Slider

Olahraga

Fashion

Pages

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vivamus leo ante, consectetur sit amet vulputate vel, dapibus sit amet lectus. Etiam varius dui eget lorem elementum eget mattis sapien interdum. In hac habitasse platea dictumst.

Advertise Here

Minggu, 13 September 2020

Big Bos

Baksos Donor Darah di Vihara Tri Ratna Berjalan Sukses Bersama PSMTI

Foto Bersama : Pengurus Vihara Tri Ratna Humas Achiang dan Johan Chandra Bersama Ketua PSMTI Polonia Cia Yung dan Kepling Garry


MEDAN, Vihara Tri Ratna bekerjasama dengan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Medan Polonia, Yayasan Dharmayudha Kusuma Indonesia, dan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Deliserdang menggelar donor darah.

Kegiatan bakti sosial donor darah  yang diikuti ratusan pendonor  dilaksanakan di Vihara Tri Ratna Jalan Pekong Kecamatan Medan Polonia Minggu (13/9/2020) ini dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan selesai pukul 14.00 WIB.
Kepling Kelurahan Medan Polonia Garry Sumual mengatakan, bakti sosial donor darah ini adalah ide PSMTI Medan Polonia. Kemudian kita berkoordinasi dengan pengurus Vihara Tri Ratna.

“Pihak ViharaTri Ratna rupanya menyambut baik kegiatan bakti sosial donor darah tersebut dengan menyediakan tempat,” terang Garry.

Dia mengakui, dalam mencari pendonor melalui spanduk-spanduk yang disebarkan di seputaran Medan Polonia. Selain itu juga melalui media sosial dan sesama teman.

“Usaha itu ternyata berhasil, banyak masyarakat pendonor yang berdatangan ke lokasi kegiatan untuk mendonorkan darahnya,” sebut Garry.

Ketua PSMTI Medan Polonia Cia Yung menambahkan, sejumlah PSMTI yang ada di Kota Medan di antara PSMTI Tegal Sari, Medan Amplas, Medan Tembung, Medan Kota, dan Medan Timur turut berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial donor darah ini.

 “Mereka membawa para pendonor untuk menyumbangkan darahnya,” ungkap Cia.

Dia menjelaskan, kegiatan bakti sosial donor darah ini diadakan untuk membantu persediaan stok darah yang di rumah sakit terutamadi RSUD Deli Serdang yang semakin menipis di masa pandemi Covid-19 ini.

“Dalam kegiatan donor darah ini, kita melaksanakannya sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, ” pungkasnya didampingi salah satu pengurus Yayasan Dharmayudha Kusuma Indonesia Kok Beng.

Tampak hadir dalam bakti sosial donor darah Ketua PSMTI Kota Medan Johan Tjonggiran, Pengurus Vihara Tri Ratna dan Humas Achiang dan Johan Chandra,  beserta Pengurus PSMTI Medan Polonia, Yayasan Dharmayudha Kusuma Indonesia lainnya.

Rabu, 09 September 2020

Big Bos

Kedua Maling Toko Pakaian Ini, Kakinya Ditembak Polsek Medan Timur

Gasak Toko Pakaian Kedua Maling Ini Ditembak Kakinya

Dua pelaku pencurian di dalam toko pakaian di Jalan Pasar III No. 33 B, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, kota Medan, ditembak polisi.

Kedua pelaku yakni, Said Ubaidillah alias Ubai (35), dan Zainal Arifin alias Pablo (45) yang merupakan warga Pasar III, Bang Mesjid, Medan Timur ini terpaksa ditembak di bagaikan kakinya masing-masing lantaran dianggap melawan petugas pada saat dilakukan pengembangan.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu ALP Tambunan menerangkan, kedua pelaku terbukti melakukan pencurian di toko pakaian dengan cara membobol toko tersebut dan diketahui pemiliknya pada Sabtu 5 September 2020 sekira pukul 16.00 WIB.

Setelah diperiksa oleh korbannya, Dara Indah Adani (25) warga Jalan Tangkul I, Kelurahan Siderejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, ternyata 1 TV 29 Inch Merk Changhong, 3 kursi jati warna putih, 2 Patung Manekin, Key Board merk Yamaha warna hitam, Dispenser merk Miyako, Mesin Air Merk Shimizu, Pakaian, 2 pintu kayu, 3 pintu besi, lemari baju, dan 5 Tas kulit sandang merk Chanel, di dalam toko sudah raib.

“Atas kejadian itu korban membuat laporan polisi LP/609/IX/2020/Restabes Medan/ Sek Medan Timur, tanggal 6 September 2020,” kata Iptu ALP Tambunan kepada wartawan, Rabu (9/9/2920) siang.

Dari laporan korban, polisi pun menyelidiki siapa pelakunya. Ternyata, ada warga salah seorang warga mengaku ada melihat kedua pelaku keluar dari ruko pakaian tersebut membawa barang curian.

“Dan menawarkan baju hasil curian tersebut kepada warga sehingga petugas Tekab Polsek Medan timur yang mendapat informasi tersebut melakukan pengejaran terhadap kedua tersangka,” ungkap, Tambunan.

Keberadaan kedua pelaku pun diketahui polisi. Pelaku Ubay berhasil ditangkap di Jalan Pasar 3 Medan Timur tepatnya d pinggir jalan pada Selasa (8/9/2020) sekira pukul 20.00 WIB.

“Saat kita amankan tersangka Ubay sedang jongkok dipinggir jalan. Ketika diintrogasi tersangka mengakui perbuatannya bersama temannya bernama Pablo,” jelas Tambunan.

Dari pengakuan Ubay akhirnya beberapa saat kemudia polisi juga berhasil meringkus Pablo di Jalan Pasar 3 Medan Timur, tepatnya di depan Alfamidi. Pada saat mecari barang bukti yang telah dicuri, kedua pelaku mencoba menyerang petugas.

“Sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kedua tersangka selanjutnya kedua tersangka diboyong ke RS Bhayangkara Medan untuk perawatan dan kembali kita bawa ke Polsek Medan Timur,” pungkas Tambunan.
Big Bos

Pelaku Bongkar Rumah Akhirnya Diringkus Polsek Pancur Batu

Reskrim Polsek Pancur Batu Berhasil Ringkus Buronan Ahli Bongkar Rumah.

Medan, Tak terima sepeda motornya hilang dari dalam Rumah Doni Artha warga Jln.Jamin Ginting Tuntungan l Kec.Pancurbatu Kab.Deli serdang melaporkan peristiwa menimpanya Minggu 15 maret 2020 sekira pukul 13:30wib ke Polsek Pancur Batu.

Unit Reskrim Polsek Pancurbatu mengetahui ada laporan warga kehilangan sepeda motor R2 dari dalam rumah dengan merusak jendela .Kemudian Personel langsung terjun kelokasi melakukan penyelidikan dan mencari tau keberadaan para pelaku pembobol Rumah.

Hilangnya sepeda motor Doni Artha (38) warga Tuntungan l ,keberadaan pelaku cepat terdeteksi oleh Personel Unit Reskrim Polsek Pancur Batu Sabtu (14 Maret 2020) .Selanjutnya Petugas mengejar serta meringkus pelaku berinisial RHT dan RH serta seorang penadah berinisial Katong beserta barang bukti hasil curian pelaku, satu unit sepeda motor Yamaha jenis NMAX BK4317RAZ warna merah.

Kemudian Personel Unit Reskrim Polsek Pancur Batu mengintorgasi salah satu TSK berinisial RTH.Dari TSK RTH Personel mendapat keterangan bahwa ada beberapa temannya yang turut serta melakukan pencurian di Rumah korban.Dari hasil keterangan pelaku berinisial RTH ,Rabu 22 September Personel kembali memburu dua pelaku lagi berinisial Jhosua keling dan Jhosua Nias. Pada saat Personel melakukan penggerebekan ,Jhosua Nias berhasil kabur dan DPO.

Selanjutnya Selasa (08 Sebtember 2020) di pimpin Ipda Junaidi pardede SH, Jhosua Nias berhasil diringkus dikediamannya Desa Tegal Sari Perumahan Bukit Indah Permai Kec.Sunggal Kab.Deli Serdang. Di Lokasi Personel Unit Reskrim mengintorgasi Jhosua Nias,

"Mengatakan Bang saya haya diberi 500rb aja bang, uangnya pun sudah habis saya gunakan,"katanya.

Kemudian Jhosua Nias diboyong Personel ke Mako untuk di Proses,bersama BB-nya.

Kapolsek Pancurbatu Akp Dedi Dharma membenarkan Penangkapan inisial Jhosua Nias Yang Sempat DPO setelah mekakukan pencurian didalam rumah satu unit R2 milik Doni Artha dengan kerugian 17juta.
Big Bos

Layanan Hotline 24 Jam, Dibuka Oleh Ditresnarkoba Poldasu

Sudah semakin maraknya peredaran Narkoba belakangan ini, untuk itu pihak Kepolisian Republik Indonesia (Poldasu) dalam hal ini Ditresnarkoba Sumut menghimbau kepada masyarakat agar memberikan informasi terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba serta pengaduan masyarakat.

Juga sebagai sarana atau wadah untuk menampung dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam memberantas peredaran Narkoba, informasi menjadi hal yang sangat penting, sebab dengan mengelola sebuah informasi pada akhirnya dapat membuahkan hasil yang maksimal.

Seputar hal itu Ditresnarkoba Polda Sumut
Kombes Pol Robert Da Costa  dalam keterangannya mengatakan bahwa pihaknya membuka akses bagi masyarakat untuk memberikan informasi yang dimiliki, terkait penyalahgunaan Narkoba khususnya yang beredar di Wilayah Provinsi Sumatera Utara.

"Ya hotline tersebut memudahkan masyarakat untuk dapat langsung memberikan informasi penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba serta pengaduan masyarakat," ucap Robert Da Costa kepada wartawan di Mapoldasu, Rabu (9/9/20) dengan mengatakan bahwa Polda Sumut telah menyediakan call center yang melayani 24 jam penuh, untuk masyarakat yang ingin melapor atau mengadukan serta memberikan informasi penting perihal peredaran gelap Narkotika di wilayah Provinsi Sumut.

Call center ini disediakan untuk menjawab tingginya kesadaran dan keinginan masyarakat dalam membantu Kepolisian Daerah Sumatera Utara terkait  hal pemberantasan dan penindakan peredaran barang haram narkoba dan melayani pengaduan masyarakat.(
Big Bos

Kapoldasu Hadiri Penandatanganan Fakta Integritas

Penandatanganan Fakta Integritas Oleh Kapolda Sumut


Kapolda Sumut laksanakan Penandatanganan Pakta Integritas Panitia dan Peserta Seleksi Terpadu Sespimti Polri Dikreg Ke-30, PPRA LXII Lemhanas RI, dan PKN TK- I Lan RI T.A 2020, Selasa, 08 September 2020, Pukul 09.45 Wib . bertempat di Aula Tri Brata Mapolda Sumut.


Dalam kesempatan ini Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si turut di dampingi Wakapolda Sumut, Brigjen Pol. Dr. Dadang Hartanto, SH, S.I.K, M.Si, Irwasda Polda Sumut, PJU Polda Sumut , Pengawas Internal dan External Seleksi Terpadu Sespimti Polri Dikreg Ke-30, PPRA LXII Lemhanas RI, dan PKN TK- I Lan RI T.A 2020 dan Seluruh Panitia dan Peserta Seleksi Terpadu Sespimti Polri Dikreg Ke-30, PPRA LXII Lemhanas RI, dan PKN TK- I Lan RI T.A 2020


Pelaksanaan kegiatan di mulai dengan Menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian Pembacaan Pakta Integritas oleh Panitia dan Perwakilan Peserta Seleksi dan Pengambilan Sumpah oleh Kapolda Sumut kepada Seluruh Panitia dan Peserta Seleksi di lanjutkan Penandatanganan Naskah Pakta Integritas.


Dalam arahannya Kapolda Sumut menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan saat ini merupakan simbol kejujuran antara peserta dan panitia dalam proses tahapan seleksi.

Kapolda Sumut menyampaikan kepada seluruh peserta untuk mengikuti tahapan seleksi sesuai dengan aturan yang telah ditentukan dan menerima hasil seleksi dengan lapang dada.


“ kepercayaan pada diri sendiri yang dapat diandalkan dalam proses tahapan seleksi serta mengandalkan tuhan disetiap saat” ucap Kapolda Sumut



Kapolda Sumut juga menyampaikan bahwa setiap seleksi pasti ada yang lulus dan ada yang tidak oleh karena itu proses seleksi harus berjalan sesuai dengan natural. “ panitia harus bekerja secara maksimal dalam mewujudkan hasil yang baik dan peserta memberikan kepercayaan sepenuhnya terhadap panitia dalam setiap tahapan seleksi” sambung Irjen Martuani


Di akhir amanatnya Kapolda Sumut mengucapkan selamat mengikuti tahapan seleksi kepada peserta dan apapun hasil seleksi yang di dapat itu adalah hasil yang terbaik.  Jadilah peserta yang unggul dalam seleksi karena siapapun yg lulus terpilih merupakan sumber daya manusia yang unggul untuk mewakili Polda Sumut.

Sabtu, 05 September 2020

Big Bos

Komplotan Begal Sadis Berhasil Diungkap Satreskrim Polrestabes Medan

Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan kembali tembak mati seorang komplotan begal sadis di Kota Medan. Pelaku yang ditembak mati itu berinisial REP (27) warga Jalan Perkutut Medan Sedangkan teman pelaku yang ditangkap RAS (23) warga Jalan Pasar II Medan.

“Pelaku yang ditembak mati itu melawan dan melakukan penyerangan dengan senjata tajam kepada petugas saat ditangkap di kawasan Jalan Mongonsidi. Akibatnya petugas mengambil langkah tegas, keras dan terukur sehingga pelaku tewas di tempat, ” ucap Waka Polrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji,SIK,MH kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Sabtu (29/8/2020) pagi.

AKBP Irsan Sinuhaji,SIK,MH menjelaskan, kronologi kejadian, pada hari Sabtu tanggal 15 Agustus sekitar pukul 10.00 WIB, pelapor mendapatkan khabar dari korban Muhammad Zainuddin bahwa, sepeda motor milik korban telah dirampas oleh 2 orang laki – laki tidak dikenal di kawasan Jalan Mongonsidi Simpang Jalan Kapten Pattimura Medan dan tangan korban mengalami luka bacok dan diopname di RS Adam Malik Medan.

Atas kejadian itu Korban Zainuddin kehilangan sepeda motor Nmax BK 3661 AIA. Selanjutnya petugas memburu para pelaku pada hari Senin tanggal 24 Agustus 2020 sekitar pukul 04.30 WIB, personil Timsus Satuan Reskrim Polrestabes Medan dipimpin oleh Kanit Pidum Reskrim Polrestabes Medan Iptu Yunan melakukan penyelidikan terkait maraknya aksi begal di seputaran wilayah Jalan Mongonsidi dan Jalan Juanda Medan.

Selanjutnya, personil melakukan under cover dan pengintaian terhadap pelaku begal di seputaran lokasi tersebut, sekitar pukul 05.00 WIB, pelaku terlihat melintas di Jalan Mongonsidi dengan mengendarai 1 unit sepeda motor CB 150R warna merah, yang hendak mengincar pengendara sepeda motor lainnya. Melihat itu, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dengan cara memepet kendaraan pelaku dengan mobil yang dikendarai petugas yang akhirnya petugas berhasil menangkap para pelaku REP dan RAS.
Setelah dilakukan interogasi, personil melakukan pengembangan ke Jalan Binjai KM 12 Sei Semayang untuk melakukan pencarian barang bukti kepada penadah berinsial N (DPO), namun pada saat dilakukan pengembangan.
Pelaku inisial REP melakukan perlawanan dan melukai petugas pada lengan sebelah kiri menggunakan senjata tajam. Kemudian personil melakukan tembakan peringatan akan tetapi terus diserang membabi buta dan melakukan tindakan tegas terukur ke arah pelaku inisial REP sehingga pelaku berhasil dilumpuhkan.
Selanjutnya, petugas membawa pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan untuk mendapatkan pertolongan medis terhadap pelaku, sesampainya di rumah sakit milik Polri itu nyawa pelaku tidak tertolong.
Mantan Kapolres Madina Irsan Sinuhaji menambahkan, bahwa kedua pelaku juga pernah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di Jalan H Juanda, terhadap korban Chandra Kusuma pada tanggal 22 Agustus 2020 sekira pukul 06. 05 WIB, pada saat korban hendak pulang ke rumahnya di Jalan Puri Medan dengan mengendarai sepeda motor dari arah belakang mendekati korban dan langsung menendang korban hingga terjatuh dan membacok korban dan selanjutnya korban membuat pengaduan di Polsek Medan Kota.

Diakui Waka Polrestabes Medan ini, pelaku REP berperan sebagai eksekutor membacok korban dengan senjata tajam dan RAS berperan sebagai pengemudi.

“Dari para pelaku itu petugas menyita barang bukti masing – masing satu unit sepeda motor CB 150R tanpa plat, sebilah senjata tajam jenis clurit, 2 helm, 1 buah ketapel, 17 buah kelereng dan 3 unit ponsel, ” jelas AKBP Irsan Sinuhaji yang juga mantan Kapolres Oku Pelembang Sumsel tersebut.
Atas perbuatannya yang dilakukan itu melanggar Pasal 365 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Big Bos

Satreskrim Polresta Deliserdang Ringkus Pelaku Curanmor

Satuan Reskrim Polresta Deli Serdang, Polda Sumut berhasil menangkap N, (22), Warga Dusun Anggrek, Desa Beringin, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Kasus Curanmor di Jalan Sempurna Gang Buntu, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Rabu (02/09/2020).

Dikonfirmasi Kru Media ini, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Muhammad Firdaus, S.IK., MH., menerangkan kejadian tersebut terjadi pada Selasa (01/09/2020), sekira pikul 21.00 WIB, di Jln. Kh. Ahmad Dahlan, Kelurahan Lubuk Pakam Pekan, Kecamatan Lubuk Pakam.

“Korban bernama Heriansyah, (17), Warga Desa Wono Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, melihat Hiburan Kuda Kepang, dan memakirkan Sepeda Motornya tidak jauh dari acara tersebut, selang beberapa menit, terdengar suara teriakan maling dari salah seorang yang juga sedang melihat hiburan ditempat tersebut. Pada saat itu juga Saya langsung melihat Sepeda Motor Saya, ternyata sudah tidak ada ditempat,” jelasnya.

Mendapat Informasi tentang keberadaan Pelaku, Tim Tekab Sat Reskrim Polresta Deli Serdang langsung melakukan penyelidikan terhadap Pelaku.

“Dipimpin Kasubbnit II Unit Sat Reskrim, Ipda Ade Hasmairi, SH., Pelaku berinisial N (22), berhasil ditangkap,” kata Kasat Reskrim.

Hasil interogasi Polisi, N mengakui perbuatannya, dan dibawa ke Mapolresta Deli Serdang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Pelaku sudah menjadi incaran Kami, dan sudah beberapa kali melakukan aksinya, namun berhasil meloloskan diri. Atas perbuatannya, N dikenakan Pasal 363, Ayat (1), ke 4e, dan 5e KUHPidana,” tutup Kompol Firdaus.