Sabtu, 22 Februari 2020

Big Bos

1 Kg Sabu ,Tangkapan Polres Pelabuhan Belawan Dipaparkan Kapoldasu

Kapolda Sumut Paparkan 1 Kg Satu di Mako Polres Pelabuhan Belawan


Untung Wahyudi (40) warga Jalan Marelan XII Lingkungan V Kelurahan Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan, salah satu jaringan narkoba jenis shabu tewas di dor Polisi karena berupaya kabur saat tim Sat Res Narkoba Pelabuhan Belawan melakukan penangkapan, hal tersebut disampaikan pada saat Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar, M.Si melalui konfrensi pers yang berlangsung di teras Mapolres Pelabuhan Belawan. Jalan Raya Pelabuhan No. 1, Sumatra Utara, Jum'at (21/02/2020) sekira pukul 12.00 Wib.

Dalam konfrensi pers tersebut Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs Martuami Sormin Siregar, M.Si didampingi Wakapoldasu Brigjen Pol Kusin Mardiaz, SIK, M.Hum dan Kabid Humas Kombes Pol Tatan Dirsan, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP. Dr. Mhd. Rahmani Dayan SH, MH, Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol H. Zonni Aroma Siregar SH, MH, Kabag Ops Kompol Mustapa Nasution SH.

Pengungkapan kasus Narkoba ini berawal informasi dari masyarakat pada Kamis (20/2) bahwa pengedar narkotika jaringan provinsi NAD - Sumut akan menjalankan bisnis narkotika. Kemudian ditindaklanjuti dan melakukan pemantauan yang dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP Juriadi, SH, SIK. Kemudian Pemantauan dilakukan terhadap target operasi yang ciri-cirinya sudah diketahui," terang Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si.

Lanjut Kapolda,"kemudian Tim Sat Res Narkoba Polres Pelabuhan Belawan melihat target sedang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna merah yang berhenti di depan sebuah rumah, dengan cepat dan sigap polisi langsung melakukan penindakan terhadap Untung Wahyudi dan berhasil ditemukan dalam bagasi Honda tersebut satu bungkus plastik teh warna hijau yang berisikan narkotika jenis shabu-shabu seberat sekitar 1 kg yang diperkirakan bernilai 1 miliar lebih,"ungkap Martuani Sormin.

Masih kata Kapolda,"dari hasil pemeriksaan terhadap Muhammad Musa Afriansyah, petugas menemukan dua blok plastik kosong, satu buah tas warna merah berisikan pecahan Rp.10.000 lima lembar. Sementara itu, dari keterangan tersangka Untung mengatakan, bahwa shabu tersebut diperoleh dari Junaidi alias Ade Botak yang saat ini masih DPO. Mereka sudah bekerja sama selama dua bulan," tutur Martuani Sormin.

Ditambahkannya,"terkait penembakan terhadap tersangka Untung hingga tewas karena tersangka melakukan perlawanan dan menendang petugas kepolisian dan berupaya melarikan diri, dan dengan sigap petugas melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka," cetus Kapolda Sumut.

Dan kepada tetsangka yang berhasil diamankan akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara dan didenda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Big Bos

About Big Bos

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :