Jumat, 29 November 2019

Big Bos

Satnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran Narkoba & Amankan 7 Tsk

Satnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran Narkoba


Tujuh orang tersangka berinisial OBM,45, warga Negara Malaysia, S alias Sukri,25, dan S,20, keduanya warga Jalan Dusun Tengah, Kecamatan Langkahan Aceh Utara, Provinsi Aceh.Tersangka K, 36, warga Kecamatan Peurlak Aceh Timur, Provinsi Aceh, tersangka DI alias Mustadi alias Alex,39, dan tersangka MA,56, warga Jalan Anturmangan Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan tersangka MS,49, warga Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, Provinsi Sumut diamankan personel Satres Narkoba Polrestabes Medan bekerjasama dengan Tim Pegasus Unit Reskrim Polsek Percut Seituan dari berbagai lokasi berbeda.

Bukan itu saja dari tangan para jaringan Narkoba ini, petugas juga menyita Narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 11 Kg serta 4 butir pil ekstasi sebagai barang buktinya. “Dari ke 7 tersangka yang terdiri dari berbagai kasus ini, ada tersangkanya yang mengedarkan Narkoba lewat bandara udara untuk dikirimkan ke sejumlah provinsi di Indonesia. Dari tangan tersangka ini kita sita 9 Kg sabu yang diungkap pada 27 November 2019. Di mana kita mendapatkan informasi adanya transaksi Narkoba di salah satu hotel yang terletak di Jalan Gatot Subroto Medan,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto didampingi Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandy Cahya dan Kapolsek Percut Seituan Kompol Aris Wibowo dan Wakasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Pardamean Hutahaean saat menggelar Pers Release di Mapolrestabes Medan, Jumat (29/11/2019) sore.

Lalu dari pengungkapan di hotel tersebut, dipaparkan Kapolrestabes Medan, petugas berhasil membekuk 2 orang tersangka yakni berinisial K dan DI dengan total barang bukti 9 Kg sabu.

“Yang menarik kelompok ini sudah pernah masuk dari bandara-bandara di Surabaya, Palu dan Medan sendiri, mereka bisa lolos lewat bandara dengan cara membungkus Narkoba jenis sabu-sabunya dengan sereal oatmeal (makanan gandum-red). Sehingga tidak terdeteksi oleh sinar X Ray,” ujar Kombes Dadang sembari menambahkan kalau barang haram ini dipasok dari berbagai kota yakni Pekanbaru dan Batam yang akan diedarkan di Kota Medan.

“Ini jadi perhatian kita bersama agar mewaspadai peredaran Narkoba di Bandara. Ini modus Narkoba yang disamarkan lewat makanan dan pertama kali kita temukan di Medan,” kata Kapolrestabes.

Dalam paparan itu dirinya juga menyampaikan kalau personel Unit Reskrim Polsek Percut Seituan juga telah membekuk 2 orang tersangka berinisial S alias Sukri dan S yang mengedarkan Narkoba jenis sabu seberat 1 Kg dengan modus menyimpan di dalam sepatu.

“Yang ini barang dari Aceh akan dibawa ke Jakarta,” jelasnya sembari menjelaskan pihaknya juga mengamankan seorang Warga Negara Asing (WNA) berinisial OBM, 45, yang mengedarkan narkoba jenis sabu sebanyak 1 Kg. “Kalau Tersangka diamankan pada 22 Oktober 2019 di salah satu hotel di Medan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo menambahkan pihak kepolisian juga membekuk 2 orang pengedar Narkoba di Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi dan mengamankan 2 tersangka yakni berinisial MA dan MS dengan barang bukti 1 Kg sabu dan 4 butir pil ekstasi.”Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 subs 112 UU RI No 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati,” pungkasnya.(pohan)

Big Bos

About Big Bos

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :