggelapan sepeda motor.

“Pelaku ini, membohongi korbannya dengan berpura pura membantu untuk mengantarkan korban ke alamat orang yang telah disenggolnya pagi hari (waktu kejadian). Karena sewaktu kejadian itu, kedua pelaku berada di lokasi. Sehingga korban percaya dan mengikuti apa kata kedua pelaku mengantar ke alamat yang dicari korban,” ujarnya, Kamis (16/7/2020). Namun, saat di Jalan Karya Jaya Gang Eka Rukun Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, pelaku memberikan alamat palsu.

Begitu korban turun dari sepeda motornya, kedua pelaku langsung kabur dengan membawa sepeda motor milik korban. “Atas kejadian itu korban membuat laporan di Mapolsek Delitua,”terang Imanuel Ginting. Setelah menerima laporan, petugas Polsek Delitua turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi. “Dari olah TKP tersebut, kami berhasil mengungkap identitas para pelaku yang berjumlah dua orang. Selanjutnya petugas langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku di kediamannya. Namun, kedua pelaku telah kabur,” bebernya.

Setelah dua bulan kehilangan jejak para pelaku, akhirnya petugas mendapat informasi kalau AYM berada di Jalan Pertahanan, Desa Patumbak, Kecamatan Patumbak D, tepatnya depan pabrik sarung tangan. “Tim langsung meluncur ke lokasi. Sampainya di lokasi, kami terlebih dahulu melakukan pengintaian. Setelah melihat pelaku dengan ciri-ciri yang telah diperoleh, petugas langsung melakukan penangkapan dan menginterogasinya,” jelasnya.

Pelaku yang tak bisa lagi mengelak akhirnya membeberkan perbuatannya bersama rekannya, IL. Sementara sepeda motor milik korban sudah dijual IL (DPO). AYM mengaku mendapat bagian Rp 1 juta 100 ribu. “Kami masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut dan melakukan pengejaran terhadap pelaku IL,” pungkasnya.

Big Bos

About Big Bos

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :