Slider

Olahraga

Fashion

Pages

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vivamus leo ante, consectetur sit amet vulputate vel, dapibus sit amet lectus. Etiam varius dui eget lorem elementum eget mattis sapien interdum. In hac habitasse platea dictumst.

Advertise Here

Rabu, 21 April 2021

Big Bos

Kapolsek Percut Seituan Berikan Klarifikasi Terkait Tundingan Penganiayaan Pelapor

 Dituding Lakukan Penganiayaan ke Dua Pelapor, Ini Klarifikasi Kapolsek Percut 



MEDAN- Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu  mengklarifikasi pernyataan dua wanita yang dimuat di media cetak terbitan Selasa (20/4). 


Janpiter membantah keterangan wanita bernama Desi Natalia br Sinulingga bersama ibunya yang menuding ia dan anggotanya ada  melakukan kekerasan seperti yang dimuat di media tersebut. 


Menurut Janpiter, Desi dan ibunya memang ada datang ke Mapolsek Percut Sei Tuan, Senin (19/4) sore. Mereka datang untuk mempertanyakan perkembangan laporan pengaduan Desi yang telah diterima petugas pada Oktober 2020 lalu. 


Saat itu, Desi melaporkan bahwa ia mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh suaminya. Akan tetapi, perkara yang dilaporkannya itu tidak mencukupi dua alat bukti yakni keterangan saksi dan hasil visum yang merupakan luka lama. Itupun terjadi setelah delapan hari baru dilaporkan.


Selanjutnya perkara itu digelar di Polda Sumut. Hasilnya, penyidik mengalihkan perkara tersebut ke pasal kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). 


"Akan tetapi, setelah dijelaskan dengan baik, Desi dan ibunya tidak menerima. Ketika penyidik meminta ibu Desi menjadi saksi, dia malah memaki-maki penyidik dan mengatakan akan membakar penyidik dengan bensin berikut kantor kita," kata Janpiter  kepada wartawan, Selasa sore.


Tak sampai di situ, lanjut Janpiter, ketika coba ditenangi para petugas piket, Desi dan ibunya semakin menjadi-jadi memaki petugas. Bahkan ibu Desi itu mengambil batu batu dan melemparkannya ke dalam mako sehingga mengenai inpentaris kantor. 


"Karena tindakan keduanya telah meresahkan dan membahayakan keamanan mako, maka petugas menghentikan tindakan mereka agar tidak membahayakan masyarakat dan petugas lainnya," ujar Janpiter. 


"Di sini saya tegaskan kembali bahwa saya dan anggota sama sekali tidak melakukan  kekerasan kepada mereka seperti yang dimuat di media tersebut. Itu adalah fitnah yang mencoreng nama baik Polsek Percut Sei Tuan," tambahnya. 


Menyikapi persoalan ini, Janpiter akan mengambil langkah hukum dengan cara melaporkan tindakan Desi dan ibunya dengan dugaan pengerusakan aset negara yaitu markas komando. 


"Kita sudah siapkan laporannya dan akan segera ditindaklanjuti. Laporan ini kita lakukan karena tindakan yang sama telah berulang kali mereka lakukan," tegasnya. (JP)

Big Bos

Polsek Medan Timur Ringkus Pelaku Pencurian di Rumah

 


Polsek Medan Timur berhasil meringkus 2 orang tersangka pelaku Pencurian di rumah korbanya di Jalan Bambu nomor 56, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur yang terjadi pada tanggal 16 April 2021, pukul 03.00 WIB. Atas kejadian itu, korban atas nama Julianto kehilangan 4 unit pelak sepeda motor, 1 lingkar sepeda motor, 2 unit TV dan berbagai suku cadang sepeda motor.


“Kejadian ini viral di media sosial, dari vidionya terlihat para pelaku beraksi dan wajahnya dapat dikenali bernama Wahyu Hidayat, umur 41 tahun, warga Jalan Bambu, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur dan seorang lagi rekanya merupakan seorang wanita berinisial ES (34) warga Kecamatan Medan Timur.


Mereka kami tangkap pada hari Selasa, tanggal 20 April 2021, pukul 14.00 WIB di rumahnya. Saat diinterogasi keduanya mengakui pencurian yang dilakukanya dan hasil curianya dijual pada seseorang di Jalan Gaperta, Helvetia,” ucap Kapolsek Medan Timur, Kompol M. Arifin. Katanya lagi, kemudian dilakukan pengembangan kasus untuk menangkap pelaku penadah barang curian namun ia sudah tidak ditemukan, namun masih terus kami buru.(JP)

Big Bos

Pelaku Curanmor dan Penadah Diringkus Polsek Sunggal


 Team khusus anti bandit (Tekab) Polsek Sunggal Polrestabes Medan berhasil amankan 2 orang tersangka pelaku curanmor inisial AS (30) dan ZU als Mendoi (28) masing-masing warga Kelurahan Asam Kumbang dan seorang penadah barang haram inisial DTL (39) warga Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Selasa (20/04/2021) di tiga tempat yang berbeda.


Keberhasilan pengungkapan kasus curanmor tersebut disampaikan Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi SH SIK MH melalui Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak SE MH didampingi Kasi Hukum Aiptu Ngatijan dan Kasi Humas Aiptu Roni Sembiring pada Rabu (21/04/2021) saat dikonfirmasi di Mako Polsek Sunggal.


Dijelaskan Kanit, berawal dari pengaduan korban I (47), warga Jalan Bunga Raya, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang pada hari Minggu., 11 April 2021 sekira pukul 07.00 Wib tentang pencurian sepeda motor miliknya saat korban sedang tertidur di sebuah warung di dekat rumahnya.


Menindaklanjuti laporan korban tersebut, selanjutnya Tekab Polsek Sunggal Polrestabes Medan segera melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut dan team penyidik melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.


Berdasarkan keterangan saksi-saksi, di duga pelaku yang mengambil ranmor korban adalah AS dan ZU als MENDOI, selanjutnya team melakukan pengejaran terhadap keduanya, tambah Kanit.


Dipaparkannya, pengejaran terhadap keduanya berbuah hasil, dimana tersangka AS pada Selasa (20/04) sekira jam 01.00 Wib berhasil diringkus oleh team yang dipimpin oleh Panit 2 Reskrim Iptu I. Sopi, SH saat tersangka hendak keluar dari rumahnya sedangkan tersangka ZU als MENDOI berhasil diringkus pada hari yang sama sekira pukul 14.00 wib di sebuah tempat kusuk. Selanjutnya berdasarkan keterangan keduanya, team akhirnya meringkus tersangka DTL dirumahnya karena diduga menadah barang hasil kejahatan tidak lama sesudahnya berikut barang bukti berupa 1 ( satu) Unit Sp.Motor Yamaha Mio Sporty No. Pol BK 3891 SZ.


"Ketiganya telah kita amankan di mako Polsek Sunggal dan sedang kita periksa secara intensif guna pengembangan, untuk tersangka AS dan ZU als MENDOI kita persangkakan melanggar 363 (1) ancaman hukuman 7 tahun, sedangkan tsk DTL kita persangkakan melanggar pasal 480 dengan ancaman hukuman 4 tahun, tutup Budiman mengakhiri.(JP)

Big Bos

Polsek Medan Baru Ringkus Pemake Sabu

 


Seorang pemakai narkotika jenis sabu berinisial J (37) ditangkap petugas Tekab Polsek Medan Baru di Jalan Gaperta Kel. Helvetia Kec. Medan Helvetia.


Kapolsek Medan Baru Kompol Aris Wibowo SIK MH melalui Kanit Reskrim Iptu Irwansyah Sitorus SH MH mengatakan pelaku warga Jalan Selambo Kel. Amplas Kec. Medan Amplas ditangkap pada hari  Kamis tanggal 08 April 2021 sekira pukul 12.00 Wib.


“Pelaku J ditangkap berdasarkan adanya informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Gaperta sering terjadi traksaksi peredaran narkoba. Dari informasi itu petugas kemudian melakukan penyelidikan diseputaran lokasi,”kata Iptu Irwansyah Sitorus SH MH, Rabu (21/4/2021).


Kanit Reskrim menyebutkan petugas melihat pelaku dengan gerak gerik yang mencurigakan.


“Saat dilakukan pengeledahan terhadap pelaku di temukan dari saku baju pelaku sebelah kiri 1  (satu) bungkus plastik kecil yang berisikan sabu sabu,”katanya.


Ketika barang bukti tersebut di perlihatkan kepada pelaku, Kanit Reskrim mengatakan pelaku mengaku bahwa sabu tersebut miliknya.


“Hasil dari introgasi, pelaku mengaku sabu tersebut dibeli di Jalan Jermal seharga Rp. 40.000,- dan akan menggunakan sabu tersebut di rumah pelaku,” tukasnya.(JP)

Big Bos

Polsek Medan Kota Bagikan Takjil Kepada Masyarakat

 Polsek Medan Kota Bagikan Takjil Kepada Masyarakat



Polsek Medan Kota bersama personel kembali berbagi Takjil untuk berbuka puasa kepada masyarakat yang melintas dikawasan Stadion Teladan tepatnya didepan Mako Polsek Medan Kota, Selasa (20/04/21).


Kegiatan ini atas kepedulian, Kapolsek Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan didampingi, Wakapolsek Medan Kota AKP AW Nasution dan Kanit Reskrim Iptu Marvel dan nampaknya hadir, Kanit Provost dan sebagiqn personel Polsek Medan Kota.


“Kegiatan sosial bagi-bagi Takjil untuk berbuka puasa di Bulan Ramadhan terus kita lakukan. Terutama kepada para abang becak, supir angkot, pengendara sepeda motor, ojek online (Ojol) pejalan kaki, pemulung dan yang membutuhkan. Ungkap Mantan Kasat Lantas Polres Langkat ini dengan rendah hati.


Dihari ke 7 bulan Ramadhan ini Polsek Medan Kota ada yang menyediakan seratusan bungkus Takjil untuk masyarakat yang ingin berbuka puasa.


Lanjut Kapolsek Medan Kota, kegiatan bagi-bagi Takjil di Bulan Suci Ramadhan ini insyaallah rutin kita adakan, Tetap kita mulai dari pukul 17.50 WIB. Dan kita melakukan giat ini untuk memudahkan masyarakat yang tidak sempat berbuka puasa di rumah adat karena masih dalam perjalanan masing-masing.


Kemudian yang tidak kalah pentingnya, Saat memberikan takjil juga mengimbau warga untuk mengikuti anjuran pemerintah dalam menjalankan jarak sosial. “Ini juga sebagai bentuk penanggulangan dampak sosial ekonomi wabah Covid-19. Kita berharap, warga tetap mengikuti pemerintah anjuran dengan menggunakan masker, berdoa dan tetap menjaga kesehatan, ”jelasnya.(JP)

Big Bos

Polsek Medan Helvetia Ringkus Pelaku Curanmor


 Polsek Helvetia meringkus Zl alias Sengok (53) Warga Jalan Anggrek 4 No. 136 Kel. Helvetia Tengah Kec. Medan Helvetia Senin subuh (5/4/2021).


Pelaku ditangkap atas laporan korbannya Laris Pengharto Sihombing (54) warga Jalan Melati Melati 8 No. 13 Blok X Kel.Helvetia Tengah Kec. Medan Helvetia yang telah kehilangan satu unit sepeda motornya.


Informasi diperoleh,pelaku menjalankan aksinya seorang diri pada Minggu (4/4/2021) lalu.


Saat itu tersangka ZL melintas dari depan rumah korban dan melihat korban mematikan sepeda motornya tidak menggunakan kunci dari situlah timbul niat tersangka untuk melakukan pencurian terhadap sepeda motor milik korban.


Setelah melintas korban menuju ke Jalan mawar Raya untuk berkumpul bersama teman-temannya sambil menunggu waktu malam untuk melakukan pencurian dan setelah malam sekira pukul 19.20 Wib tersangka berjalan kaki menuju rumah korban yang berada di Jalan Melati 8 sesampainya dirumah korban, tersangka melihat sepeda motor milik

korban terparkir dipekarangan rumah korban.


Kemudian tersangka masuk ke pekarangan rumah korban dan mendekati sepeda motor tersebut kemudian mengecek sepeda motor tersebut ternyata tidak dikunci stang kemudian tersangka membawa keluar sepeda motor tersebut keluar dari pekarangan rumah korban dengan cara mendorong sepeda motor tersebut sejauh 7 meter kemudian menghidupkan sepeda motor tersebut dan membawanya.


Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia Iptu Zuhatta Mahadi menceritakan kronologis kejadian pencurian tersebut.


“Awal mula pada saat korban baru pulang dari rumah temannya yang berada di Jalan Sukadono, Desa Tanjung Gusta. Kemudian setelah sampai di rumah korban memarkirkan sepeda motor tersebut dipekarangan rumahnya, lalu korban pun masuk ke dalam rumah untuk beristirahat,” ungkapnya, Selasa (20/4/2021).


Ia mengatakan, setelah beberapa saat usai beristirahat, korban hendak ke pajak untuk bertemu dengan temannya. Namun pada saat itu ia melihat sepeda motornya sudah tidak ada.


“Korban keluar dan melihat sepeda motornya sudah tidak ada lagi di tempat parkir. Korban pun berusaha mencarinya namun tidak dapat,” katanya.


Dikatakan Zuhatta, lalu korban yang merasa kehilangan kendaraannya langsung mendatangi Polsek Medan Helvetia untuk membuat laporan.


Kemudian, usai diterimanya laporan dari korban polisi langsung meringkus pelaku bersama barang buktinya satu unit sepeda motor milik korban pada, Senin (5/4/2021) lalu.


“Pelaku kita tangkap Senin subuh sekira pukul 04.30 WIB di kawasan Kecamatan Medan Helvetia,” ucap Zuhatta.


Kini, pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polsek Helvetia dan terancam tujuh tahun penjara.


“Pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 3e KUHPidana ancaman hukumannya 7 tahun,” tandasnya.(JP)

Big Bos

Pemilik Senpi dan Sabu Diringkus Polsek Medan Helvetia

 WASS Sipemilik Senjata Api Makarof Dan Sabu - sabu Di Ciduk Tekab Polsek Medan Helvetia




Medan Helvetia


Seorang laki - laki yang berinisial WASS (35 tahun) sipemilik Senjata Api Merek Makarof dan 2 (dua) bungkus plastik warna putih berisikan sabu ditangkap Tekab Polsek Medan Helvetia pada hari minggu tanggal 11 April 2021 sekira pukul 16.30 wib di jalan Ayahanda kelurahan Sei Putih Timur kecamatan Medan Petisah.Senin (19/04/2021) 


Terkuaknya penangkapan pelaku WASS berawal dari informasi yang didapat Tekab Polsek Medan Helvetia dari masyarakat, terkait kepemilikan Senjata Api serta Narkotika jenis Sabu - sabu, 


Menindak lanjuti informasi yang didapat, Ipda Theo bersama anggotanya dengan cepat dan sigap melakukan pengembangan dan penyamaran untuk dapat meringkus pelaku yang sudah meresahkan masyarakat


"Terima kasih, berkat bantuan informasi dari masyarakat, kami dapat mengungkap serta menangkap seorang laki - laki yang berinisial WASS (35) di Ayahanda Medan, yang mana saat pelaku ditangkap dan dilakukan penggeledahan, Tekab Polsek Medan Helvetia menemukan Senjata Api merek Makarof dan 14 (empat belas) butir amunisi yang terdapat dipinggang pelaku, dan setelah diinterogasi di Tkp, pelaku tidak dapat menunjukan surat  yang syah atas kepemilikan senjata api tersebut kepada anggota kami, selanjutnya anggota kami melakukan penggeledahan lebih insentive kepada pelaku, dan anggota kami kembali menemukan 2 (dua) bungkus plastik warna putih berisikan Narkotika jenis Sabu - sabu, 


Menurut Pelaku WASS, sabu Ia peroleh dari rekannya yang berinisial P (saat ini belum tertangkap) dan barang bukti yang kami amankan dari pelaku berupa 2 (dua) ons Narkotika jenis sabu - sabu, 1 (satu) unit sepeda motor merek Honda Type Vario BK 42O5 JPI dan 1 (satu) unit HP merek OPPO Type A53 serta Senjata Api merek Makarof dan Amunisi sebanyak 14 (empat belas) butir. 


Kepada pelaku WASS, Kami kenakan pasal berlapis yaitu pasal 114 ayat (2) sub 112 ayat (2) dari UU RI No.35 Tahun 2009, tentang Narkotika dan pasal 1 ayat (1) Undang - undang Darurat No.12 Tahun 1951, dengan ancaman Hukuman paling lama 20 Tahun Penjara".ucap Iptu Zuhatta kepada awak media.(JP)